Renovasi Rumah 100 M2 Jadi Hunian Minimalis Satu Lantai, Dapur dan Storage Jadi Kunci Rumah Terasa Luas

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:10 WIB
Renovasi rumah 100 m2 ini mengubah rumah lama menjadi hunian satu lantai bergaya white and wood dengan storage melimpah dan biaya renovasi lebih dari Rp100 juta.
Renovasi rumah 100 m2 ini mengubah rumah lama menjadi hunian satu lantai bergaya white and wood dengan storage melimpah dan biaya renovasi lebih dari Rp100 juta.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Renovasi rumah 100 m2 membuktikan bahwa hunian satu lantai tetap bisa terasa lega dan nyaman meski memiliki luas bangunan hanya sekitar 70 meter persegi. Melalui penataan ruang yang matang, rumah milik Lia berhasil bertransformasi menjadi hunian modern dengan konsep white and wood serta sistem penyimpanan yang tersebar hampir di setiap sudut ruangan.

 

Rumah tersebut berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 100 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 70 meter persegi. Meski hanya memiliki satu lantai, pemilik merasa rumah itu sudah cukup memenuhi kebutuhan keluarga sehingga belum berencana menambah lantai.

 

Transformasi rumah tidak hanya mengubah tampilan, tetapi juga mengoptimalkan fungsi setiap ruang agar lebih efisien dan nyaman digunakan sehari-hari.

 

Renovasi Difokuskan pada Penataan Ruang

 

Lia mengungkapkan rumah yang ditempatinya merupakan rumah lama yang dibeli dari keluarganya. Setelah proses pembelian, rumah direnovasi pada 2023 dengan sejumlah penyesuaian mengikuti kebutuhan penghuni.

 

Menurutnya, kondisi bangunan masih cukup baik sehingga renovasi lebih banyak difokuskan pada perubahan layout, penambahan penyimpanan, serta pembaruan tampilan interior.

 

Salah satu perubahan terbesar adalah mengubah satu kamar tidur menjadi laundry room. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan ruang servis yang lebih memadai dibanding mempertahankan tiga kamar tidur.

 

Selain itu, posisi dapur dipindahkan agar aktivitas memasak menjadi lebih nyaman sekaligus mempermudah sirkulasi penghuni di dalam rumah.

 

Fasad Dibuat Tertutup Demi Menjaga Privasi

 

Bagian depan rumah menjadi salah satu elemen yang paling menarik perhatian.

 

Alih-alih menggunakan desain terbuka, fasad justru dibuat lebih tertutup untuk menjaga privasi penghuni, terutama saat beraktivitas di ter sirkulasi udara tetap diperhatikan melalui penggunaan roster sehingga angin dan cahayaas.

 

Meski demikian, sirkulasi udara tetap diperhatikan melalui penggunaan roster sehingga angin dan cahaya alami masih dapat masuk ke dalam rumah.

 

Bentuk kanopi dibuat melengkung mengikuti kontur lahan yang memang memiliki sisi membulat. Material seperti batu andesit, besi, PVC bermotif kayu, hingga WPC dipadukan untuk memperkuat tampilan modern pada fasad.

 

Pemilik juga memilih menanam kaktus di halaman depan. Selain mudah dirawat, tanaman berduri tersebut dipilih agar area depan tidak dijadikan tempat berkeliaran kucing.

 

Interior Mengusung Konsep White and Wood

 

Memasuki area dalam rumah, nuansa putih berpadu aksen kayu langsung mendominasi hampir seluruh ruangan.

 

Konsep white and wood diterapkan secara konsisten mulai dari ruang keluarga, ruang makan, hingga dapur sehingga menghadirkan kesan bersih dan hangat.

 

Rumah menggunakan konsep open space tanpa banyak sekat permanen. Ruang tamu, ruang makan, dan dapur berada dalam satu area sehingga membuat rumah terasa lebih luas dibanding ukuran sebenarnya.

 

Lia mengaku sengaja memilih warna kayu yang lembut agar tampilan rumah tetap nyaman dipandang dan tidak terlihat terlalu kontras.

 

Storage Jadi Solusi Rumah Tetap Rapi

 

Salah satu keunggulan rumah ini adalah banyaknya ruang penyimpanan.

 

Kitchen set dibuat hingga menyentuh plafon agar mampu menampung berbagai perlengkapan dapur. Bagian bawah kitchen island juga dimanfaatkan sebagai kabinet tambahan.

 

Storage juga hadir di area kulkas, dispenser, coffee corner, ruang laundry, hingga carport.

 

Menurut Lia, keberadaan banyak storage menjadi kebutuhan penting karena keluarganya memiliki tiga anak sehingga barang yang harus disimpan cukup banyak.

 

Area carport bahkan dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan rak sepatu, galon, tangga, perlengkapan kebersihan, hingga alat pemadam.

 

Sementara ruang laundry dilengkapi pegboard untuk menggantung berbagai alat kebersihan agar lebih rapi dan mudah diambil saat diperlukan.

 

Furnitur Disesuaikan dengan Aktivitas Keluarga

 

Selain memperbanyak penyimpanan, sejumlah furnitur dibuat multifungsi.

 

Meja pada area teras misalnya, tidak hanya digunakan sebagai tempat bersantai tetapi juga menjadi storage untuk menyimpan perlengkapan olahraga.

 

Di kamar utama, Lia memilih menggunakan furnitur berbahan kayu jati untuk tempat tidur, lemari, dan sofa karena dinilai lebih awet dalam jangka panjang.

 

Sementara kamar anak tetap mengutamakan pencahayaan alami dan sirkulasi udara setelah area luar yang sebelumnya tertutup dibuka kembali.

 

Untuk kamar mandi, area shower dan toilet tidak dipisahkan. Keputusan tersebut disesuaikan dengan kondisi keluarga yang masih memiliki anak kecil sehingga penggunaan kamar mandi menjadi lebih praktis.

 

Renovasi Menghabiskan Biaya Lebih dari Rp100 Juta

 

Lia menyebut renovasi rumah menghabiskan biaya lebih dari Rp100 juta.

 

Anggaran tersebut sudah mencakup pengecatan rumah, pembongkaran salah satu kamar, serta pembuatan kitchen set yang menjadi salah satu prioritas utama selama proses renovasi.

Baca Juga: Renovasi Rumah 100 M2 Disulap Jadi Hunian Minimalis Modern, Rahasianya Ada di Storage dan Tata Ruang

Sementara berbagai elemen interior lainnya diperoleh secara bertahap. Setelah aktif membagikan konten rumah di media sosial, Lia mengaku menerima berbagai kerja sama sehingga sejumlah panel, sanitari, hingga perlengkapan rumah diperoleh melalui endorsement.

 

Untuk lantai rumah, ia memilih menggunakan granit dibanding SPC. Alasannya, granit dinilai lebih kuat menahan beban berat saat proses pengisian furnitur sekaligus memiliki daya tahan yang lebih baik untuk penggunaan jangka panjang.

 

Bagi Lia, rumah tidak harus langsung selesai dalam satu waktu. Menurutnya, hunian dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan keluarga selama penataan ruang tetap mengutamakan fungsi, kenyamanan, dan kemudahan dalam beraktivitas.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : WicakMifta, You Tube, DIOLAH
Renovasi Rumah 100 m2 Rumah Minimalis Satu Lantai Inspirasi Renovasi Rumah Rumah Banyak Storage Desain Rumah White and Wood