RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Chery J6 menjadi salah satu SUV listrik yang paling banyak menarik perhatian di pasar otomotif Indonesia. Desainnya yang mengotak dan berbeda dari kebanyakan mobil listrik membuat kendaraan ini kerap mencuri perhatian di jalan. Namun, setelah digunakan selama beberapa bulan, sejumlah kelebihan dan kekurangan mulai dirasakan oleh pemiliknya.
Pengalaman tersebut dibagikan oleh automotive reviewer Fitra Eri yang telah menggunakan Chery J6 untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Menurutnya, tidak ada mobil yang benar-benar sempurna, termasuk SUV listrik asal China tersebut.
Meski demikian, ia mengaku tetap puas dengan keputusan membeli kendaraan yang kini telah menempuh sekitar 2.000 kilometer tersebut.
Beberapa Kekurangan Mulai Terasa
Salah satu hal yang disoroti adalah identitas model ini. Sebelum dipasarkan di Indonesia, mobil tersebut sempat dikenal dengan nama iCar 03.
Menurut Fitra, nama tersebut sebenarnya lebih sesuai dengan desain dan identitas kendaraan yang banyak menggunakan elemen huruf "i" pada beberapa bagian.
Selain itu, Chery J6 dinilai cukup mudah terkena cipratan kotoran saat melewati jalan basah. Penyebabnya adalah absennya mud flap atau pelindung lumpur dari bawaan pabrik.
Padahal, komponen tersebut dinilai sederhana dan cukup membantu menjaga kebersihan bodi kendaraan.
Kekurangan lainnya terdapat pada sistem pengoperasian di kabin. Hampir seluruh pengaturan kendaraan dipusatkan melalui layar sentuh.
Mulai dari pengaturan AC, wiper belakang, hingga setelan spion harus diakses melalui menu digital.
Konsep minimalis ini memang membuat interior terlihat modern. Namun, pengguna perlu beradaptasi karena beberapa fungsi menjadi kurang praktis saat digunakan ketika berkendara.
Panel Instrumen Dinilai Terlalu Sederhana
Fitra juga menyoroti panel instrumen digital yang dianggap terlalu simpel.
Mobil ini tidak menampilkan informasi trip meter maupun data konsumsi listrik secara detail.
Padahal, informasi tersebut cukup penting bagi pengguna kendaraan listrik untuk memantau efisiensi penggunaan energi.
Selain itu, jok belakang yang sebenarnya memiliki ruang kaki dan ruang kepala cukup lega belum dibekali fitur reclining.
Padahal fitur tersebut dapat meningkatkan kenyamanan penumpang ketika melakukan perjalanan jarak jauh.
Apple CarPlay juga menjadi salah satu catatan.
Saat fitur tersebut aktif, beberapa shortcut penting kendaraan menghilang dari layar utama sehingga pengguna harus kembali ke menu awal untuk mengakses pengaturan kendaraan.
Jarak Tempuh Sesuai Klaim
Terlepas dari beberapa kekurangan tersebut, Chery J6 tetap memberikan pengalaman penggunaan yang positif.
SUV listrik ini memiliki klaim jarak tempuh hingga 418 kilometer.
Setelah digunakan dalam berbagai kondisi lalu lintas perkotaan, mobil ini mampu mencatatkan jarak tempuh sekitar 390 hingga 400 kilometer.
Angka tersebut dinilai masih sangat baik dan cukup mendekati klaim pabrikan.
Menurut Fitra, kemampuan tersebut sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota.
Selain itu, interval servis pertama yang mencapai 5.000 kilometer juga dianggap cukup menguntungkan bagi pemilik kendaraan.
Desain Ikonik Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu alasan terbesar memilih Chery J6 adalah desainnya.
Bentuk bodi yang mengotak memberikan kesan tangguh dan premium.
Desain seperti ini juga dinilai memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terlihat usang.
Tidak hanya bagian luar, desain interior juga mendapat apresiasi karena tampil modern dengan nuansa maskulin.
Material kabin, detail jahitan, hingga kehadiran ambient light memberikan kesan premium yang cukup kuat.
Menurut Fitra, tidak sedikit orang yang justru penasaran dengan Chery J6 dibanding beberapa mobil lain yang memiliki harga lebih mahal.
Performa AWD Sangat Mengesankan
Kelebihan utama lainnya terdapat pada performa.
Varian Intelligent Wheel Drive dibekali dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 275 hp dan torsi 385 Nm.
Performa tersebut membuat akselerasi mobil terasa sangat responsif.
Bahkan berdasarkan pengujian yang dilakukan, Chery J6 mampu mencatatkan akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 5,7 detik.
Catatan ini tergolong sangat cepat untuk sebuah SUV listrik dengan harga di kisaran Rp500 jutaan.
Selain kencang, sistem all wheel drive yang dimiliki juga menjadi nilai jual utama.
Mobil ini dibekali berbagai mode berkendara yang dapat membantu saat melintasi jalan licin, berlumpur, berbatu hingga area berpasir.
Fitur Modern Tambah Kenyamanan
Chery J6 juga menawarkan sejumlah fitur yang meningkatkan kenyamanan.
Kabin terasa senyap berkat penggunaan kaca double glass pada bagian depan.
Panoramic sunroof berukuran besar semakin menambah kesan mewah dan lapang di dalam kabin.
Mobil ini juga telah dilengkapi kamera perekam bawaan yang mampu merekam kondisi di sekitar kendaraan.
Sementara itu, sistem ADAS yang tersedia dinilai cukup baik karena tidak terlalu sensitif terhadap kondisi lalu lintas Indonesia.
Di akhir ulasannya, Fitra menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal membeli Chery J6.
Menurutnya, desain yang unik dan sistem all wheel drive menjadi dua keunggulan utama yang sulit ditandingi kompetitor di kelas harga serupa.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : FitraEri, You Tube, Diolah dari berbagai sumber