Radar Tulungagung- Wisata Malang selalu menjadi pilihan favorit bagi pelancong yang ingin menikmati udara sejuk, panorama pegunungan, wisata alam, hingga kuliner khas Jawa Timur. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat mengunjungi berbagai destinasi populer mulai dari kawasan heritage di pusat kota, Gunung Bromo, Air Terjun Tumpak Sewu, hingga Pantai Teluk Asmara yang dijuluki Raja Ampat-nya Malang.
Perjalanan wisata ini dimulai dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menggunakan Kereta Api Majapahit menuju Malang. Perjalanan memakan waktu sekitar 14 jam 40 menit dengan tarif ekonomi sebesar Rp375 ribu per orang.
Setibanya di Kota Malang, destinasi pertama yang dikunjungi adalah Kampung Heritage Kayutangan. Kawasan wisata yang berada di pusat kota ini menawarkan nuansa sejarah, budaya, serta bangunan-bangunan lawas yang masih terawat. Pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp5.000 untuk wisatawan domestik dan Rp10.000 bagi wisatawan mancanegara. Menariknya, setiap pembelian tiket sudah termasuk suvenir sebagai kenang-kenangan.
Menikmati Kuliner dan Hotel Bintang Lima
Usai berkeliling Kampung Heritage Kayutangan, perjalanan dilanjutkan dengan mencicipi kuliner khas Malang di Warung Sego Sambal Cak Uut yang dikenal dengan menu sambalnya yang pedas dan menggugah selera.
Baca Juga: Rawat Nilai Kebinekaan dan Ketahanan Nasional di Tulungagung Lewat Kesenian Ketoprak Kridho Yuwono
Setelah itu, rombongan bermalam di Grand Mercure Malang Mirama, hotel bintang lima yang berada di jalur utama Kota Malang. Hotel ini memiliki lebih dari 260 kamar dengan fasilitas lengkap, restoran, kafe, kolam renang, hingga panorama Gunung Semeru yang dapat dinikmati langsung dari beberapa tipe kamar.
Sebelum menuju Bromo, wisatawan juga sempat menikmati kuliner legendaris di Bakso Stadion yang menjadi salah satu ikon kuliner Kota Malang.
Menyaksikan Sunrise Gunung Bromo
Hari berikutnya menjadi agenda yang paling dinantikan, yakni mengikuti open trip menuju Gunung Bromo.
Perjalanan dimulai tengah malam menggunakan jeep wisata. Setibanya di kawasan Bromo, wisatawan disuguhi panorama matahari terbit dari Penanjakan yang menjadi salah satu spot sunrise terbaik di Indonesia.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju Bukit Widodaren, Pasir Berbisik, hingga Bukit Teletubbies. Selain menikmati pemandangan lautan pasir dan perbukitan hijau, wisatawan juga dapat menikmati berbagai kuliner yang dijajakan warga sekitar sebelum kembali ke Kota Malang.
Menantang Adrenalin di Tumpak Sewu
Petualangan berlanjut menuju Air Terjun Tumpak Sewu yang berada sekitar dua jam perjalanan dari pusat Kota Malang.
Air terjun yang dijuluki Niagara-nya Indonesia ini menawarkan panorama spektakuler dengan aliran air yang membentuk tirai raksasa. Wisatawan harus menuruni ratusan anak tangga untuk mencapai dasar air terjun.
Meski menguras tenaga, rasa lelah seolah terbayar dengan keindahan alam yang masih sangat alami. Banyak wisatawan memilih menikmati panorama dari gardu pandang, sementara lainnya turun hingga dasar air terjun untuk mendapatkan pengalaman yang lebih menantang.
Teluk Asmara, Raja Ampat-nya Malang
Setelah puas menikmati Tumpak Sewu, perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Teluk Asmara yang berada di kawasan Malang Selatan.
Pantai ini dikenal memiliki gugusan pulau-pulau kecil yang menyerupai panorama Raja Ampat. Air laut yang jernih, pasir putih, serta suasana yang masih alami menjadikan Teluk Asmara sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan pesisir selatan Jawa Timur.
Selain bersantai di bibir pantai, pengunjung juga dapat berburu foto dengan latar pulau-pulau karang yang menjadi ikon Teluk Asmara.
Berburu Oleh-oleh Sebelum Pulang
Menjelang akhir perjalanan, wisatawan menyempatkan diri membeli berbagai oleh-oleh khas Malang sebelum bermalam di Hotel Ibis Styles Malang.
Hari terakhir ditutup dengan perjalanan menggunakan Kereta Api Malabar tujuan Bandung. Kereta ini menempuh perjalanan sekitar 13 jam dan melewati sejumlah kota besar seperti Blitar dan Yogyakarta.
Dengan kombinasi wisata sejarah, kuliner, pegunungan, air terjun hingga pantai dalam satu perjalanan, Malang kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata paling lengkap di Indonesia. Tak heran jika kota berjuluk Kota Apel ini selalu menjadi tujuan favorit wisatawan dari berbagai daerah.
Editor : Maylanni Diana Fitri