Rumah 70 m² Ini Punya Banyak Storage, Ruang Laundry hingga Konsep White and Wood

Bachtiar Tatag P • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:10 WIB
Rumah 70 m² milik Lia direnovasi dengan konsep white and wood, storage di banyak sudut, serta ruang yang dirancang fungsional.
Rumah 70 m² milik Lia direnovasi dengan konsep white and wood, storage di banyak sudut, serta ruang yang dirancang fungsional.

 
JAKARTA
- Rumah dengan luas bangunan 70 m² di atas tanah 100 m² ternyata bisa disulap menjadi hunian satu lantai yang nyaman sekaligus fungsional. Rumah milik Lia tersebut mengusung konsep simpel dengan dominasi warna putih dan kayu.

Dalam video house tour, Lia menceritakan berbagai keputusan desain yang diterapkan di rumahnya. Salah satu perhatian utama adalah pemanfaatan ruang penyimpanan. Hampir setiap sudut rumah dibuat memiliki storage agar berbagai barang milik keluarga tetap dapat tersimpan dan tidak memenuhi ruangan.

Rumah tersebut merupakan bangunan lama yang dibeli dari saudara, kemudian direnovasi. Renovasi dilakukan sekitar 2023 dengan perubahan yang cukup selektif karena kondisi rumah sebelumnya sudah sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Baca Juga: Terjerat Kasus Lain di Kediri, Pelaku Akui Curi Motor di Kedungwaru

Lia mengatakan renovasi menghabiskan biaya lebih dari Rp100 juta. Anggaran tersebut sudah mencakup pengecatan dan kitchen set. Sementara berbagai perabot serta elemen interior lainnya sebagian diperoleh melalui endorsement setelah ia mulai membuat konten tentang rumah barunya.

Fasad Lengkung dan Privasi

Bagian depan rumah menjadi salah satu elemen yang paling menonjol. Bentuk tanah yang melengkung di bagian ujung menjadi inspirasi untuk membuat kanopi dengan desain serupa.

Lia memilih tampilan yang sederhana, tetapi tetap memperhatikan privasi. Karena ingin area teras tidak terlihat langsung dari luar, bagian depan dibuat agak tertutup. Roster digunakan agar sirkulasi udara tetap berjalan.

Baca Juga: HUT PPAL ke-40 di Madiun, Silaturahmi Purnawirawan TNI AL: Nguri-uri Budoyo jadi Agenda Utama

Warna abu-abu, batu alam, serta elemen berwarna kayu dipadukan dengan roster berwarna terakota. Untuk bagian tertentu digunakan material PVC dan WPC yang telah diberi coating agar tahan air.

Area depan juga dilengkapi tanaman kaktus. Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Lia mengaku memilih kaktus berduri agar kucing tidak buang kotoran di area tanaman.

Kanopi bagian depan menggunakan alderon. Sementara plafonnya memakai PVC dengan motif bernuansa kayu. Empat titik lampu downlight juga dipasang di area tersebut.

Konsep fungsional diterapkan hingga detail kecil. Misalnya, meja di area teras ternyata tidak hanya digunakan untuk menikmati kopi. Bagian bawahnya dibuat sebagai storage untuk menyimpan barbel milik suami.

Ada pula tempat penyimpanan di area carport. Karena rumah tidak memiliki gudang khusus, bagian tersebut dimanfaatkan untuk menyimpan tangga, perlengkapan bersih-bersih, galon, rak sepatu, hingga perlengkapan lainnya.

Open Space dan Storage di Banyak Sudut

Memasuki bagian dalam, konsep white and wood terasa konsisten. Area living room, dining room, dan kitchen dibuat terbuka sehingga berbagai ruang dapat terlihat sejak pintu masuk.

Baca Juga: Anugerah Guru Prima 2026 PGRI Tulungagung, Kembangkan Metode Pembelajaran, Terbaik Melaju ke Jatim

Layout rumah awalnya memiliki tiga kamar. Karena ketiga anak Lia merupakan laki-laki, dua kamar digunakan untuk anak, sedangkan satu kamar dibongkar dan diubah menjadi laundry room.

Perubahan itu dilakukan agar rumah mendapatkan bukaan, udara, dan cahaya yang lebih baik. Area laundry juga dilengkapi sistem yang dapat dibuka dan ditutup ketika hujan.

Dapur berukuran sekitar 2,8 x 2,6 meter dibuat dengan storage penuh hingga bagian atas. Bahkan area bawah meja juga dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Aragon 2026 Lengkap, Feda Ega Pratama Tempati Posisi Keenam Klasemen

Kitchen set menjadi salah satu bagian yang paling diperhatikan Lia. Ia menginginkan desain yang benar-benar sesuai dengan gayanya, meski harus mengeluarkan anggaran lebih tinggi.

Untuk lantai, Lia memilih granit, bukan vinyl atau SPC. Keputusan itu diambil karena ia mempertimbangkan banyaknya barang berat yang akan masuk ke rumah dan menginginkan material yang dinilai lebih tahan lama serta mudah dirawat.

Ruang utama juga dilengkapi furnitur berbahan jati untuk beberapa bagian. Menurut Lia, material tersebut dipilih karena dianggap timeless dan dapat digunakan dalam waktu lama.

Kamar utama berukuran sekitar 2,7 x 2,5 meter. Sementara kamar anak berukuran sekitar 2,5 x 2,9 meter dan digunakan oleh dua anak laki-laki.

Kamar mandi dibuat dengan dominasi putih dan hitam. Lia mengakui sempat menyesal memilih elemen berwarna hitam karena lebih membutuhkan perhatian dalam hal kebersihan.

Secara keseluruhan, rumah 70 m² tersebut menunjukkan bagaimana ruang terbatas dapat dimanfaatkan dengan mengutamakan storage, bukaan, sirkulasi udara, serta desain yang konsisten. Bagi Lia, rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi juga harus mampu mengakomodasi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Editor : Bachtiar Tatag P
interior rumah Renovasi Rumah Rumah 70 m² White and Wood desain rumah