RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Madu, tempe, rempah-rempah, hingga air kelapa muda disebut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama kesehatan pencernaan dan keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Hal tersebut disampaikan dalam sebuah tayangan edukasi kesehatan yang membahas pentingnya konsumsi makanan alami yang kaya probiotik dan prebiotik sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa probiotik merupakan bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh. Sementara itu, prebiotik merupakan makanan bagi bakteri baik tersebut agar dapat berkembang dan bekerja secara optimal di dalam sistem pencernaan.
Pentingnya Probiotik dan Prebiotik
Bakteri baik di dalam usus disebut berperan dalam menjaga keseimbangan pencernaan. Ketika jumlahnya cukup, kondisi usus dinilai akan lebih sehat.
Tempe menjadi salah satu contoh makanan yang mengandung probiotik. Namun, disebutkan bahwa proses pemanasan berlebihan, seperti penggorengan, berpotensi mengurangi jumlah bakteri baik yang terkandung di dalamnya.
Selain tempe, berbagai bahan alami seperti madu, kurma, rempah-rempah, dan rimpang juga dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin.
Menurut pemaparan tersebut, kombinasi antara probiotik dan prebiotik dapat membantu mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Empat Jenis Makanan yang Dianjurkan
Terdapat empat jenis makanan yang disebut penting untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari.
Pertama adalah madu. Madu dianjurkan berasal dari sumber yang jelas dan diketahui kualitasnya.
Kedua, kurma. Konsumsi kurma dinilai lebih baik dibandingkan kebiasaan mengonsumsi gorengan secara berlebihan.
Ketiga adalah rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, ketumbar, hingga kapulaga. Bahan-bahan tersebut disebut mengandung berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh.
Keempat adalah kelompok rimpang seperti jahe, lengkuas, dan temulawak.
Berbagai bahan tersebut dapat dikonsumsi sebagai campuran minuman maupun makanan sehari-hari.
Tempe dan Makanan Fermentasi Disebut Sangat Bermanfaat
Tempe juga kembali disorot sebagai salah satu makanan fermentasi yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan.
Bahkan disebutkan bahwa bahan dasar pembuatan tempe tidak terbatas pada kedelai saja. Berbagai jenis biji-bijian seperti biji rambutan, biji semangka, hingga biji durian disebut berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan fermentasi.
Selain tempe, kimchi dari Korea Selatan juga dijadikan contoh makanan fermentasi yang dikenal luas sebagai makanan sehat.
Kimchi disebut hampir selalu hadir dalam berbagai sajian masyarakat Korea karena dianggap penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Modifikasi Pola Konsumsi Nasi
Dalam tayangan tersebut juga dibahas mengenai kebiasaan mengonsumsi nasi putih.
Nasi putih disebut memiliki kandungan gula yang cukup tinggi sehingga disarankan untuk dimodifikasi agar lebih kaya serat dan mineral.
Salah satu caranya adalah dengan menambahkan bahan seperti cabai rawit, bawang putih, serai, lada hitam, dan sedikit garam sehat.
Penggunaan minyak kelapa atau minyak zaitun juga dianjurkan sebagai alternatif.
Selain itu, sambal berbahan kurma dan tempe juga disebut dapat menjadi pilihan menu yang mengandung serat, protein, serta probiotik.
Kekhawatiran terhadap Tingginya Konsumsi Gula
Dalam pemaparannya, muncul pula kekhawatiran terhadap semakin menjamurnya minuman dengan kandungan gula tinggi.
Fenomena tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan di masa mendatang, termasuk diabetes pada usia yang lebih muda.
Karena itu, masyarakat diimbau mulai mengurangi konsumsi gula pasir dan menggantinya dengan pilihan pemanis lain seperti madu, gula aren, atau gula kelapa.
Pola makan yang lebih alami dan kaya bahan tradisional dinilai dapat menjadi langkah pencegahan berbagai penyakit.
Air Kelapa Muda Disebut Kaya Asam Amino
Di akhir pembahasan, air kelapa muda juga disebut sebagai salah satu sumber nutrisi penting.
Baca Juga: Dokter Peringatkan Bahaya Gaya Hidup Mager, Ini Tips Pola Hidup Sehat yang Benar
Air kelapa muda dinilai mengandung berbagai komponen asam amino yang dibutuhkan tubuh.
Selain itu, buah kelapa disebut memiliki perlindungan alami melalui serat, cangkang, dan kulitnya, sehingga kandungan nutrisinya dianggap sangat berlimpah.
Berbagai bahan pangan lokal tersebut dinilai dapat menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat jika dikonsumsi secara rutin.
Pola makan sederhana yang berfokus pada bahan alami disebut mampu membantu mempersiapkan generasi yang lebih sehat di masa depan.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : dr. Zaidul Akbar Official, You Tube, Diolah dari berbagai sumber