RADAR TULUNGAGUNG - Weton kebal santet menurut Primbon Jawa kembali menjadi perbincangan di kalangan masyarakat yang tertarik pada tradisi spiritual dan ilmu kejawen. Dalam kepercayaan Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk membaca karakter dan peruntungan seseorang, tetapi juga diyakini memiliki kaitan dengan kekuatan spiritual yang dimiliki sejak lahir.
Sebagian masyarakat percaya ada beberapa weton yang memiliki energi batin sangat kuat sehingga dianggap sulit ditembus oleh gangguan gaib, termasuk santet dan ilmu hitam. Bahkan dalam berbagai cerita yang berkembang di masyarakat, pemilik weton tertentu disebut memiliki perlindungan alami yang membuat energi negatif berbalik kepada pengirimnya.
Meski demikian, para budayawan menegaskan bahwa weton merupakan bagian dari tradisi dan kearifan lokal Jawa yang diwariskan turun-temurun. Sementara keyakinan mengenai santet dan perlindungan gaib tetap menjadi bagian dari kepercayaan yang berkembang di masyarakat.
1. Rabu Pahing, Pemilik Aura Spiritual yang Kuat
Rabu Pahing menjadi salah satu weton yang sering disebut memiliki perlindungan spiritual kuat.
Dalam perhitungan Primbon Jawa, Rabu memiliki nilai neptu 7 dan Pahing bernilai 9 sehingga total neptunya mencapai 16. Angka tersebut termasuk salah satu neptu tinggi dalam penanggalan Jawa.
Pemilik weton ini dikenal memiliki karakter tegas, berani, serta memiliki intuisi yang tajam. Mereka sering digambarkan mampu merasakan tanda-tanda bahaya lebih cepat dibanding orang lain.
Karena energi spiritualnya yang kuat, Rabu Pahing dipercaya sulit dipengaruhi oleh energi negatif dari luar.
2. Minggu Pon, Kuat Menghadapi Tekanan Hidup
Weton berikutnya adalah Minggu Pon yang memiliki neptu 12, hasil penjumlahan Minggu bernilai 5 dan Pon bernilai 7.
Menurut Primbon Jawa, pemilik weton ini dikenal memiliki mental yang tangguh dan tidak mudah goyah ketika menghadapi masalah.
Mereka juga dikenal berpegang teguh pada prinsip hidup serta memiliki kemampuan bertahan dalam situasi sulit. Karakter tersebut membuat Minggu Pon sering dikaitkan dengan perlindungan batin yang kuat.
Selain itu, banyak orang Jawa percaya bahwa pemilik weton ini memiliki energi positif yang semakin kuat ketika menjalani kehidupan dengan niat baik, rajin beribadah, dan gemar membantu sesama.
3. Selasa Kliwon, Memiliki Aura Pembalik Energi Negatif
Selasa Kliwon termasuk weton yang cukup populer dalam berbagai pembahasan Primbon Jawa.
Neptunya berjumlah 11 yang berasal dari Selasa bernilai 3 dan Kliwon bernilai 8. Meski tidak termasuk neptu tertinggi, weton ini dipercaya memiliki keseimbangan antara kekuatan fisik dan batin.
Pemilik Selasa Kliwon dikenal memiliki insting kuat, keberanian tinggi, dan karisma alami. Mereka juga cenderung tenang ketika menghadapi tekanan.
Dalam berbagai cerita spiritual Jawa, Selasa Kliwon sering disebut memiliki kemampuan menolak energi negatif karena ketenangan batin yang dimilikinya.
4. Jumat Legi, Pembawa Ketenangan dan Keberkahan
Jumat Legi memiliki total neptu 11 dari Jumat bernilai 6 dan Legi bernilai 5.
Karakter utama weton ini adalah bijaksana, tenang, dan tidak mudah terpancing emosi. Mereka dikenal lebih memilih menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dibanding menggunakan amarah.
Dalam pandangan Primbon Jawa, sifat tenang tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pemilik Jumat Legi dipercaya memiliki perlindungan spiritual yang kuat.
Selain itu, mereka juga sering dianggap mudah menarik energi positif dan dikelilingi oleh lingkungan yang mendukung.
5. Kamis Wage, Weton yang Disebut Sebagai Cermin Energi
Kamis Wage memiliki neptu 12 hasil penjumlahan Kamis bernilai 8 dan Wage bernilai 4.
Weton ini dikenal memiliki kemampuan mengendalikan emosi dengan baik dan tidak mudah terpancing konflik.
Dalam berbagai cerita masyarakat Jawa, Kamis Wage sering disebut sebagai weton yang mampu memantulkan energi negatif karena memiliki keteguhan hati dan pikiran yang stabil.
Mereka juga dikenal sebagai pribadi yang tenang, mampu menjadi pendengar yang baik, serta sering menjadi tempat orang lain mencari nasihat.
Perlindungan Terbaik Tetap dari Perbuatan Baik
Terlepas dari berbagai kepercayaan mengenai weton kebal santet, masyarakat Jawa juga meyakini bahwa perlindungan terbaik berasal dari perilaku baik, doa, serta hubungan yang dekat dengan Tuhan.
Tradisi Jawa mengajarkan pentingnya menjaga hati dari rasa iri, dengki, dan dendam. Selain itu, kebiasaan bersedekah, membantu sesama, menjaga kerukunan, serta memperbanyak ibadah dipercaya menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai hal negatif dalam kehidupan.
Karena itu, weton sering dipandang bukan sebagai penentu mutlak nasib seseorang, melainkan sebagai gambaran karakter dan potensi yang dapat dikembangkan melalui sikap hidup yang baik.
Editor : Fadhilah Salsa Bella