RADAR TULUNGAGUNG - Giant Trance X E Plus 2022 kembali menjadi sorotan di dunia sepeda gunung listrik (e-MTB). Kehadiran model terbaru ini membawa sejumlah pembaruan signifikan yang membuat Giant Trance X E Plus 2022 semakin kompetitif di segmen trail dan enduro ringan.
Dalam video ulasan terbaru, Giant Trance X E Plus 2022 disebut sebagai salah satu e-bike paling polivalen di kelasnya. Sepeda ini menggabungkan motor Yamaha PW-X3 terbaru, baterai lebih besar, serta penyempurnaan geometri yang membuatnya lebih stabil namun tetap lincah di medan teknikal.
Keyword utama “Giant Trance X E Plus 2022” menjadi fokus pembaruan karena model ini tidak hanya sekadar facelift, tetapi membawa perubahan nyata pada performa, bobot, dan efisiensi bantuan motor yang semakin natural saat dikayuh.
Motor Yamaha PW-X3 Lebih Ringan dan Responsif
Salah satu pembaruan paling penting pada Giant Trance X E Plus 2022 adalah penggunaan motor Yamaha PW-X3 yang telah dioptimalkan oleh Giant. Motor ini kini lebih kecil, lebih ringan, dan lebih kompak dibanding generasi sebelumnya.
Bobot motor turun menjadi sekitar 2,7 kg dari sebelumnya 3,1 kg. Meski lebih ringan, tenaga yang dihasilkan justru meningkat dengan torsi mencapai 85 Nm. Angka ini membuatnya setara dengan motor e-MTB kelas atas seperti Bosch generasi terbaru.
Selain itu, desain motor yang lebih ringkas juga meningkatkan ground clearance. Hal ini mengurangi risiko benturan saat melewati batu besar atau jalur ekstrem, masalah yang sering dikeluhkan pengguna generasi sebelumnya.
Baterai Lebih Fleksibel hingga 750Wh
Giant Trance X E Plus 2022 juga hadir dengan opsi baterai yang lebih fleksibel. Varian tertinggi menggunakan baterai 750Wh, sementara model lain dibekali baterai 625Wh.
Giant juga menyediakan range extender 250Wh yang dapat dipasang di dudukan botol minum. Jika digabungkan, total kapasitas bisa mencapai hingga 1000Wh, memberikan jarak tempuh jauh lebih panjang untuk perjalanan gunung ekstrem.
Dengan konfigurasi ini, pengguna dapat memilih antara mode ringan untuk trail harian atau mode jarak jauh untuk petualangan panjang di pegunungan.
Sistem pengisian daya juga ditingkatkan. Baterai dapat terisi hingga 60 persen hanya dalam 90 menit, sementara pengisian penuh hanya membutuhkan sekitar 3 jam 40 menit.
Kontrol Sederhana, Tanpa Display Besar
Berbeda dengan banyak e-MTB modern, Giant Trance X E Plus 2022 mengusung pendekatan minimalis pada bagian cockpit. Tidak ada layar besar di setang, digantikan oleh sistem LED sederhana pada unit Ride Control.
LED kiri menunjukkan mode bantuan mulai dari ECO hingga POWER, sementara LED kanan menunjukkan status baterai dalam kelipatan 20 persen.
Meski terlihat sederhana, pengguna tetap dapat mengakses data lengkap melalui aplikasi Ride Control di smartphone. Aplikasi ini memungkinkan pengaturan mode motor, pemantauan rute, hingga analisis performa perjalanan.
Geometri Fleksibel dengan Flip Chip
Dari sisi frame, Giant Trance X E Plus 2022 masih mempertahankan platform Maestro suspension dengan travel 150 mm di depan dan 140 mm di belakang.
Fitur flip chip memungkinkan perubahan geometri hanya dalam hitungan menit. Pengguna dapat memilih mode stabil untuk tanjakan atau mode agresif untuk turunan teknikal.
Perubahan ini membuat sepeda lebih fleksibel digunakan di berbagai medan, mulai dari trail ringan hingga jalur enduro yang lebih menantang.
Performa di Jalur Trail
Dalam pengujian, Giant Trance X E Plus 2022 menawarkan sensasi berkendara yang halus dan natural. Bantuan motor terasa progresif tanpa hentakan berlebihan, membuatnya nyaman digunakan di tanjakan panjang.
Suspensi Maestro juga mendapat banyak pujian karena mampu menjaga traksi di medan berbatu dan tidak mudah kehilangan grip. Namun, untuk turunan ekstrem, sepeda ini lebih cocok disebut all-round trail bike daripada downhill murni.
Bobot sekitar 24 kg juga masih tergolong wajar untuk kategori e-MTB full suspension dengan motor full power.
Varian dan Harga
Giant menghadirkan Trance X E Plus 2022 dalam beberapa varian, dengan harga mulai dari sekitar 4.899 hingga 6.399 euro tergantung spesifikasi.
Model ini diposisikan sebagai e-MTB serbaguna yang cocok untuk rider pemula hingga menengah yang ingin naik level ke dunia trail elektrik.
Editor : Dinar Ananda Putri