Radar Tulungagung - Tren penggunaan sepeda listrik atau e-bike terus meningkat seiring kebutuhan masyarakat akan transportasi yang praktis dan hemat biaya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengalaman pengguna sepeda listrik Polygon Gili Veloz yang diklaim mampu digunakan hingga dua minggu tanpa perlu pengisian daya ulang.
Pengalaman tersebut dibagikan oleh kreator konten sepeda Ahmad Sinan melalui kanal YouTube miliknya. Dalam sesi tanya jawab bersama para pengikutnya, ia mengungkap sejumlah fakta mengenai penggunaan harian sepeda listrik yang baru digunakannya selama sekitar dua pekan terakhir.
Menurut Ahmad Sinan, sepeda listrik Polygon Gili Veloz yang dimilikinya dipakai untuk aktivitas bike to work dari rumah menuju kantor setiap hari. Jarak tempuh yang dilalui berkisar 5 hingga 6 kilometer sekali jalan atau sekitar 10 hingga 12 kilometer pulang-pergi.
Menariknya, dalam penggunaan rutin selama dua minggu tersebut, kapasitas baterai tidak langsung habis. Bahkan, saat dicek, sisa daya baterai masih berada di angka sekitar 46 persen.
"Awalnya saya juga tidak percaya. Dipakai setiap hari untuk aktivitas kerja, ternyata baterainya masih tersisa cukup banyak," ungkapnya.
Jarak Tempuh Capai Puluhan Kilometer
Salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul dari pengguna media sosial adalah soal klaim jarak tempuh hingga puluhan kilometer dalam sekali pengisian baterai.
Ahmad menjelaskan bahwa angka tersebut dicapai saat sepeda digunakan pada mode Eco. Mode ini dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi energi sehingga konsumsi daya menjadi lebih hemat dibandingkan mode bantuan tenaga yang lebih tinggi.
Dalam mode Eco, kecepatan rata-rata sepeda berada di kisaran 20 hingga 25 kilometer per jam. Menurutnya, kondisi jalan yang dilalui juga berpengaruh terhadap konsumsi baterai.
"Kalau ada turunan, sepeda bisa melaju sendiri tanpa banyak bantuan motor listrik. Karena bobot sepeda cukup berat, jadi saat jalan menurun bisa sangat membantu menghemat daya," jelasnya.
Kapasitas Baterai dan Efisiensi Penggunaan
Pada sesi tersebut, Ahmad juga menjawab pertanyaan terkait kapasitas baterai yang digunakan Polygon Gili Veloz.
Ia menyebut sepeda listrik tersebut dibekali baterai berkapasitas sekitar 250 Wh (Watt Hour). Meskipun angka tersebut terlihat tidak terlalu besar dibanding beberapa e-bike lain di pasaran, efisiensi penggunaan membuat daya tahannya cukup mengesankan.
Penggunaan harian dengan kombinasi kayuhan pedal dan bantuan motor listrik membuat konsumsi energi menjadi lebih rendah. Selain itu, rute yang tidak selalu menanjak juga berperan dalam menjaga daya tahan baterai tetap optimal.
Bobot sepeda yang mencapai sekitar 25 kilogram juga memberikan keuntungan tersendiri saat melintasi jalan menurun karena sepeda dapat melaju dengan stabil tanpa harus terus menggunakan bantuan tenaga listrik.
Apakah Aman Digunakan Saat Hujan?
Pertanyaan lain yang cukup sering diajukan pengguna adalah terkait keamanan sepeda listrik saat terkena hujan.
Menurut Ahmad, Polygon Gili Veloz tetap aman digunakan saat hujan ringan hingga sedang selama komponen utama seperti baterai dan motor listrik tidak terendam air.
"Kalau terkena hujan saat perjalanan masih aman. Yang penting jangan sampai terendam karena itu berbeda kasusnya," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa produsen juga memberikan garansi baterai selama dua tahun sehingga pengguna memiliki perlindungan tambahan terhadap komponen utama tersebut.
Tips Merawat Baterai E-Bike
Selain berbagi pengalaman penggunaan, Ahmad juga memberikan beberapa tips sederhana untuk menjaga umur baterai sepeda listrik tetap panjang.
Salah satunya adalah menghindari kebiasaan membiarkan baterai berada di level sangat rendah sebelum diisi ulang. Ia menyarankan pengguna mulai mengisi daya saat kapasitas baterai masih berada di kisaran 30 hingga 40 persen.
Menurutnya, membiarkan baterai terus-menerus turun hingga di bawah 20 persen dapat memengaruhi kesehatan baterai dalam jangka panjang.
"Bila sepeda akan disimpan cukup lama, usahakan kondisi baterai tetap di atas 30 persen atau 40 persen. Jangan dibiarkan kosong terlalu lama," sarannya.
Dengan efisiensi baterai, biaya operasional yang rendah, serta kemudahan penggunaan untuk aktivitas harian, sepeda listrik seperti Polygon Gili Veloz kini semakin dilirik sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan di perkotaan.
Editor : Maylanni Diana Fitri