Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

9 Aturan Dekorasi Interior yang Tidak Boleh Dilanggar, Rumah Langsung Terlihat Mewah dan Estetik Tanpa Renovasi Mahal

Gita Dwi Nuraini • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:15 WIB
9 aturan dekorasi interior yang wajib diterapkan agar rumah terlihat mewah, estetik, dan nyaman tanpa renovasi mahal.(Gemini AI)
9 aturan dekorasi interior yang wajib diterapkan agar rumah terlihat mewah, estetik, dan nyaman tanpa renovasi mahal.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Aturan dekorasi interior sering kali dianggap sepele oleh banyak pemilik rumah. Padahal, penataan yang tepat dapat mengubah tampilan hunian menjadi lebih mewah, nyaman, dan terlihat seperti hasil karya desainer profesional tanpa harus mengeluarkan biaya renovasi besar.

Seorang kreator konten desain interior, Kristen, membagikan sejumlah aturan dekorasi interior yang menurutnya tidak boleh dilanggar jika ingin menciptakan ruang yang harmonis dan menarik secara visual. Tips ini dapat diterapkan pada berbagai jenis hunian, mulai dari rumah minimalis hingga apartemen modern.

Menurutnya, banyak orang fokus membeli dekorasi baru, tetapi mengabaikan prinsip dasar yang justru menjadi kunci utama dalam menciptakan ruangan yang indah dan nyaman ditempati.

Ikuti Garis Arsitektur Ruangan

Aturan pertama adalah selalu mengikuti garis dan bentuk arsitektur yang sudah ada di dalam rumah. Jika plafon memiliki kemiringan tertentu atau terdapat area tangga dengan sudut khusus, dekorasi sebaiknya mengikuti arah garis tersebut.

Penempatan lukisan, rak, tanaman, hingga lampu yang selaras dengan bentuk ruangan akan menciptakan kesan menyatu dan lebih rapi. Sebaliknya, dekorasi yang bertentangan dengan struktur ruangan dapat membuat tampilan terlihat berantakan.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 15,5 Juta dengan Jarak Tempuh 130 Km dan Fitur Makin Canggih

Terapkan Teknik Layering Dekorasi

Kristen juga menyarankan penggunaan teknik overlap atau layering dalam dekorasi. Caranya dengan membiarkan beberapa elemen dekorasi saling bertumpuk secara alami.

Misalnya, tanaman yang sedikit menutupi bingkai cermin, buku yang dipadukan dengan aksesori dekoratif, atau bantal yang disusun berlapis di sofa maupun tempat tidur. Teknik ini membuat ruangan terlihat lebih hidup dan tidak kaku.

Tirai Tetap Penting Meski Tak Dibutuhkan

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mengabaikan penggunaan tirai karena merasa rumah sudah cukup mendapatkan privasi.

Padahal, tirai berfungsi sebagai elemen visual yang membingkai jendela sekaligus memberi kesan tinggi pada ruangan. Kehadiran tirai juga mampu membuat interior terasa lebih lengkap dan elegan.

Bahkan, banyak desainer tetap menggunakan tirai meski tidak pernah menutupnya setiap hari.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Dipakai 350 Km Selama Seminggu, Ini Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik Rp 13,5 Juta yang Lagi Diburu Konsumen

Euro Pillow Bikin Kamar Terlihat Seperti Hotel

Untuk area kamar tidur, Kristen menyarankan penggunaan Euro pillow atau bantal persegi berukuran besar.

Dua hingga tiga Euro pillow yang ditempatkan di belakang bantal utama dapat menciptakan tampilan tempat tidur yang lebih mewah dan berkelas. Teknik ini sering digunakan pada hotel berbintang untuk menghadirkan kesan nyaman dan eksklusif.

Selain mempercantik tampilan, lapisan bantal juga memberikan dimensi visual yang lebih menarik.

Jangan Menumpuk Buku Terlalu Tinggi

Buku memang menjadi salah satu elemen dekorasi favorit dalam desain interior. Namun, penataannya juga perlu diperhatikan.

Menurut Kristen, tumpukan buku idealnya tidak lebih dari tiga buku dalam satu susunan. Jika terlalu tinggi, ruangan justru akan terlihat penuh dan berantakan.

Kombinasi dua hingga tiga buku dengan tambahan aksesori dekoratif dinilai lebih seimbang dan estetis.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Makin Laris, Ini Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik Rp15 Jutaan yang Bikin Banyak Orang Tertarik

Selalu Hadirkan Elemen Vertikal

Agar ruangan tidak terasa datar, penting menghadirkan elemen yang memiliki ketinggian.

Elemen tersebut bisa berupa tanaman besar, lampu lantai, cermin tinggi, atau vas berukuran besar. Kehadiran objek vertikal membantu menghubungkan area lantai dengan plafon sehingga menciptakan keseimbangan visual dalam ruangan.

Selain itu, ruangan juga akan terasa lebih luas dan berdimensi.

Lampu Harus Fungsional dan Artistik

Dalam dekorasi interior, lampu bukan hanya berfungsi sebagai sumber pencahayaan.

Kristen menekankan bahwa lampu sebaiknya memiliki bentuk yang menarik atau bersifat sculptural sehingga dapat menjadi bagian dari dekorasi ruangan. Selain itu, pemilihan warna cahaya yang hangat juga penting untuk menciptakan suasana nyaman dan menenangkan.

Lampu yang tepat mampu mengubah suasana rumah secara signifikan.

Ulangi Material yang Sama

Trik lain yang sering digunakan desainer adalah mengulang material yang sama di beberapa titik ruangan.

Contohnya, warna kayu pada meja kopi dapat diulang pada meja samping atau aksesori dekoratif lainnya. Teknik ini membuat seluruh elemen terasa saling terhubung dan menghasilkan tampilan yang lebih harmonis.

Pengulangan material juga membantu menciptakan identitas visual yang kuat dalam sebuah ruang.

Jangan Biarkan Sudut Ruangan Kosong

Sudut ruangan yang kosong sering kali menjadi area yang terlupakan. Padahal, bagian tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah karakter ruangan.

Tanaman tinggi, kursi aksen, lampu lantai, atau meja kecil dengan vas bunga dapat menjadi pilihan untuk mengisi area tersebut.

Dengan memperhatikan detail-detail kecil seperti ini, rumah akan terlihat lebih selesai, tertata, dan memiliki kesan profesional layaknya hasil desain interior kelas atas.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#desain interior rumah #aturan dekorasi interior #tips dekorasi rumah #dekorasi ruang tamu #interior rumah minimalis