JAKARTA - Rumah 1 lantai di atas lahan 100 meter persegi ternyata bisa dibuat nyaman sekaligus fungsional. Rumah milik Lia tersebut memiliki luas bangunan sekitar 70 meter persegi dan mengandalkan desain simpel dengan banyak ruang penyimpanan di berbagai sudut.
Lia memilih membangun rumah hanya satu lantai karena kebutuhan ruangnya belum terlalu mendesak. Rumah tersebut juga bukan bangunan baru dari nol, melainkan hasil renovasi rumah lama yang dibeli dari saudara.
Dari bagian depan, rumah terlihat memiliki bentuk yang cukup berbeda. Kanopi dibuat melengkung mengikuti bentuk ujung bangunan yang memang sudah melengkung sejak awal. Lia menyebut tidak memiliki tema desain khusus dan lebih menyukai tampilan yang sederhana.
Baca Juga: HDCI Tulungagung Segera Terbentuk, Muscab Diusulkan Digelar 30 Agustus 2026
Bagian depan rumah juga dibuat agak tertutup. Hal itu berkaitan dengan kebutuhan privasi Lia yang berhijab. Meski begitu, ia tetap ingin sirkulasi udara berjalan dengan baik. Karena itu, roster digunakan pada sejumlah bagian eksterior.
Warna abu-abu, batu alam, serta material bernuansa kayu turut digunakan untuk menciptakan tampilan yang serasi. Pada bagian pagar, misalnya, terdapat kombinasi material yang dibuat mengikuti bentuk lengkung bangunan.
Salah satu elemen yang cukup mencuri perhatian adalah penggunaan kaktus di area depan. Lia memilih tanaman tersebut karena perawatannya relatif mudah. Selain itu, tanaman berduri tersebut juga digunakan untuk membantu mencegah kucing buang air di area tersebut.
Baca Juga: Tiga Hektare Hutan Perhutani di Tiudan Terbakar, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Memaksimalkan Ruang dengan Storage
Karena rumah tidak memiliki gudang, hampir setiap sudut dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan. Mulai dari area carport, bawah meja, bagian atas kitchen set, hingga sejumlah kabinet dibuat agar barang-barang tetap tersimpan dan tidak memenuhi ruangan.
Area carport juga dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan berbagai perlengkapan rumah. Ada tempat untuk galon, rak sepatu, tangga, perlengkapan bersih-bersih hingga sejumlah barang lainnya.
Konsep penyimpanan tersebut semakin terlihat ketika memasuki bagian dalam. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur dibuat dengan konsep open space sehingga area-area tersebut langsung terlihat dari pintu masuk.
Baca Juga: Feda Ega Pratama di Aragon Jadi Sorotan, Disebut Dapat Respek dari Putri Spanyol
Lia mempertahankan konsep white and wood di bagian interior. Warna putih dipadukan dengan material bernuansa kayu yang lembut sehingga tampilan ruangan terasa konsisten.
Dapur menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian besar. Ukurannya sekitar 2,8 x 2,6 meter dan hampir seluruh bagian atas hingga bawah dimanfaatkan sebagai storage. Bahkan bagian bawah meja pun digunakan untuk menyimpan barang.
Salah satu kamar yang sebelumnya merupakan kamar tidur juga diubah menjadi laundry room. Perubahan tersebut dilakukan karena keluarga membutuhkan area untuk mencuci sekaligus menginginkan bukaan yang membuat ruangan lebih terang dan memiliki sirkulasi udara.
Baca Juga: Terjerat Kasus Lain di Kediri, Pelaku Akui Curi Motor di Kedungwaru
Area laundry dilengkapi bukaan yang dapat dibuka dan ditutup sesuai kondisi cuaca. Saat hujan, bukaan bisa ditutup, sedangkan ketika cuaca cerah dapat dibuka agar udara dan cahaya masuk.
Renovasi Habiskan Biaya Rp100 Juta Lebih
Rumah tersebut direnovasi sekitar 2023. Menurut Lia, biaya renovasi mencapai lebih dari Rp100 juta. Anggaran itu sudah termasuk pengecatan dan kitchen set.
Renovasi terbesar dilakukan pada bagian kamar yang kemudian dibongkar dan dialihfungsikan menjadi laundry room. Sementara itu, sejumlah interior dan perabot rumah didapatkan melalui endorsement setelah Lia membuat konten mengenai rumah barunya.
Baca Juga: 4.534 Kasus HIV di Tulungagung, KPAD Gencar Lawan Stigma dan Ajak Warga Tak Takuti ODHA
Karena banyak bagian interior berasal dari endorsement, Lia mengaku kesulitan menentukan total biaya yang dikeluarkan untuk mengisi rumah.
Untuk furnitur tertentu, Lia memilih material kayu jati karena menginginkan perabot yang awet dan tidak lekang oleh waktu. Sementara untuk lantai, ia menggunakan granit, bukan vinyl maupun SPC.
Keputusan tersebut diambil karena Lia mempertimbangkan banyaknya barang berat yang akan masuk ke rumah ketika proses pindahan. Ia juga menilai granit lebih sesuai dengan kebutuhan rumah yang diharapkan mudah dirawat dan memiliki daya tahan lama.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Aragon 2026 Lengkap, Feda Ega Pratama Tempati Posisi Keenam Klasemen
Dengan luas tanah 100 meter persegi dan bangunan sekitar 70 meter persegi, rumah tersebut menunjukkan bagaimana ruang terbatas dapat dimanfaatkan secara maksimal. Penataan storage, bukaan untuk sirkulasi, serta konsistensi material membuat rumah 1 lantai tersebut tetap fungsional tanpa menghilangkan kenyamanan penghuninya.
Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah