TULUNGAGUNG – Harga emas hari ini 7 Agustus 2026 dibuka melemah pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Penurunan terjadi pada harga emas Antam dan Galeri 24, sementara emas UBS bertahan di level sebelumnya. Di sisi lain, harga buyback hampir seluruh produk emas batangan juga mengalami koreksi.
Pergerakan harga emas hari ini 7 Agustus 2026 tidak lepas dari tekanan di pasar global. Harga emas dunia terkoreksi setelah muncul kekhawatiran kenaikan inflasi akibat melonjaknya harga minyak mentah yang dipicu memanasnya situasi di Selat Hormuz.
Koreksi harga emas hari ini 7 Agustus 2026 menjadi perhatian investor karena terjadi setelah emas sempat mencatat tren positif dalam beberapa hari terakhir. Sentimen eksternal diperkirakan masih akan memengaruhi arah pergerakan logam mulia dalam waktu dekat.
Harga Emas Antam Berbalik Turun
Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram pada Jumat turun sebesar Rp29.000.
Baca Juga: Marmer Tulungagung Mendunia, Galeri Batu Alam hingga Batik Lokal Jadi Magnet Wisata Belanja
Dengan penurunan tersebut, harga emas Antam kini berada di level Rp2.650.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback Antam juga ikut terkoreksi sebesar Rp29.000 menjadi Rp2.461.000 per gram.
Penurunan ini menandai berakhirnya tren kenaikan harga emas Antam yang sebelumnya sempat terjadi dalam beberapa sesi perdagangan.
Galeri 24 Ikuti Pelemahan
Tren negatif juga terjadi pada emas batangan Galeri 24.
Harga jual emas Galeri 24 ukuran 1 gram turun Rp27.000 sehingga dipasarkan di angka Rp2.631.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback turun Rp25.000 menjadi sekitar Rp2.446.000 per gram.
Koreksi harga ini mencerminkan pelemahan pasar emas yang dipengaruhi dinamika ekonomi global.
Emas UBS Bertahan
Di tengah pelemahan Antam dan Galeri 24, emas UBS menunjukkan pergerakan yang lebih stabil.
Harga jual emas UBS ukuran 1 gram tetap berada di level Rp2.660.000 per gram tanpa perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Meski demikian, harga buyback UBS tidak luput dari penurunan.
Nilainya terkoreksi Rp27.000 sehingga kini berada di posisi Rp2.377.000 per gram.
Harga Emas Dunia Tertekan
Tekanan terhadap harga emas dipicu meningkatnya harga minyak dunia.
Laporan mengenai rencana Iran yang mengkaji pembatasan akses kapal-kapal tertentu di Selat Hormuz memunculkan kekhawatiran terganggunya pasokan energi global.
Situasi tersebut mendorong potensi kenaikan inflasi yang dapat memengaruhi kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve).
Pasar memperkirakan peluang suku bunga tetap tinggi menjadi lebih besar. Kondisi itu membuat minat investor terhadap emas sedikit berkurang sehingga harga logam mulia ikut terkoreksi.
Harga Emas Lokal Masih Stabil
Sementara itu, emas batangan lokal 24 karat atau emas lantakan cukim tidak mengalami perubahan harga.
Pada perdagangan Jumat, harga jual emas lokal 24 karat masih berada di kisaran Rp2.330.000 per gram.
Adapun harga emas perhiasan di berbagai toko diperkirakan tetap bervariasi karena dipengaruhi kadar emas, desain, biaya pembuatan, dan kebijakan masing-masing penjual.
Meski mengalami koreksi, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat. Fluktuasi harga dinilai sebagai bagian dari dinamika pasar, sehingga investor jangka panjang umumnya tetap menjadikan emas sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor : Maylanni Diana Fitri