JAKARTA - BYD Sealion 7 menjadi sorotan setelah kanal YouTube Raden Rauf membagikan pengalaman menggunakan SUV listrik tersebut selama satu tahun. Dalam periode itu, mobil telah menempuh jarak 27.316 kilometer dengan biaya listrik sebesar Rp8.733.249. Pengalaman tersebut juga mengungkap biaya perawatan, kendala yang muncul, hingga efisiensi penggunaan dibandingkan mobil berbahan bakar bensin.
Raden Rauf menggunakan BYD Sealion 7 sebagai kendaraan harian dengan mobilitas tinggi. Selain dipakai untuk aktivitas sehari-hari, mobil listrik tersebut juga digunakan untuk perjalanan jarak jauh, termasuk mudik ke Kudus.
Selama satu tahun penggunaan, ia menilai BYD Sealion 7 menawarkan efisiensi biaya operasional yang signifikan. Meski demikian, terdapat beberapa kendala teknis yang harus ditangani melalui layanan purnajual dan garansi.
Raden Rauf menjelaskan mobil tersebut digunakan untuk aktivitas harian dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer pulang pergi.
Dengan pola penggunaan tersebut, biaya listrik yang dikeluarkan hanya sekitar Rp18.355 per hari.
Angka tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa ia menilai mobil listrik mampu menekan pengeluaran operasional dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.
Selama satu tahun pemakaian, total biaya listrik yang tercatat mencapai Rp8.733.249.
Menurut perhitungannya, apabila jarak tempuh yang sama menggunakan mobil berbahan bakar Pertamax Turbo, biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih besar.
Dari perbandingan tersebut, estimasi penghematan mencapai sekitar Rp36,5 juta dalam satu tahun.
Servis Rutin Dua Kali Tanpa Biaya
Selain biaya energi yang lebih rendah, pengalaman servis juga menjadi perhatian dalam ulasan tersebut.
Selama satu tahun penggunaan, BYD Sealion 7 telah menjalani dua kali servis berkala.
Servis pertama dilakukan saat odometer mencapai 5.000 kilometer.
Sementara servis kedua dilakukan ketika mobil menempuh jarak 20.000 kilometer.
Kedua servis tersebut tidak dikenakan biaya karena masih termasuk dalam layanan yang diberikan.
Hal tersebut membuat biaya kepemilikan selama tahun pertama tetap relatif rendah.
Kamera 360 Sempat Bermasalah
Meski memberikan pengalaman berkendara yang positif, Raden Rauf mengaku sempat mengalami beberapa kendala teknis.
Salah satunya adalah kamera 360 derajat di sisi kiri yang mengalami malfungsi.
Permasalahan tersebut kemudian ditangani melalui bengkel resmi.
Komponen kamera akhirnya diganti tanpa biaya karena masih berada dalam masa garansi.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa proses klaim garansi berjalan untuk komponen yang mengalami gangguan.
Sensor Air Wiper Masih Dalam Proses Garansi
Selain kamera, kendala lain muncul pada sensor air wiper.
Menurut Raden Rauf, komponen tersebut mengalami kerusakan.
Saat video dibuat, proses klaim garansi masih berlangsung sehingga penggantian belum selesai dilakukan.
Ia menyampaikan kondisi tersebut sebagai bagian dari pengalaman penggunaan mobil selama satu tahun.
Pengeluaran Tak Terduga Tetap Ada
Walaupun biaya operasional harian tergolong rendah, pengguna tetap perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan di luar servis berkala.
Pengeluaran terbesar yang dialami Raden Rauf berasal dari penggantian satu ban.
Ban tersebut mengalami sobek pada bagian samping sehingga harus diganti.
Biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp5 juta.
Selain ban, ia juga mengganti wiper dengan biaya sekitar Rp400 ribuan.
Kedua pengeluaran tersebut menjadi biaya tambahan di luar penggunaan listrik maupun servis berkala.
Nyaman untuk Harian dan Perjalanan Jauh
Selama satu tahun pemakaian, BYD Sealion 7 tidak hanya digunakan di dalam kota.
Mobil tersebut juga dipakai untuk perjalanan jarak jauh, termasuk saat mudik menuju Kudus.
Menurut Raden Rauf, kendaraan tetap memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Ia juga menilai jarak tempuh baterai cukup panjang sehingga mendukung mobilitas harian maupun perjalanan antarkota.
Pengalaman tersebut membuatnya merasa kendaraan listrik ini mampu memenuhi berbagai kebutuhan penggunaan.
Kondisi Baterai Masih Normal
Salah satu kekhawatiran pengguna mobil listrik adalah kondisi baterai setelah digunakan dalam waktu lama.
Untuk memastikan kondisinya, baterai BYD Sealion 7 telah diperiksa di bengkel resmi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan baterai masih berada dalam kondisi normal.
Namun, tidak ada informasi berupa persentase Battery Health yang ditampilkan atau dijelaskan secara spesifik.
Meski demikian, hasil pengecekan tersebut memberikan keyakinan bahwa baterai masih bekerja sebagaimana mestinya setelah digunakan selama satu tahun.
Wall Charging Dinilai Sangat Penting
Dalam pengalamannya, Raden Rauf juga menyoroti pentingnya memiliki wall charging di rumah.
Menurutnya, keberadaan perangkat tersebut membuat penggunaan mobil listrik menjadi jauh lebih praktis.
Proses pengisian daya dapat dilakukan saat kendaraan tidak digunakan sehingga lebih nyaman untuk aktivitas harian.
Ia menilai fasilitas pengisian di rumah menjadi salah satu faktor penting bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Baca Juga: Intip One Day Trip Seru Berburu Foto di Tumpak Sewu Malang, Lengkap Tarif Tiket Masuk Terbaru
Efisiensi Menjadi Nilai Utama
Sepanjang satu tahun penggunaan, efisiensi menjadi aspek yang paling sering disoroti.
Biaya listrik yang lebih rendah dibandingkan penggunaan bahan bakar konvensional dinilai menjadi keuntungan utama.
Di sisi lain, servis berkala gratis selama tahun pertama turut membantu menekan total biaya kepemilikan.
Walaupun terdapat beberapa kendala teknis, seluruh masalah yang berkaitan dengan garansi ditangani melalui jaringan bengkel resmi.
Pengalaman Satu Tahun Menjadi Gambaran Kepemilikan
Raden Rauf menjadikan pengalaman selama satu tahun sebagai gambaran nyata mengenai kepemilikan BYD Sealion 7.
Ia tidak hanya membahas kelebihan kendaraan, tetapi juga menjelaskan biaya tak terduga yang muncul selama penggunaan.
Dengan demikian, calon pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai pengeluaran operasional maupun kebutuhan perawatan kendaraan listrik tersebut.
Kesimpulan Penggunaan BYD Sealion 7
Di akhir ulasan, Raden Rauf menyimpulkan bahwa BYD Sealion 7 layak dipertimbangkan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Menurutnya, kendaraan ini cocok bagi mereka yang menginginkan efisiensi biaya operasional dan berencana menggunakan mobil dalam jangka panjang.
Penghematan biaya listrik, servis rutin tanpa biaya selama periode yang dijelaskan, serta kenyamanan berkendara menjadi alasan utama di balik penilaian tersebut.
Meski sempat mengalami kendala pada kamera 360 dan sensor air wiper, kedua masalah tersebut ditangani melalui mekanisme garansi. Sementara itu, pengeluaran tambahan yang muncul berasal dari penggantian ban akibat sobek di bagian samping dan penggantian wiper.
Dengan total jarak tempuh mencapai 27.316 kilometer dalam satu tahun, pengalaman penggunaan ini memberikan gambaran mengenai biaya, perawatan, dan efisiensi BYD Sealion 7 sebagai kendaraan listrik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : Yt Raden Rauf