Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Honda Civic Turbo Bekas: Performa Putaran Atas di Jalan Tol Terbukti Masih Lebih Bertenaga ketimbang Varian Hybrid yang Mahal!

Cholifatun Nisak • Minggu, 14 Juni 2026 | 21:00 WIB
Review Honda Civic Turbo bekas: Performa putaran atas di tol terbukti lebih bertenaga dibanding varian hybrid baru, harga kini di bawah Rp500 juta!
Review Honda Civic Turbo bekas: Performa putaran atas di tol terbukti lebih bertenaga dibanding varian hybrid baru, harga kini di bawah Rp500 juta!

 

RADAR TULUNGAGUNG– Pasar otomotif Indonesia saat ini tengah digempur oleh kehadiran mobil-mobil listrik dan hibrida pabrikan Tiongkok yang menawarkan harga miring dengan segudang fitur canggih. Menghadapi gempuran tersebut, eksistensi sedan legendaris pabrikan Jepang seperti Honda Civic Turbo bekas justru kian menarik untuk dilirik. Menariknya, varian bermesin konvensional 1.500 cc Turbo ini diklaim masih memiliki keunggulan performa yang tidak dimiliki oleh varian terbarunya, Civic RS e:HEV berteknologi hybrid yang meluncur ke pasaran dengan harga selangit.

Saat pertama kali mengaspal, harga baru sedan ikonik ini menyentuh angka Rp600 juta. Namun kini, unit bekasnya dengan kondisi ciamik sudah bisa didapatkan dengan banderol di bawah Rp500 juta melalui bursa mobil seken premium seperti Garasi Gubernur. Penurunan harga ini menjadikannya alternatif investasi gadget berjalan yang sangat menggiurkan bagi konsumen. Terlebih, pesona visual serta nilai gengsi sosial kasta sedan besutan Honda dinilai tetap berada di kelas tersendiri yang sulit ditandingi oleh rival-rival barunya di jalanan.

Baca Juga: Review Honda Civic Hybrid Indonesia 2026: Libas Gejala FOMO Mobil Listrik dengan Konsumsi Bensin Super Irit 30 Km Per Liter!

Keunggulan Putaran Atas Melawan Varian Hybrid

Banyak konsumen berasumsi bahwa varian mesin hybrid generasi terbaru otomatis unggul dalam segala lini. Namun, jika karakter berkendara Anda lebih sering melintasi rute luar kota atau jalan tol dengan kecepatan tinggi, Honda Civic Turbo bekas justru menawarkan taji yang lebih responsif. Dapur pacu berkode 1.5T ini terbukti jauh lebih bertenaga dan bernapas panjang saat dipacu pada kecepatan di atas 100 kilometer per jam.

Karakteristik sistem penggerak hibrida pada mobil Jepang umumnya mengoptimalkan kerja motor listrik pada kecepatan rendah hingga menengah untuk mengejar efisiensi bahan bakar di dalam kota. Ketika mobil dipacu konstan di kecepatan tinggi, motor listrik akan membatasi dayanya (limited), sehingga beban kerja beralih sepenuhnya pada mesin bensin murni. Pada momen inilah keunggulan induksi turbo pada mesin 1.500 cc bekerja lebih superior, memberikan respons instan tanpa gejala kekurangan tenaga (underpower) seperti yang kerap dirasakan pada lini SUV berbobot besar maupun sedan hybrid teranyar saat jarum speedometer melewati angka 120 kilometer per jam.

Meski demikian, mesin 1.5T ini memiliki catatan khas berupa siklus oil dilution, di mana indikator usia oli (oil life) bisa mendeteksi penggantian lebih cepat pada kisaran 5.000 kilometer jika pengemudi sering berkendara dengan agresif. Namun dari segi konsumsi bahan bakar untuk perjalanan luar kota, mesin ini tetap tergolong efisien dengan raihan angka psikologis berkisar 9,8 kilometer per liter untuk rute kombinasi harian tanpa riset panel instrumen.

Desain Clean Elegan dan Rombakan Kabin Senyap

Dari segi estetika eksterior, Honda Civic generasi ke-11 ini mengadopsi bahasa desain yang jauh lebih klimis, bersih (clean), dan dewasa jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya yang cenderung agresif dan ramai. Bagian pencahayaan sepenuhnya mengandalkan teknologi LED multireflektor terintegrasi dengan lampu kabut proyektor pada bagian bumper bawah. Tampilan siluet samping kian sporty berkat aksen hitam pekat tanpa krom pada spion dan handle pintu, dipadukan konfigurasi velg aftermarket premium Advan yang dibalut ban berperforma tinggi GT Radial Champero XX2 berukuran 235/40 ZR18.

Menjawab keluhan klasik konsumen mengenai aspek kesenyapan, unit ini telah mendapatkan peningkatan masif berupa penambahan material peredam kabin (sound deadening) ekstra di area kolong, lantai dasar, hingga bagian dalam fender roda depan dan belakang. Modifikasi interior ini secara signifikan mereduksi road noise dan gemuruh ban yang menjadi kelemahan bawaan pabrik, sehingga kualitas kabin terasa jauh lebih premium dan senyap mendekati sang kakak, Honda Accord.

Posisi Duduk Ergonomis Khas Sedan Sport

Sensasi berkendara paling mengesankan dari ruang kemudi sedan ini adalah posisi duduknya yang bisa diatur sangat rendah menempel lantai, menyajikan aura fun to drive yang sangat kental. Seluruh panel instrumen dasbor sudah mengadopsi layar digital penuh dengan head unit bawaan Jepang yang responsif, dilengkapi fitur keselamatan canggih Honda LaneWatch untuk memantau titik buta (blind spot) sebelah kiri secara real-time. Sektor kenyamanan penumpang belakang juga terpenuhi berkat kehadiran kisi-kisi AC ganda dan kompartemen sandaran tangan (armrest) di bagian tengah.

Baca Juga: Harga Samsung Galaxy A57 Turun Drastis, Baterai Lebih Awet dari A56 dan Makin Nyaman Dipakai Seharian, Masih Kemahalan?

Editor : Cholifatun Nisak
#Honda Civic Turbo Bekas #Harga Civic Turbo Seken #Kelemahan Civic Turbo 15T #Spesifikasi Honda Civic FE #Review Sedan Honda Bekas