Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Polygon Active Rp1,9 Jutaan Bikin Penasaran, Sepeda Murah dengan Komponen Shimano yang Cocok untuk Harian

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 11 Juni 2026 | 14:00 WIB
Polygon Active Rp1,9 jutaan hadir dengan komponen Shimano dan desain mirip Monarch. Cocok untuk kebutuhan harian dan bike to work.(pinterest)
Polygon Active Rp1,9 jutaan hadir dengan komponen Shimano dan desain mirip Monarch. Cocok untuk kebutuhan harian dan bike to work.(pinterest)

Radar Tulungagung - Di tengah tren sepeda yang terus berkembang, tidak semua orang mencari produk dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah. Sebagian besar pengguna justru membutuhkan sepeda yang sederhana, nyaman, mudah dirawat, dan terjangkau untuk aktivitas sehari-hari. Salah satu produk yang kini menarik perhatian adalah Polygon Active, sepeda entry level yang dibanderol sekitar Rp1,95 juta.

Polygon Active menjadi perbincangan setelah diulas oleh kreator konten sepeda Ahmad Sinan. Dalam ulasannya, sepeda ini disebut sebagai salah satu pilihan paling masuk akal bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan roda dua untuk kebutuhan harian tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Tampil Mirip Seri Monarch

Dari sisi desain, Polygon Active memiliki tampilan yang cukup familiar. Sekilas, sepeda ini terlihat mirip dengan lini Polygon Monarch yang sudah lebih dulu dikenal di kalangan penggemar sepeda gunung pemula.

Baca Juga: Perang Diponegoro: Bermula dari Makam Leluhur yang Dilanggar Belanda, Perlawanan Rakyat Jawa Ini Menewaskan 200 Ribu Jiwa

Bentuk frame, posisi berkendara, hingga karakter desainnya masih mempertahankan nuansa mountain bike. Hal tersebut membuat Polygon Active tetap terlihat modern meski berada di segmen harga yang sangat terjangkau.

Perbedaan paling mencolok dibanding Monarch terletak pada sektor pengereman. Jika beberapa varian Monarch telah menggunakan disc brake, Polygon Active masih mengandalkan sistem V-Brake atau rem jepit pada roda depan dan belakang.

Meski terlihat sederhana, sistem pengereman ini memiliki keunggulan tersendiri. Selain mudah dirawat, biaya penggantian kampas maupun komponen pendukungnya juga jauh lebih murah dibanding rem cakram.

Dirancang untuk Mobilitas Harian

Polygon Active bukanlah sepeda yang ditujukan untuk medan ekstrem atau jalur pegunungan berat. Sebaliknya, produk ini dirancang untuk kebutuhan mobilitas harian seperti berangkat kerja, sekolah, kuliah, hingga aktivitas olahraga ringan.

Baca Juga: Perang Diponegoro: Berawal dari Penghinaan Makam Leluhur, Perlawanan Rakyat Jawa Ini Bikin Belanda Merugi Besar

Posisi berkendaranya cukup nyaman berkat penggunaan handlebar model rise bar yang membuat postur tubuh lebih tegak saat mengayuh. Konsep ini banyak disukai pengguna pemula karena mengurangi rasa pegal saat digunakan dalam waktu lama.

Sepeda ini juga menggunakan roda berukuran 26 inci yang dikenal lincah saat melintasi jalan perkotaan maupun gang-gang sempit. Ukuran tersebut masih menjadi favorit bagi sebagian pengguna yang mengutamakan kemudahan manuver.

Transmisi Sederhana dan Mudah Digunakan

Salah satu nilai jual utama Polygon Active ada pada sistem transmisinya yang sederhana. Sepeda ini menggunakan konfigurasi 1x7 speed, sehingga pengguna hanya perlu mengatur perpindahan gigi belakang tanpa harus memikirkan chainring depan.

Konsep tersebut membuat pengoperasian lebih mudah, terutama bagi pengguna baru yang belum terbiasa menggunakan banyak kombinasi percepatan.

Menariknya, meskipun berada di kelas entry level, Polygon tetap membekali sepeda ini dengan komponen Shimano SIS pada bagian rear derailleur dan sprocket. Penggunaan komponen Shimano menjadi nilai tambah karena dikenal memiliki kualitas yang cukup baik dan mudah ditemukan di pasaran.

Selain itu, Polygon juga memasang pelindung chainring yang berfungsi menjaga rantai tetap berada pada jalurnya saat digunakan berkendara.

Frame Kokoh dengan Fitur Fungsional

Dari sisi frame, Polygon Active mengusung konstruksi yang sederhana namun tetap fungsional. Jalur kabel masih menggunakan sistem eksternal yang memudahkan proses servis maupun penggantian komponen.

Menariknya lagi, frame sepeda ini sudah menyediakan titik pemasangan rak belakang atau boncengan. Fitur tersebut sangat berguna bagi pengguna yang sering membawa barang saat beraktivitas.

Velg yang digunakan juga sudah berbahan aluminium sehingga lebih ringan dan tahan terhadap karat. Sementara fork depan tampil sederhana tanpa embel-embel fitur khusus, menyesuaikan karakter sepeda yang memang difokuskan untuk penggunaan harian.

Layak Jadi Pilihan di Kelas Rp2 Jutaan

Dengan harga sekitar Rp1.950.000, Polygon Active menawarkan kombinasi yang cukup menarik antara kualitas, fungsi, dan biaya perawatan yang rendah. Walaupun spesifikasinya tidak ditujukan untuk kebutuhan ekstrem, sepeda ini sudah lebih dari cukup untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Bagi masyarakat yang mencari sepeda murah dengan nama besar Polygon, komponen Shimano, serta desain yang tetap menarik dipandang, Polygon Active bisa menjadi salah satu opsi terbaik di kelas harga di bawah Rp2 juta.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Polygon Active #Sepeda Polygon Active #Sepeda Polygon Murah #Shimano SIS #Bike to Work