Radar Tulungagung – Persaingan sepeda city bike di kelas harga terjangkau semakin menarik. Dua model yang cukup sering dibandingkan oleh pecinta sepeda santai dan komuter harian adalah Polygon Lovina dan Pacific Ovo. Keduanya menawarkan konsep sepeda perkotaan yang nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja, hingga bersepeda santai di akhir pekan.
Perbandingan kedua sepeda tersebut diulas oleh konten kreator Ahmad Sinan melalui kanal YouTube miliknya. Dalam video itu, ia membandingkan langsung Polygon Lovina vs Pacific Ovo untuk membantu calon pembeli menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.
Menurut Ahmad, harga kedua sepeda saat baru sebenarnya tidak terpaut terlalu jauh. Polygon Lovina dibanderol sekitar Rp2,4 juta, sementara Pacific Ovo dijual di kisaran Rp2,8 juta.
Meski demikian, keduanya memiliki karakter yang berbeda, baik dari sisi desain, kenyamanan maupun fitur yang ditawarkan.
Polygon Lovina Tampil Klasik dan Ringan
Ahmad menjelaskan bahwa Polygon Lovina merupakan sepeda yang digunakan oleh anaknya untuk aktivitas sekolah sehari-hari. Secara tampilan, sepeda ini mengusung desain klasik dengan dominasi warna silver dan aksen krom yang membuat tampilannya terlihat elegan.
Salah satu keunggulan Polygon Lovina adalah penggunaan komponen berbahan alloy pada beberapa bagian utama sehingga bobotnya relatif ringan untuk ukuran city bike.
Sepeda ini menggunakan roda berukuran 26 x 1.50 inci yang cenderung ramping. Karakter ban tersebut membuat kayuhan terasa ringan saat digunakan di jalan perkotaan yang relatif mulus.
Pada sektor transmisi, Polygon Lovina dibekali groupset Shimano Tourney dengan konfigurasi 1x7 percepatan. Sistem ini dinilai cukup sederhana dan mudah digunakan oleh pelajar maupun pengguna pemula.
Selain itu, tersedia pelindung rantai penuh yang membantu menjaga pakaian tetap bersih dari cipratan oli maupun risiko tersangkut rantai saat berkendara.
Namun menurut Ahmad, ukuran chainring bawaan tergolong kecil sehingga kurang ideal bagi pengguna yang ingin bersepeda dengan kecepatan tinggi.
“Kalau dipakai lari di atas 25 kilometer per jam, kayuhannya terasa terlalu ringan,” ujarnya.
Pacific Ovo Lebih Modern dan Kaya Fitur
Sementara itu, Pacific Ovo hadir dengan pendekatan yang berbeda. Dari segi desain, sepeda ini terlihat lebih modern berkat penggunaan sistem kabel internal yang membuat tampilan rangka lebih rapi dan bersih.
Keunggulan lain terletak pada ukuran ban yang lebih besar, yakni 26 x 1.95 inci. Ban yang lebih lebar memberikan kenyamanan lebih saat melintasi jalan bergelombang atau permukaan yang kurang rata.
Pacific Ovo juga sudah dilengkapi keranjang depan berukuran lebih besar dibandingkan Polygon Lovina. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering membawa barang saat bersepeda.
Selain itu, sepeda ini sudah dibekali lampu bawaan sejak pembelian baru. Meski demikian, Ahmad menyarankan pengguna mengganti lampu tersebut dengan lampu LED isi ulang yang dianggap lebih praktis dan tidak menambah beban kayuhan.
Untuk sistem transmisi, Pacific Ovo menggunakan Shimano Tourney 1x7 percepatan yang serupa dengan Polygon Lovina. Rem yang digunakan juga berasal dari Tektro sehingga kemampuan pengereman keduanya relatif seimbang.
Bagian sadel menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian khusus. Menurut Ahmad, sadel Pacific Ovo terasa lebih empuk sehingga memberikan kenyamanan lebih saat digunakan dalam perjalanan jarak menengah.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Jika mengutamakan bobot ringan dan tampilan klasik, Polygon Lovina bisa menjadi pilihan menarik. Sepeda ini cocok untuk pelajar maupun pengguna yang lebih banyak berkendara di jalan perkotaan yang halus.
Sebaliknya, Pacific Ovo menawarkan nilai lebih dari sisi fitur dan kenyamanan. Ban yang lebih lebar, kabel internal, keranjang besar, serta posisi berkendara yang lebih santai membuatnya cocok untuk aktivitas komuter harian.
Dalam ulasannya, Ahmad juga menawarkan unit Pacific Ovo bekas miliknya dengan kondisi yang masih sangat baik. Sepeda tersebut dijual seharga Rp1,7 juta atau lebih murah sekitar Rp1 juta dibanding harga barunya.
Dengan spesifikasi yang relatif mirip namun karakter berbeda, pilihan antara Polygon Lovina atau Pacific Ovo pada akhirnya kembali kepada kebutuhan masing-masing pengguna.
Editor : Maylanni Diana Fitri