JAKARTA – Polygon resmi memperluas lini sepeda gunung listriknya dengan meluncurkan seri terbaru, yaitu Polygon Siskiu T6E dan Siskiu T7E. Mengadopsi geometri tangguh dari seri Siskiu T yang legendaris, kedua e-mountain bike (e-MTB) ini dirancang sebagai sepeda do-it-all yang mumpuni untuk melibas berbagai medan, mulai dari tanjakan ekstrem hingga jalur turunan teknis.
Performa Motor Shimano dan Kapasitas Baterai
Polygon nampaknya semakin serius menggarap segmen e-MTB sejak sukses dengan seri Mount Bromo dua tahun lalu. Kali ini, Polygon membekali Siskiu T6E dengan motor Shimano EP6, sementara Siskiu T7E dipersenjatai dengan motor Shimano EP8 yang lebih ringan karena penggunaan material magnesium pada crankset-nya. Meski menggunakan sistem motor berbeda, keduanya tetap menghasilkan torsi impresif sebesar 85 Newton meter.
Perbedaan signifikan lainnya terletak pada kapasitas baterai yang ditanamkan pada down tube sepeda. Siskiu T6E hadir dengan baterai berkapasitas 504 Wh, sedangkan Siskiu T7E dibekali baterai lebih besar, yakni 630 Wh. Keduanya dirancang dengan sistem removable (bisa dilepas), memberikan kemudahan bagi pengendara dalam proses pengisian daya maupun perawatan rutin untuk mendukung petualangan jarak jauh.
Baca Juga: 5 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik, Poco M7 dan Infinix 60 Pro Punya Spek Gahar buat Push Rank
Geometri Adaptif dan Fitur Unggulan
Secara teknis, Polygon Siskiu T series ini mempertahankan konfigurasi travel suspensi yang solid, yakni 150 mm di bagian depan dan 140 mm di bagian belakang. Kombinasi ini memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara saat menghadapi benturan di berbagai medan. Selain itu, fitur flip chip menjadi daya tarik utama yang memungkinkan pesepeda mengonfigurasi wheelset mereka menjadi mullet untuk performa turunan, atau tetap menggunakan full 29 inch untuk sensasi berkendara yang lebih efisien di medan all-mountain.
Untuk menunjang keamanan dengan tenaga motor yang besar, Polygon memasang rotor berukuran 203 mm pada bagian depan dan belakang di kedua model tersebut. Sistem groupset pun disesuaikan untuk kebutuhan offroad yang serius; Siskiu T6E mengusung transmisi 1x10 speed, sedangkan varian yang lebih tinggi, Siskiu T7E, menggunakan transmisi 1x12 speed dari Shimano untuk perpindahan gigi yang lebih presisi dan halus di jalur menanjak.
Target Pasar Internasional dan Informasi Harga
Peluncuran seri Siskiu T6E dan T7E dilakukan secara serentak di berbagai negara, menandakan ambisi Polygon untuk memperkuat posisinya di pasar e-MTB global. Kehadiran produk ini menjadi solusi bagi para penggemar sepeda gunung yang menginginkan teknologi canggih tanpa harus mengorbankan kenyamanan geometri sepeda gunung konvensional yang sudah teruji.
Bagi calon pembeli yang berminat, Polygon telah menetapkan harga yang kompetitif untuk teknologi yang ditawarkan. Polygon Siskiu T6E dibanderol dengan harga Rp 54 juta, sementara varian lebih tinggi, Siskiu T7E, dipasarkan dengan harga Rp 65 juta. Informasi lengkap mengenai detail spesifikasi dan ketersediaan unit dapat diakses langsung melalui laman resmi polygonbikes.id.
Editor : Vicky Permana Saputra