Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Primbon Jawa Ungkap Rahasia 3 Hari yang Dianggap “Tertutup Rezeki” untuk Memulai Usaha, Rebo Wage hingga Jumat Kliwon Jadi Sorotan!

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32 WIB
Primbon Jawa ungkap 3 hari yang dianggap tertutup rezeki untuk usaha menurut weton dan tradisi Jawa kuno.(pinterest)
Primbon Jawa ungkap 3 hari yang dianggap tertutup rezeki untuk usaha menurut weton dan tradisi Jawa kuno.(pinterest)

Radar Tulungagung – Kepercayaan terhadap Primbon Jawa kembali menjadi perhatian publik setelah beredar penjelasan mengenai adanya hari-hari tertentu yang dianggap kurang baik untuk memulai usaha. Dalam tradisi Jawa, waktu tidak hanya dipandang sebagai penanda kalender, tetapi juga memiliki “energi” yang diyakini dapat memengaruhi keberhasilan seseorang.

Konsep ini dikenal dalam perhitungan weton Jawa, di mana setiap kombinasi hari dan pasaran memiliki karakteristik tersendiri. Karena itu, masyarakat Jawa pada masa lalu sangat mempertimbangkan waktu sebelum memulai kegiatan penting seperti berdagang, membangun rumah, hingga membuka usaha.

Keyakinan Waktu dalam Primbon Jawa

Dalam Primbon Jawa, waktu dipercaya memiliki siklus energi yang bisa selaras atau justru bertabrakan dengan niat manusia. Kombinasi hari seperti Senin hingga Minggu dengan pasaran Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon diyakini membentuk pola keberuntungan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Review Infinix Hot 70 2026: Kamera Setara HP Rp3 Jutaan, Tapi Layarnya Disebut Masih Kelas HP Murah

Dari sistem inilah muncul pandangan bahwa tidak semua waktu cocok untuk memulai langkah besar. Bahkan dalam beberapa naskah tradisional, terdapat hari-hari yang disebut memiliki “getaran berat” sehingga kurang dianjurkan untuk membuka usaha baru.

Tiga Hari yang Dianggap Kurang Menguntungkan

Dalam penjelasan yang berkembang di masyarakat Jawa, terdapat tiga kombinasi hari yang sering disebut sebagai waktu yang perlu diwaspadai ketika ingin memulai usaha.

Baca Juga: 7 HP Gaming Infinix Terbaik 2026, Performa Gahar untuk Mabar: GT30 Pro hingga Note 60 Ultra Jadi Andalan Gamer

Pertama adalah Rebo Wage. Hari ini diyakini memiliki energi yang tidak stabil sehingga usaha yang dimulai pada waktu tersebut sering menghadapi hambatan awal. Dalam kepercayaan tradisional, kondisi ini digambarkan seperti rezeki yang mengalir namun sulit bertahan.

Kedua adalah Jumat Kliwon, yang dalam budaya Jawa dikenal sebagai hari dengan nuansa spiritual yang sangat kuat. Banyak yang percaya pada hari ini batas antara alam nyata dan alam halus menjadi lebih tipis, sehingga diperlukan kehati-hatian ekstra sebelum memulai aktivitas besar.

Ketiga adalah Selasa Pahing. Hari ini sering digambarkan memiliki energi panas dan kompetitif. Dalam kepercayaan Primbon, kondisi tersebut dapat memicu ketidakstabilan emosi, konflik, hingga kesulitan dalam menjaga kerja sama usaha.

Ada Hari Baik untuk Memulai Usaha

Meski terdapat hari yang dianggap kurang baik, Primbon Jawa juga mengenal hari-hari yang dipercaya membawa keberuntungan. Beberapa di antaranya seperti Senin Wage, Kamis Legi, dan Sabtu Pon, yang diyakini memiliki energi lebih harmonis dan mendukung kelancaran usaha.

Hari-hari tersebut dipercaya memberikan awal yang lebih ringan, hubungan usaha yang lebih stabil, serta peluang rezeki yang lebih terbuka bagi pelaku usaha.

Antara Tradisi dan Pandangan Modern

Di era modern, kepercayaan terhadap weton dan Primbon Jawa sering dipandang sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal. Namun bagi sebagian masyarakat, nilai utamanya bukan pada ramalan, melainkan pada prinsip kehati-hatian, perencanaan, dan membaca situasi sebelum mengambil keputusan penting.

Leluhur Jawa sendiri menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh usaha keras, tetapi juga oleh ketepatan waktu, kesiapan mental, serta kemampuan membaca kondisi sekitar.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Rebo Wage Jumat Kliwon #hari usaha Jawa #rezeki usaha #Weton Jawa #Primbon Jawa