Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wisata Kuliner Blitar, Sehari Menjelajahi Soto Legendaris, Tewel hingga Sate Bekicot yang Jadi Buruan Wisatawan

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 10 Juni 2026 | 17:24 WIB
Wisata kuliner Blitar menghadirkan soto legendaris, tewel, sate bekicot, dan es pelet dengan cita rasa khas yang unik dan autentik.(pinterest)
Wisata kuliner Blitar menghadirkan soto legendaris, tewel, sate bekicot, dan es pelet dengan cita rasa khas yang unik dan autentik.(pinterest)

 

Blitar – Wisata kuliner Blitar tidak hanya menawarkan makanan lezat, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati kekayaan rasa yang telah diwariskan turun-temurun. Kota yang dikenal sebagai tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Indonesia, Soekarno, ini ternyata menyimpan banyak kuliner khas yang masih bertahan di tengah modernisasi.

Berbagai makanan tradisional dapat ditemukan dengan mudah, mulai dari soto legendaris, tewel, sate bekicot hingga minuman khas yang menyegarkan. Keunikan cita rasa tersebut menjadi alasan banyak wisatawan menjadikan wisata kuliner Blitar sebagai agenda wajib saat berkunjung.

Perjalanan kuliner dimulai pada pagi hari dengan menikmati Soto Bu Irong yang sudah lama dikenal masyarakat Blitar. Warung sederhana ini menjadi salah satu destinasi sarapan favorit karena menawarkan soto daging dengan cita rasa yang berbeda dari daerah lain.

Soto Bu Irong dan Cita Rasa Manis yang Khas

Sekilas, Soto Bu Irong tampak seperti soto daging pada umumnya. Namun setelah dicicipi, terdapat karakter rasa yang langsung terasa, yakni perpaduan kuah gurih dengan kecap manis khas yang menjadi identitas kuliner tersebut.

Isian daging sapi yang cukup melimpah dipadukan dengan kecambah segar sehingga menghadirkan tekstur yang lebih beragam. Kuah hangatnya membuat makanan ini cocok dinikmati pada pagi hari sebelum memulai aktivitas.

Rasa manis dari kecap menjadi ciri yang paling menonjol. Meski demikian, rasa tersebut tetap seimbang dan tidak menghilangkan gurihnya kuah soto.

Tewel Legendaris yang Bertahan Sejak 1960

Usai sarapan, perjalanan berlanjut ke salah satu kuliner legendaris Blitar yang telah berdiri sejak tahun 1960. Hidangan utama yang disajikan adalah tewel atau nangka muda yang dimasak dengan kuah santan.

Menu ini biasanya disantap bersama ayam kampung berbumbu yang dimasak hingga meresap. Santan yang gurih dan lembut menjadi daya tarik utama, sementara rasa pedasnya cenderung ringan sehingga masih nyaman dinikmati oleh berbagai kalangan.

Yang menarik, proses memasak masih menggunakan kayu bakar. Cara tradisional tersebut menghasilkan aroma khas yang memberikan cita rasa berbeda dibandingkan masakan yang dimasak menggunakan kompor modern.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati sayur sebagai pelengkap yang disajikan dalam porsi melimpah.

Sate Bekicot, Kuliner Unik yang Wajib Dicoba

Jika berbicara tentang kuliner khas Blitar, sate bekicot menjadi salah satu menu yang tidak boleh dilewatkan. Hidangan ini bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mencoba makanan unik.

Bekicot yang telah diolah dengan baik dibakar menggunakan bumbu khas hingga menghasilkan rasa manis dan gurih yang kuat. Teksturnya kenyal, tetapi tetap empuk saat dikunyah.

Salah satu keunggulan sate bekicot di Blitar adalah proses pengolahannya yang mampu menghilangkan aroma tanah maupun bau amis. Karena itu, banyak pengunjung yang awalnya ragu justru akhirnya menyukai hidangan tersebut setelah mencobanya.

Di kawasan sentra penjual sate bekicot, wisatawan dapat menemukan banyak pedagang yang menawarkan menu serupa dengan resep masing-masing.

Es Pelet, Pelepas Dahaga di Tengah Cuaca Panas

Setelah menikmati berbagai makanan berat, perjalanan dilanjutkan dengan mencicipi es pelet yang menjadi minuman khas Blitar.

Minuman ini dibuat dari tepung beras yang dibentuk bulat-bulat, kemudian disajikan bersama santan, gula jawa, dawet, dan es batu. Rasanya manis, gurih, sekaligus menyegarkan.

Tekstur pelet yang kenyal membuat minuman ini terasa unik dibandingkan es tradisional lainnya. Dengan harga yang terjangkau, es pelet menjadi pilihan favorit untuk melepas dahaga saat cuaca panas.

Didominasi Rasa Manis yang Menjadi Identitas Kuliner Blitar

Perjalanan kuliner ditutup dengan mencicipi sejumlah menu malam seperti sompil, soto daging, hingga kolak roti. Meski berbeda jenis, hampir seluruh makanan yang dicoba memiliki satu kesamaan, yakni cita rasa manis yang cukup dominan.

Karakter tersebut menjadi identitas kuat kuliner Blitar yang membedakannya dari daerah lain di Jawa Timur. Perpaduan rasa manis, gurih, serta penggunaan resep tradisional membuat setiap hidangan memiliki keunikan tersendiri.

Bagi wisatawan yang ingin mengenal Blitar lebih dekat, menjelajahi kuliner lokal bisa menjadi cara terbaik. Dari soto legendaris hingga sate bekicot yang ikonik, wisata kuliner Blitar menawarkan pengalaman rasa yang sulit ditemukan di tempat lain.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Wisata Kuliner Blitar #kuliner khas Blitar #sate bekicot Blitar #Soto Bu Irong #es pelet Blitar