RADAR TULUNGAGUNG - Giant Trance E langsung mencuri perhatian pecinta sepeda gunung listrik atau e-mountain bike (EMTB) setelah resmi diperkenalkan dalam pengujian eksklusif di kawasan pegunungan selatan Prancis. Sepeda trail terbaru dari Giant ini hadir dengan desain ringan, kemampuan menanjak agresif, dan fitur kustomisasi yang disebut sebagai salah satu yang paling lengkap di kelasnya.
Kemunculan Giant Trance E menjadi sorotan karena menawarkan kombinasi antara performa trail bike, teknologi motor pintar, dan baterai jarak jauh dalam satu paket. Tidak hanya itu, EMTB terbaru ini juga tersedia dalam lima varian dengan pilihan frame karbon maupun aluminium.
Dalam pengujian awal, Giant Trance E disebut mampu berubah karakter dari sepeda trail santai menjadi mesin agresif untuk tanjakan ekstrem hanya melalui pengaturan geometri dan mode motor. Inilah yang membuat keyword “Giant Trance E” diprediksi menjadi buruan pencarian penggemar EMTB tahun ini.
Baca Juga: Israel, Resolusi PBB, Mahkamah Internasional, dan Dunia yang Amburadul
Desain Trail Bike Modern yang Agresif
Secara spesifikasi, Giant Trance E dibekali suspensi belakang 140 mm dan fork depan 150 mm dengan roda 29 inci. Geometri modern menjadi salah satu nilai jual utama sepeda ini.
Sudut head tube berada di angka 65,8 derajat, sementara seat tube angle mencapai 76,5 derajat. Kombinasi tersebut membuat posisi berkendara terasa stabil saat menurun namun tetap nyaman ketika menanjak.
Giant juga menyematkan fitur flip chip pada area seat stay yang memungkinkan pengguna mengatur tinggi bottom bracket sekaligus karakter handling sepeda. Rider dapat mengubah karakter Trance E menjadi lebih agresif atau lebih santai sesuai kebutuhan lintasan.
Salah satu detail yang paling diapresiasi adalah desain frame yang rapi dan minimalis. Area kokpit terlihat bersih tanpa kabel berantakan, memberikan kesan premium sekaligus modern.
Motor Yamaha Baru Lebih Halus dan Bertenaga
Giant Trance E menggunakan motor terbaru SyncDrive Pro hasil pengembangan bersama Yamaha. Motor ini diklaim lebih kecil, lebih ringan, dan lebih senyap dibanding generasi sebelumnya.
Teknologi Smart Assist menjadi fitur unggulan pada sistem motor ini. Dengan enam sensor pintar, motor mampu membaca tekanan kayuhan rider lalu menyesuaikan tenaga secara otomatis.
Hasilnya, tenaga yang keluar terasa lebih natural dan efisien tanpa menguras baterai secara berlebihan. Dalam pengujian di jalur bebatuan dan tanjakan curam, mode otomatis ini disebut sangat membantu rider menjaga ritme kayuhan.
Selain mode otomatis, pengguna juga bisa memilih mode manual seperti Power, Sport, Active, Basic, hingga Eco. Semua pengaturan dapat dikustomisasi lewat aplikasi RideControl milik Giant.
Baterai Besar dengan Opsi Range Extender
Untuk urusan daya jelajah, Giant Trance E hadir dengan baterai EnergyPak 625 Wh dan opsi tambahan range extender 250 Wh. Kombinasi ini membuat sepeda mampu digunakan untuk perjalanan jarak jauh maupun eksplorasi gunung seharian penuh.
Menariknya, Giant menyediakan fleksibilitas tinggi untuk pengaturan baterai. Rider bisa memilih setup ringan untuk trail pendek atau kapasitas maksimal untuk touring ekstrem.
Kemampuan baterai tersebut membuat Giant Trance E masuk dalam kategori EMTB dengan jarak tempuh paling kompetitif di pasaran saat ini.
Suspensi Fox Live Valve Jadi Pembeda
Varian tertinggi Giant Trance E juga dibekali teknologi Fox Live Valve generasi terbaru. Sistem suspensi elektronik ini dapat menyesuaikan karakter redaman secara otomatis sesuai kondisi medan.
Rider bisa memilih lima preset utama dan melakukan pengaturan lebih detail melalui aplikasi. Teknologi tersebut membuat sepeda tetap nyaman di jalur teknikal namun tetap efisien saat melaju cepat di trek flow trail.
Dalam pengujian di jalur pegunungan berbatu, Trance E disebut mampu menjaga grip roda dengan sangat baik. Karakter suspensinya terasa aktif tanpa membuat handling menjadi liar.
Cocok untuk Rider Trail hingga Enduro
eski fokus sebagai trail bike, Giant Trance E tetap disebut punya kemampuan agresif layaknya sepeda enduro. Namun dibanding saudaranya, Giant Reign E+, karakter Trance E lebih fleksibel dan ramah digunakan harian.
Sepeda ini dianggap cocok untuk rider yang ingin satu sepeda untuk berbagai kebutuhan, mulai dari touring gunung, trail riding, hingga tanjakan teknikal ekstrem.
Dengan kombinasi motor pintar, baterai besar, geometri modern, dan fitur kustomisasi melimpah, Giant Trance E disebut sebagai salah satu EMTB paling menarik tahun ini.
Editor : Dinar Ananda Putri