Rumah 3x6 Ini Dibangun Bertahap, Budget Bangunan di Bawah Rp200 Juta

Nadhifatul Azmi Nur Azizah • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:55 WIB
Rumah 3x6 Tilo House dibangun bertahap dengan konsep mezanin. Biaya pembangunan dari nol hingga siap dihuni disebut di bawah Rp200 juta.
Rumah 3x6 Tilo House dibangun bertahap dengan konsep mezanin. Biaya pembangunan dari nol hingga siap dihuni disebut di bawah Rp200 juta.

JAKARTA - Rumah 3x6 milik Rofiq dan Maya di Tilo House menjadi contoh bagaimana lahan terbatas bisa diolah menjadi hunian yang nyaman dan fungsional. Rumah yang dibangun di bagian belakang lahan tersebut memiliki konsep 1,5 lantai dengan mezanin, taman, kolam ikan, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, hingga kamar tidur.

Rofiq yang bekerja sebagai 3D Generalis bersama istrinya, Maya, memilih membangun rumah secara bertahap. Hunian tersebut awalnya merupakan rumah lama yang sudah dibeli dalam kondisi jadi. Namun, bagian belakang rumah memiliki lahan kosong berukuran 3x6 meter serta dapur yang sudah rusak.

Karena keterbatasan dana, pembangunan kemudian dimulai dari bagian belakang. Rofiq mengatakan desain rumah sebenarnya sudah dibuat secara utuh hingga bagian depan, tetapi pengerjaannya dilakukan sesuai kemampuan finansial. "Yang penting kecil, pulih-purnis, tapi bisa dihuni," ujar Rofiq dalam video tersebut.

Baca Juga: Bergaya Skutik Sporty Futuristik, Ini Spesifikasi dan Fitur Canggih Indomobil Emotor Sprinto

Rumah ini dibangun di atas lahan keseluruhan berukuran 12x25 meter. Namun, bagian yang saat ini dibangun hanya berukuran 3x6 meter. Bangunannya dibuat dengan konsep 1,5 lantai karena bagian dalam memiliki ceiling tinggi hingga sekitar 5 meter.

Dari area depan, rumah dilengkapi taman dan kolam ikan kecil. Rofiq membuat kolam tersebut karena dirinya dan Maya menyukai suara air. Area taman juga digunakan untuk bersantai dan sarapan ketika kondisi tidak terlalu terik.

Fasad rumah didominasi warna putih dan hitam dengan aksen kuning. Warna kuning dipilih karena menjadi salah satu warna favorit pemilik, tetapi penggunaannya dibuat sebagai aksen agar tidak terlalu dominan. Konsep warna tersebut kemudian diterapkan kembali pada beberapa bagian interior rumah.

Baca Juga: Sensasi Menguji Indomobil Emotor Sprinto Sejauh 300 Km, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Interior Rumah 3x6

Begitu masuk, penghuni langsung berhadapan dengan living room yang berisi sofa, meja kecil, dan televisi. Karena luas rumah terbatas, Rofiq sengaja memilih berbagai perabot dengan ukuran yang lebih kecil agar ruangan tetap terlihat proporsional dan tidak terasa penuh.

Di belakang living room terdapat area makan dan dry kitchen. Dapur tersebut lebih banyak digunakan untuk kebutuhan ringan, seperti membuat mi atau nugget. Kitchen set-nya juga dibuat sendiri oleh Rofiq dengan material yang disesuaikan kebutuhan.

Salah satu bagian yang membuat rumah ini terasa lebih luas adalah perbedaan ketinggian ruang. Tangga berwarna kuning mengarah menuju area mezanin yang sekaligus menjadi kamar tidur. Konsep tersebut membuat ruang vertikal yang tersedia dapat dimanfaatkan tanpa harus menambah luas bangunan secara horizontal.

Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026, 5 Pilihan Harga Rp15 Jutaan hingga Rp31 Juta

Kamar tidur berada di bagian paling atas dengan ketinggian sekitar 2 meter. Ruangan tersebut dilengkapi kasur berukuran 180x200 sentimeter, lemari, storage, serta proyektor yang digunakan untuk menonton pada malam hari. Dinding didominasi warna putih untuk memberikan kesan ruangan lebih luas.

Rumah ini juga memiliki kamar mandi berukuran sekitar 1,2x2 meter dengan ceiling 2,2 meter. Rofiq memilih keramik abu-abu dengan finishing matte untuk lantai dan menggunakan pola pada bagian tertentu. Water heater ditempatkan di area atas karena keterbatasan ruang di dalam kamar mandi.

Menariknya, sebagian furnitur dan elemen rumah dibuat sendiri oleh Rofiq. Keahliannya sebagai 3D Generalis membuat ia dapat merancang rumah menggunakan software 3D, salah satunya SketchUp. Ia juga membuat sejumlah furnitur secara DIY, meski mengakui pengerjaan rumah secara profesional membutuhkan perencanaan teknis yang lebih kompleks.

Baca Juga: Geser Dominasi Pasar, Ini Daftar 15 Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Periode Agustus 2025

Untuk struktur mezanin, Rofiq menggunakan baja ringan yang dibuat berlapis. Bagian depan diperkuat dengan besi hollow, sedangkan alasnya menggunakan multiplex setebal 18 milimeter. Jarak rangka dibuat sekitar 30 sentimeter karena area tersebut digunakan sebagai tempat tidur.

Dibangun Bertahap Sesuai Kemampuan

Pembangunan bagian belakang rumah membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Pengerjaan dilakukan oleh tiga orang, tetapi prosesnya sempat berhenti beberapa kali karena dana pembangunan turun secara bertahap. Ketika dana tersedia, pekerjaan kembali dilanjutkan.

Rumah tersebut dibeli Rofiq pada 2024 dengan harga Rp120 juta. Sementara pembangunan dari kondisi kosong hingga selesai dan dapat dihuni menghabiskan biaya di bawah Rp200 juta. Rumah kemudian efektif ditempati sekitar enam bulan.

Baca Juga: Davigo Dragon S Tembus 204 Km dalam Sekali Cas, Benarkah Klaim 200 Km?

Tilo House sendiri merupakan rumah tumbuh. Rofiq sebelumnya pernah mencoba memiliki rumah dengan cara lain, tetapi mengalami kendala hingga rencana tersebut tidak berlanjut. Dari pengalaman itu, ia memilih membangun rumah yang lebih kecil terlebih dahulu agar bisa segera dihuni.

Ke depan, pembangunan akan dilanjutkan ke bagian depan lahan. Rofiq menyebut rumah tersebut memang dirancang untuk berkembang secara bertahap sesuai kemampuan. Konsep inilah yang menjadi bagian dari perjalanan Tilo House, yakni membangun hunian sedikit demi sedikit tanpa harus menunggu sampai mampu membuat rumah berukuran besar.

Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah
Rumah 3x6 Tilo House Rumah Tumbuh Rumah Mungil desain rumah