RADAR TULUNGAGUNG - Oppo A5 Pro 5G kembali mencuri perhatian pasar smartphone Indonesia setelah hadir dengan kombinasi desain tipis, ketahanan ekstrem, serta harga yang tergolong agresif di kisaran Rp3,3 jutaan untuk varian 8/256 GB. Perangkat ini langsung menyasar pengguna aktif yang membutuhkan HP tahan banting untuk aktivitas luar ruangan.
Smartphone terbaru dari Oppo ini tidak hanya mengandalkan tampilan modern, tetapi juga membawa sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810H serta tiga standar IP rating sekaligus, yakni IP66, IP68, dan IP69. Dalam pengujian yang dilakukan reviewer teknologi, perangkat ini bahkan disebut tetap berfungsi meski dijatuhkan, disiram air bertekanan tinggi, hingga diuji dalam kondisi ekstrem.
Menurut pengulas, “HP ini bukan untuk performance oriented, tapi untuk pengguna yang butuh ketahanan tinggi,” menunjukkan bahwa Oppo A5 Pro 5G memang diposisikan sebagai perangkat fungsional untuk aktivitas berat.
Baca Juga: 5 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik, Poco M7 dan Infinix 60 Pro Punya Spek Gahar buat Push Rank
Desain Tipis dengan IP69 dan Struktur Internal Anti Benturan
Oppo A5 Pro 5G hadir dengan desain yang sekilas sederhana, namun terasa premium saat digenggam. Material polikarbonat dengan finishing matte membuatnya terlihat lebih mewah, mirip lini flagship Oppo. Pilihan warna seperti coklat moka dan merah muda menjadi daya tarik tambahan bagi konsumen muda.
Dari sisi ketahanan, Oppo menyematkan struktur internal khusus seperti Sponge Bionic Cushioning Design yang berfungsi meredam benturan saat perangkat terjatuh. Selain itu, terdapat unibody mid-frame yang lebih rigid serta double tempered glass untuk meningkatkan daya tahan layar.
Fitur paling menonjol tentu adalah IP66, IP68, dan IP69. IP66 melindungi dari semburan air, IP68 memungkinkan perangkat bertahan dalam rendaman hingga 1,5 meter selama 30 menit, sementara IP69 memberikan perlindungan terhadap air bertekanan tinggi dan suhu ekstrem.
Dalam demonstrasi pengujian, perangkat ini bahkan disebut mampu bertahan saat terkena air sabun, air panas, hingga dibekukan. Reviewer menyebut, “Smartphone ini sudah seperti tank di kelas menengah,” menggambarkan tingkat durabilitas yang ditawarkan Oppo.
Baca Juga: 7 HP Gaming 1-2 Jutaan Terbaik, Infinix Hot 60 Pro dan Poco M7 Punya Performa Rata Kanan
Performa Dimensity 6300, Baterai 5.800 mAh, dan Pengalaman Gaming Stabil
Dari sisi performa, Oppo A5 Pro 5G menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300 dengan skor AnTuTu sekitar 450 ribu poin. Perangkat ini dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB, serta dukungan RAM expansion untuk multitasking tambahan.
Untuk gaming, perangkat ini mampu menjalankan Mobile Legends di setting tinggi dengan rata-rata 55 FPS, PUBG Mobile di mode balanced hingga ultra dengan pengalaman stabil di atas 30 FPS, serta suhu yang relatif adem di kisaran 39°C. Meski bukan perangkat gaming murni, pengalaman bermain tetap dinilai nyaman untuk kelasnya.
Dari sisi daya tahan, baterai 5.800 mAh menjadi salah satu kekuatan utama. Pengujian menunjukkan screen-on time mencapai sekitar 11 jam penggunaan. Pengisian daya 45W SuperVOOC juga mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar 86 menit.
Untuk kamera, Oppo A5 Pro 5G dibekali kamera utama 50 MP, kamera portrait 2 MP, serta kamera selfie 8 MP. Hasil foto cukup baik di kondisi cahaya terang dengan warna yang cenderung vibrant, namun mulai menurun di kondisi low light.
Baca Juga: 7 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik, Infinix Hot 50 dan Advan X1 Punya Spek Gahar buat Push Rank
HP Outdoor Serius untuk Pengguna Aktif
Secara keseluruhan, Oppo A5 Pro 5G diposisikan sebagai smartphone yang fokus pada durability, bukan performa ekstrem. Dengan kombinasi IP69, sertifikasi militer, baterai besar, serta harga sekitar Rp3 jutaan, perangkat ini menjadi opsi menarik untuk pengguna outdoor, pekerja lapangan, hingga pengemudi ojek online.
Reviewer menegaskan bahwa perangkat ini cocok untuk pengguna yang “barbar pakai HP” karena ketahanannya yang tinggi. Meski bukan yang tercepat di kelasnya, Oppo A5 Pro 5G menawarkan nilai lebih pada ketahanan dan kepraktisan penggunaan sehari-hari.
Editor : Gita Dwi Nuraini