JAKARTA - Bona House of Yards menghadirkan konsep rumah yang tampak tertutup dari bagian depan, tetapi justru memiliki sejumlah taman dan ruang terbuka di dalamnya. Rumah yang dirancang Kopola Partners ini dibuat untuk memberikan privasi sekaligus menciptakan ruang keluarga yang nyaman, termasuk area bermain anak tanpa harus keluar rumah.
Arsitek dari Kopola Partners, Grama dan Hafiz, menjelaskan rumah tersebut memiliki luas lahan 152 meter persegi dengan ukuran 8 x 19 meter. Sementara luas bangunannya mencapai 197 meter persegi dan terdiri dari dua lantai.
Dari tampilan depan, Bona House of Yards memang terlihat minim bukaan. Konsep tersebut dibuat berdasarkan keinginan pemilik rumah yang menginginkan hunian nyaman untuk anak-anak tumbuh, tetapi tetap tidak terlalu terbuka dari luar.
Baca Juga: HDCI Tulungagung Segera Terbentuk, Muscab Diusulkan Digelar 30 Agustus 2026
Pada lantai dua, sisi yang menghadap jalan didominasi kamar tidur dan kamar mandi. Sementara bagian lainnya menggunakan dinding yang lebih masif. Ada pula balkon indoor dengan atap kaca yang memungkinkan penghuni melihat langit dan bintang pada malam hari.
Konsep balkon indoor tersebut sekaligus menjadi area bermain anak. Dengan begitu, aktivitas anak tetap bisa dilakukan di dalam rumah tanpa harus keluar. Pemilik juga tidak perlu terlalu sering memikirkan perawatan area outdoor yang terbuka.
Di bagian depan terdapat carport dengan lebar sekitar 5,5 meter yang dapat menampung dua mobil dan satu sepeda motor. Area tersebut menggunakan kanopi yang dilapisi gypsum sehingga tampil lebih rapi. Pagar rumah dibuat tidak terlalu tinggi agar tetap harmonis dengan lingkungan sekitar, meskipun tampilan rumah secara keseluruhan tetap memberikan privasi.
Baca Juga: HP Sejutaan Terbaik 2026: 10 Pilihan dengan Spek Menarik
Masuk ke dalam rumah, suasananya berubah cukup drastis. Jika bagian depan menggunakan nuansa monokrom dengan warna abu-abu dan putih, interiornya justru dibuat lebih hangat dengan penggunaan material kayu. Area foyer memiliki fungsi untuk menyimpan sepatu, kunci, serta menampilkan lukisan dan foto keluarga.
Kopola Partners juga menerapkan permainan ketinggian plafon. Area foyer memiliki plafon sekitar 2,4 meter, kemudian ruang di bagian dalam dibuat lebih tinggi. Perubahan tersebut menciptakan perbedaan pengalaman ruang ketika penghuni bergerak dari bagian depan menuju area utama rumah.
Salah satu bagian yang menjadi pusat perhatian adalah ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan dan pantry. Meski lebar area tersebut hanya sekitar 3,6 meter, panjangnya mencapai 11 meter sehingga terasa lebih luas. Bukaan menuju taman juga dibuat lebar hingga sekitar 7 meter.
Baca Juga: Terjerat Kasus Lain di Kediri, Pelaku Akui Curi Motor di Kedungwaru
Taman di bagian tengah rumah memiliki lebar sekitar 2,5 meter dan panjang sekitar 9 meter. Area ini dirancang sebagai taman sekaligus tempat bermain anak. Salah satu aktivitas yang disebutkan dalam tur adalah sensory play menggunakan batu. Terdapat pula elemen dekorasi berupa Totoro di area taman.
Atap di sekitar taman menggunakan sistem yang dapat dibuka dan ditutup. Ketika hujan deras, bagian tersebut bisa ditutup sehingga anak tetap dapat menggunakan area bermain. Pemilihan tanaman juga disesuaikan agar tidak terlalu banyak terkena paparan sinar matahari secara langsung.
Nama House of Yards sendiri merujuk pada keberadaan beberapa taman kecil di dalam rumah. Selain taman depan, terdapat taman utama yang memanjang hingga bagian belakang. Area belakang juga berfungsi sebagai jalur sirkulasi untuk dapur dan tangga, sementara sebagian area ditambahkan kanopi dan digunakan untuk menempatkan peralatan olahraga.
Baca Juga: Dam Pacar Ambrol, Dampak Pengairan Belum Signifikan karena Mayoritas Sawah Tanam Palawija
Naik ke lantai dua, area rumah lebih banyak digunakan untuk kamar tidur. Tangga menjadi salah satu elemen yang diperhatikan dalam desain karena dilengkapi skylight. Bukaan tersebut membuat area tangga tetap terang. Di sepanjang area sirkulasi, bagian railing juga dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan mainan anak.
Kamar utama memiliki area walk-in closet sebelum memasuki ruang tidur. Pemilik juga meminta balkon indoor yang dapat dibuka dan ditutup. Dari area tersebut, penghuni bisa mendapatkan pemandangan taman sekaligus menikmati sirkulasi udara.
Selain kamar utama, terdapat kamar anak dengan aksen warna yang berbeda. Salah satunya menggunakan warna hijau yang kembali diterapkan pada kamar mandi anak. Rumah ini juga memiliki ruang servis di lantai dua.
Baca Juga: Poco C85 Rp2,2 Jutaan,
Untuk pembangunan, Kopola Partners menangani desain arsitektur dan interior, sedangkan konstruksinya dikerjakan Amin Construction. Dalam penjelasan di akhir tur, estimasi arsitektural yang dibuat untuk pemilik berada di kisaran Rp6 juta per meter persegi pada 2023.
Bagi Kopola Partners, pendekatan desain seperti Bona House of Yards bukan sekadar soal bentuk bangunan. Mereka berupaya menciptakan hubungan yang lebih mengalir antara ruang dalam dan luar, dengan taman, bukaan lebar, cahaya, serta sirkulasi udara menjadi bagian penting dari hunian.
Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah