JAKARTA - Indomobil Tyranno dinilai masih menjadi motor listrik yang nyaman untuk penggunaan harian setelah delapan bulan pemakaian dan menempuh jarak lebih dari 5.000 kilometer. Hal itu diungkapkan oleh Om Faizz dalam video ulasan di kanal YouTube yang membagikan pengalaman menggunakan motor listrik bergaya adventure tersebut. Meski memberikan banyak kesan positif, ia menilai Indomobil Tyranno lebih cocok sebagai motor komuter dibandingkan kendaraan untuk touring jarak jauh.
Dalam ulasannya, Om Faizz menyampaikan bahwa motor ini telah digunakan dalam berbagai kondisi, termasuk perjalanan touring hingga total perjalanan mencapai sekitar 1.883 kilometer menuju Madiun.
Pengalaman tersebut menjadi dasar penilaiannya terhadap performa, kenyamanan, hingga berbagai modifikasi yang dilakukan untuk meningkatkan pengalaman berkendara.
Berdasarkan penggunaan selama delapan bulan, Om Faizz menilai Indomobil Tyranno menawarkan desain menarik, biaya perawatan yang minim, serta fitur yang semakin modern. Namun, masih ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna yang berencana melakukan perjalanan jauh atau meningkatkan performa motor secara ekstrem.
Desain Adventure Tetap Menjadi Daya Tarik
Salah satu alasan Om Faizz memilih mempertahankan Indomobil Tyranno adalah desainnya yang dinilai berbeda dibandingkan motor listrik lain.
Menurutnya, tampilan motor terlihat gagah dan mampu menarik perhatian.
Konsep adventure yang diusung Tyranno menjadi salah satu nilai jual utama. Meski demikian, ia menilai tampilan tersebut tidak selalu sejalan dengan karakter motor ketika digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Dalam pengalaman pemakaiannya, desain adventure lebih memberikan nilai estetika dibandingkan kemampuan touring sesungguhnya.
Berbagai Modifikasi Dilakukan Demi Kenyamanan
Selama delapan bulan pemakaian, Om Faizz melakukan sejumlah modifikasi untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Bagian pertama yang diubah adalah jok.
Jok ditinggikan sekitar empat sentimeter menggunakan busa medium density agar posisi duduk terasa lebih nyaman.
Perubahan berikutnya dilakukan pada sektor kemudi.
Ia mengganti stang bawaan dengan model racer pivot sesuai preferensi berkendara.
Sektor suspensi juga mendapatkan perhatian khusus.
Suspensi belakang diganti menggunakan KTC Razor Pro milik PCX 160.
Sementara itu, suspensi depan menggunakan KYBZO yang biasa dipakai pada Yamaha NMAX.
Pergantian dilakukan karena menurutnya suspensi standar masih terasa kurang halus ketika melewati berbagai kondisi jalan.
Velg dan ban juga ikut diganti.
Om Faizz menggunakan velg berukuran 14 inci milik Yamaha Aerox yang dipadukan dengan ban FDR Hover.
Perubahan tersebut membuat postur motor menjadi lebih tinggi sekaligus meningkatkan kestabilan saat digunakan berkendara.
Baca Juga: Intip One Day Trip Seru Berburu Foto di Tumpak Sewu Malang, Lengkap Tarif Tiket Masuk Terbaru
Lebih Cocok Menjadi Motor Harian
Meski telah melakukan sejumlah modifikasi, Om Faizz tetap berkesimpulan bahwa karakter utama Indomobil Tyranno adalah sebagai motor komuter.
Motor dinilai sangat nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Penggunaan dalam kota menjadi skenario yang paling sesuai dengan karakter kendaraan.
Menurutnya, kebutuhan perjalanan sehari-hari dapat dipenuhi dengan baik tanpa memerlukan biaya perawatan yang besar.
Sebaliknya, ketika dipakai touring jarak jauh, beberapa keterbatasan mulai terasa.
Touring Jauh Bukan Karakter Utamanya
Pengalaman touring menuju Madiun menjadi salah satu momen yang memberikan banyak pelajaran mengenai karakter Tyranno.
Dalam video disebutkan bahwa total perjalanan touring mencapai sekitar 1.883 kilometer.
Setelah perjalanan tersebut, Om Faizz menyimpulkan bahwa motor listrik ini bukan pilihan ideal untuk touring jarak jauh.
Ia bahkan menyarankan pengguna yang memiliki tujuan touring atau ingin melakukan modifikasi performa tinggi agar mempertimbangkan motor listrik lain yang lebih sesuai.
Penilaian tersebut muncul berdasarkan pengalaman penggunaan secara langsung selama perjalanan berlangsung.
Head Unit Kini Lebih Modern
Di sisi fitur, Om Faizz menyoroti pembaruan pada head unit.
Perangkat tersebut kini telah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
Kehadiran fitur tersebut memberikan pengalaman penggunaan yang lebih modern dibandingkan sebelumnya.
Integrasi smartphone dinilai menjadi salah satu peningkatan yang cukup bermanfaat dalam penggunaan sehari-hari.
Perawatan Sangat Minim
Keunggulan lain yang paling dirasakan selama delapan bulan penggunaan adalah biaya perawatan.
Sebagai motor listrik, Tyranno tidak memerlukan penggantian oli mesin maupun filter oli.
Hal tersebut membuat biaya servis rutin menjadi lebih sederhana dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi operasional, kondisi tersebut menjadi salah satu keuntungan utama.
Tetap Aman Saat Melewati Banjir
Dalam pengalaman penggunaan sehari-hari, Om Faizz juga menilai motor masih aman digunakan ketika melewati genangan air atau banjir.
Catatan tersebut menjadi salah satu pengalaman positif yang dibagikan selama masa kepemilikannya.
Meski demikian, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kedalaman genangan maupun kondisi pengujian tersebut.
Baca Juga: Menguji Adrenalin di Coban Sewu Jalur Malang, Sensasi Menuruni Tangga Besi Vertikal 90 Derajat
Main Frame Jadi Salah Satu Catatan
Selain berbagai kelebihan, Om Faizz juga mengungkapkan beberapa kekurangan yang masih dirasakan.
Salah satunya berkaitan dengan konstruksi main frame.
Menurutnya, rangka utama terasa kurang kokoh apabila motor dipaksa melaju pada kecepatan tinggi setelah dilakukan peningkatan performa melalui modifikasi baterai atau controller.
Dalam kondisi tersebut mulai muncul getaran yang cukup terasa.
Karena itu, ia tidak menyarankan melakukan modifikasi ekstrem apabila tujuan utamanya adalah meningkatkan performa secara signifikan.
Kabel Pengisian Daya Perlu Diperhatikan
Catatan lain diberikan pada kabel pengisian daya bawaan.
Om Faizz menyebut ukuran kabel di bagian port belakang relatif kecil.
Karena itu, ia menyarankan penggunaan arus pengisian maksimal sekitar 15 hingga 18 ampere.
Menurutnya, penggunaan arus yang terlalu tinggi berpotensi membuat kabel menjadi panas.
Catatan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap penggunaan motor dalam jangka panjang.
Pengalaman Delapan Bulan Menjadi Gambaran Nyata
Berbeda dengan impresi singkat saat peluncuran produk, pengalaman delapan bulan memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai karakter Indomobil Tyranno.
Motor ini tetap mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian dengan baik.
Desain adventure yang menarik, minimnya biaya perawatan, kemampuan melewati genangan air, serta pembaruan fitur Android Auto dan Apple CarPlay menjadi beberapa poin yang paling diapresiasi.
Namun di sisi lain, Om Faizz menilai karakter motor kurang mendukung penggunaan touring jarak jauh, terutama bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi melalui berbagai modifikasi.
Kesimpulan
Berdasarkan pengalaman penggunaan selama delapan bulan dan jarak tempuh lebih dari 5.000 kilometer, Om Faizz menyimpulkan bahwa Indomobil Tyranno masih layak digunakan sebagai motor listrik harian.
Motor ini menawarkan desain yang menarik, biaya operasional yang sederhana, serta pengalaman berkendara yang sesuai untuk aktivitas komuter.
Meski demikian, pengguna yang memiliki kebutuhan touring atau berencana melakukan peningkatan performa secara ekstrem disarankan mempertimbangkan karakter motor terlebih dahulu. Menurut pengalaman yang dibagikan dalam video, Tyranno lebih optimal ketika digunakan sesuai fungsi utamanya sebagai kendaraan harian dibandingkan motor petualang untuk perjalanan jarak jauh.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : Yt Om Faizz