JAKARTA - Honda CUV e menjadi salah satu motor listrik premium yang menawarkan teknologi canggih, fitur modern, dan pengalaman berkendara yang mendekati motor berbahan bakar bensin. Namun, berdasarkan ulasan kanal YouTube yang menguji motor ini selama lima hari, Honda CUV e masih memiliki sejumlah keterbatasan, terutama pada kapasitas bagasi, jarak tempuh, hingga kemampuan untuk penggunaan harian di Indonesia.
Honda CUV e dipasarkan dengan harga mulai Rp54 juta hingga Rp59 juta on the road (OTR) Jakarta. Motor listrik ini disebut memiliki karakter yang lebih menyerupai sebuah motor konsep karena membawa banyak fitur premium yang sebelumnya hadir pada konsep Honda SC e:, tetapi belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian.
Selama lima hari pengujian, berbagai aspek dievaluasi, mulai dari performa, kenyamanan berkendara, sistem baterai, hingga fitur-fitur yang ditawarkan. Hasilnya menunjukkan bahwa Honda CUV e memiliki sejumlah keunggulan pada sektor teknologi dan pengendalian, tetapi juga menyisakan beberapa kekurangan yang patut menjadi pertimbangan calon konsumen.
Review Honda CUV e setelah lima hari pemakaian, fitur premium dengan jarak tempuh sekitar 73 kilometer
Dibanderol Rp54 Juta hingga Rp59 Juta
Honda CUV e dipasarkan dengan harga mulai Rp54 juta hingga Rp59 juta OTR Jakarta.
Dalam video, motor ini disebut sebagai motor konsep karena menghadirkan teknologi yang sangat canggih.
Desain dan fiturnya dinilai memiliki kemiripan sekitar 80 persen dengan Honda SC e:.
Meski demikian, kemampuan baterai dan kapasitas bagasi dianggap belum sepenuhnya mendukung kebutuhan penggunaan harian.
Menggunakan Dua Baterai
Honda CUV e dibekali dua baterai dengan total kapasitas 2,8 kWh.
Proses pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar enam jam.
Motor ini juga mendukung sistem penukaran baterai melalui Swap Station.
Namun, dalam ulasan disebutkan bahwa jumlah Swap Station masih terbatas sehingga belum sepenuhnya mendukung mobilitas pengguna.
Baca Juga: Intip One Day Trip Seru Berburu Foto di Tumpak Sewu Malang, Lengkap Tarif Tiket Masuk Terbaru
Jarak Tempuh Aktual Sekitar 73 Kilometer
Salah satu aspek yang diuji adalah jarak tempuh sebenarnya.
Selama pengujian, Honda CUV e mampu menempuh sekitar 73 kilometer dari kondisi baterai penuh hingga habis.
Hasil tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.
Honda RoadSync Duo Jadi Nilai Plus
Keunggulan utama Honda CUV e berada pada sektor teknologi.
Motor ini dibekali aplikasi Honda RoadSync Duo yang terhubung dengan panel instrumen TFT berukuran 7 inci.
Dalam video disebutkan bahwa tampilan layar bekerja dengan sangat mulus.
Panel instrumen juga mampu menampilkan peta navigasi dalam ukuran penuh sehingga memudahkan pengendara saat berkendara.
Dari sisi ergonomi, Honda CUV e mendapat penilaian positif.
Posisi duduk disebut nyaman dengan jok yang empuk.
Ruang kaki juga terasa lega dan disebut memiliki karakter yang mirip dengan Honda Vario 125.
Karakter tersebut membuat motor terasa nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Pengendalian Dinilai Sangat Natural
Selain ergonomi, impresi berkendara juga menjadi salah satu keunggulan motor ini.
Respons akselerasi dan pengereman disebut terasa halus serta presisi.
Bahkan ketika melakukan pengereman sambil tetap membuka gas, karakter motor tetap terasa natural.
Menurut ulasan, pengalaman berkendara tersebut memberikan sensasi yang mendekati motor berbahan bakar bensin.
Baca Juga: Menjajal Jalur Baru Bromo Menuju Lautan Pasir, Menembus Suhu Dingin Ekstrem dan Proyek Pagar Beton
Bagasi Menjadi Kekurangan Utama
Di balik berbagai fitur premium, Honda CUV e memiliki keterbatasan pada ruang penyimpanan.
Bagasi di bawah jok hampir tidak tersedia karena sebagian besar ruang digunakan untuk menempatkan dua baterai.
Selain baterai, terdapat pula tiang penahan yang semakin mengurangi kapasitas penyimpanan.
Kondisi tersebut membuat bagasi tidak mampu menampung banyak barang.
Suspensi Terasa Keras
Karakter suspensi juga menjadi salah satu catatan selama pengujian.
Suspensi memiliki bantingan yang cenderung keras dengan travel yang pendek.
Akibatnya, kenyamanan berkendara berkurang ketika melintasi jalan yang tidak rata.
Meski demikian, karakter tersebut membuat motor terasa stabil saat melaju pada kecepatan yang lebih tinggi.
Performa Dinilai Cukup untuk Harian
Honda CUV e memiliki tenaga sebesar 8 PS dengan torsi 22 Nm.
Dalam penggunaan harian, tenaga tersebut dinilai sudah mencukupi.
Namun, ketika digunakan menanjak dengan kemiringan sekitar 23 derajat sambil berboncengan, performa motor mulai terasa berat.
Pada kondisi tersebut bahkan muncul indikator overheat pada dinamo.
Dinilai Masih Memiliki Keterbatasan
Di akhir ulasan, kreator menyimpulkan bahwa Honda CUV e menawarkan banyak teknologi premium yang memberikan pengalaman berkendara berbeda dibandingkan motor listrik pada umumnya.
Fitur Honda RoadSync Duo, panel TFT 7 inci, ergonomi yang nyaman, serta karakter akselerasi dan pengereman yang halus menjadi keunggulan utama motor ini.
Namun, sejumlah keterbatasan juga masih terlihat, mulai dari kapasitas bagasi yang sangat kecil, jarak tempuh aktual sekitar 73 kilometer, jumlah Swap Station yang belum banyak, karakter suspensi yang keras, hingga performa yang mulai terasa berat saat digunakan menanjak sambil membawa penumpang.
Secara keseluruhan, Honda CUV e digambarkan sebagai motor listrik dengan teknologi yang sangat maju dan mendekati konsep kendaraan masa depan. Meski demikian, berdasarkan pengalaman penggunaan selama lima hari, beberapa aspek dinilai masih perlu menjadi pertimbangan bagi konsumen yang menginginkan motor listrik untuk kebutuhan mobilitas harian di Indonesia.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : Yt AutonetMagz