RADAR TULUNGAGUNG - HP Samsung 1 jutaan terbaik 2026 semakin banyak diburu karena menawarkan spesifikasi yang sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan harian, gaming ringan, hingga fotografi sederhana. Beberapa model seperti Samsung Galaxy A07, Galaxy A05s, dan Galaxy A05 kini hadir dengan layar besar, baterai 5.000 mAh, hingga fast charging 25 watt di harga terjangkau.
Tren tersebut membuat segmen HP Samsung murah semakin menarik pada 2026. Pasalnya, pengguna kini tidak hanya mencari ponsel murah, tetapi juga perangkat yang nyaman dipakai dalam jangka panjang dengan performa stabil dan fitur lengkap.
Samsung Galaxy A07 dan A05s Jadi Andalan di Kelas Rp1 Jutaan
Samsung Galaxy A07 menjadi salah satu model yang paling mencuri perhatian di kelas entry level. Ponsel ini hadir dengan layar 6,7 inci HD Plus dan refresh rate 90 Hz yang membuat tampilan terasa lebih halus saat scrolling media sosial maupun menonton video.
Galaxy A07 juga dibekali prosesor octa-core dengan pilihan RAM hingga 8 GB. Kombinasi tersebut dinilai cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi harian secara lancar.
Di sektor fotografi, Samsung menyematkan kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP untuk kebutuhan selfie maupun video call. Sementara baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25 watt membuat ponsel ini mampu bertahan seharian.
Selain Galaxy A07, Samsung Galaxy A05s juga masih menjadi salah satu HP Samsung 1 jutaan terbaik 2026 yang layak dipertimbangkan. Smartphone ini hadir dengan layar PLS LCD Full HD Plus 6,7 inci dan refresh rate 90 Hz.
Untuk performa, Galaxy A05s memakai chipset Snapdragon 680 yang dipadukan dengan RAM 4 GB atau 6 GB serta penyimpanan internal hingga 128 GB. Samsung juga masih menyediakan slot microSD untuk ekspansi memori tambahan.
“Kamera utama 50 megapiksel bersama kamera makro dan depth sensor membuat hasil foto cukup baik di kelasnya,” demikian dijelaskan dalam video tersebut.
Samsung Galaxy A05 dan A06 Masih Layak untuk Pengguna Harian
Samsung Galaxy A05 juga masuk dalam daftar HP Samsung murah terbaik tahun ini. Perangkat tersebut menggunakan chipset MediaTek Helio G85 dengan layar 6,7 inci dan baterai 5.000 mAh.
Keunggulan Galaxy A05 terletak pada kombinasi performa yang cukup stabil dan harga yang masih terjangkau. Samsung juga sudah memberikan dukungan fast charging 25 watt sehingga pengisian daya menjadi lebih cepat dibanding generasi lama.
Sementara itu, Samsung Galaxy A06 hadir sebagai penerus seri entry level Samsung dengan spesifikasi yang masih kompetitif. Ponsel ini memakai layar HD Plus 6,7 inci serta chipset MediaTek Helio G85 dengan opsi RAM 4 GB dan 6 GB.
Galaxy A06 juga membawa kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP untuk kebutuhan dokumentasi sederhana. Kapasitas baterainya tetap berada di angka 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 25 watt.
Kombinasi spesifikasi tersebut membuat Galaxy A06 cukup menarik bagi pengguna yang membutuhkan HP Samsung murah untuk aktivitas sehari-hari seperti media sosial, belajar online, hingga streaming video.
Galaxy A13 Masih Menarik Berkat Kamera Lengkap dan Layar Full HD Plus
Meski bukan seri terbaru, Samsung Galaxy A13 masih dianggap layak dibeli pada 2026 karena menawarkan fitur yang cukup lengkap di kelas entry level.
Galaxy A13 menggunakan layar PLS LCD Full HD Plus 6,6 inci dan chipset Exynos 850 yang cukup untuk penggunaan harian. Salah satu keunggulan ponsel ini ada pada sektor kamera karena sudah dilengkapi kamera utama 50 MP, ultrawide, makro, dan depth sensor.
Samsung juga membekali Galaxy A13 dengan baterai 5.000 mAh, sensor sidik jari samping, serta slot microSD untuk penyimpanan tambahan.
Deretan HP Samsung 1 jutaan terbaik 2026 tersebut menunjukkan bahwa Samsung mulai serius menghadirkan perangkat entry level dengan spesifikasi yang semakin kompetitif. Mulai dari layar besar, kamera 50 MP, hingga fast charging kini sudah bisa dinikmati tanpa harus membeli HP mahal.
Bagi pengguna yang mencari HP Samsung murah untuk penggunaan harian, seri Galaxy A07 dan Galaxy A05s menjadi dua pilihan paling menarik karena menawarkan keseimbangan antara performa, baterai, dan harga.
Editor : Gita Dwi Nuraini