JAKARTA - Rumah introvert milik Reza menjadi contoh hunian yang tampak tertutup dari luar, tetapi justru terasa terbuka ketika masuk ke dalam. Rumah satu lantai tersebut dirancang dengan konsep privasi yang kuat, sekaligus tetap menghadirkan ruang hijau dan sirkulasi udara melalui taman di bagian tengah. Untuk membangunnya, Reza menyebut biaya akhirnya berada di kisaran Rp550 juta hingga Rp600 juta, di luar interior dan sejumlah finishing.
Reza, seorang karyawan swasta, mengatakan konsep rumah yang tertutup sejak awal berkaitan dengan kondisi keluarganya. Ia memiliki seorang anak yang masih kecil sehingga membutuhkan area bermain yang aman di dalam rumah. Posisi rumah yang berada di jalan dengan lalu lintas cukup ramai membuat bagian depan sengaja dibuat lebih tertutup.
"Jadi, dari awal kita memang ingin tertutup dari depan. Kebetulan kita punya anak, supaya anak bisa main sepenuhnya di dalam," ujar Reza dalam kunjungan WicakMifta ke Rumah Rona.
Baca Juga: 60 Napi Lapas Kelas IIB Tulungagung Tak Dapat Remisi, Syahri Mulyo Salah Satunya
Rumah tersebut berdiri di atas lahan sekitar 225 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 90 meter persegi. Jika ditambah area carport, luasnya menjadi sekitar 110 meter persegi. Lebar lahannya mencapai 8 meter, dengan carport yang dapat digunakan untuk dua mobil dan dua sepeda motor.
Fasad Tertutup, Bagian Dalam Justru Terbuka
Fasad Rumah Rona didominasi warna abu-abu dan hitam dengan konsep monokrom. Pagar setinggi sekitar 2 meter menggunakan expanded metal sehingga rumah tetap terlindungi dari pandangan luar, tetapi tidak sepenuhnya tertutup. Material andesit berukuran 10 x 10 sentimeter juga digunakan pada area carport dan sejumlah bagian dinding.
Salah satu detail paling menarik berada di bagian depan. Nomor rumah dibuat sekaligus sebagai kotak untuk menerima paket. Kurir dapat memasukkan paket melalui lubang tersebut, sementara pemilik mengambilnya dari bagian dalam rumah. Kotaknya dibuat cukup dalam sehingga paket tidak mudah dijangkau dari luar.
Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Jatim Diikuti 176 Tim, Total Hadiah Capai Ratusan Juta Rupiah
Kanopi depan menggunakan tempered glass. Reza memilih material tersebut dengan pertimbangan perawatan karena menurutnya cukup dibersihkan secara berkala. Berbagai instalasi seperti tangki air, filter air, hingga kompresor AC juga ditempatkan di area tengah agar tidak mengganggu tampilan fasad.
Masuk ke dalam, suasananya berubah. Rumah yang terlihat tertutup dari depan justru memiliki taman tengah yang menjadi pusat pandangan dari sejumlah ruangan. Tiga pohon pule ditanam dengan posisi tidak sejajar untuk menciptakan kesan ruang yang lebih dalam. Taman tersebut dapat dilihat dari kamar tamu, kamar anak, hingga kamar utama.
Area taman juga dilengkapi sunken seating yang bisa digunakan ketika ada banyak teman atau keluarga datang. Bagian ini menjadi salah satu ruang berkumpul tanpa harus menambah banyak kursi. Reza juga sengaja mempertahankan area belakang sebagai taman karena rumah dirancang berdasarkan kebutuhan keluarga, termasuk sebagai tempat anak bermain.
Baca Juga: Polytron Fox 350 Rp16 Juta Punya Banyak Kelebihan, Tapi Ada Catatannya
Mezzanine hingga Ruang Tersembunyi
Rumah ini memiliki dua kamar tidur utama dan satu kamar tamu, serta sejumlah area multifungsi. Kamar anak yang awalnya berukuran sekitar 3 x 3 meter kemudian ditambahkan mezzanine untuk memanfaatkan ruang vertikal. Bagian bawah digunakan untuk meja belajar dan lemari, sementara area atas menjadi tempat tidur yang dilengkapi rak, stopkontak, lampu baca, dan skylight.
Konsep penyimpanan juga dibuat maksimal. Tempat tidur, meja, kabinet, hingga sejumlah bagian dinding dimanfaatkan sebagai storage. Di area foyer terdapat panel yang menyatukan berbagai sakelar dan panel listrik agar tampilan tetap rapi.
Ada pula ruang laundry tersembunyi di balik pintu geser. Mesin cuci menggunakan tipe washer-dryer combo sehingga pakaian dapat langsung dikeringkan. Dengan cara tersebut, pemilik tidak membutuhkan rak jemuran di dalam rumah.
Baca Juga: Uwinfly M110G Punya Mode Boost hingga 99 Km/jam, Ada Fitur Keyless Bluetooth
Area dapur dibuat menyatu dengan ruang keluarga menggunakan konsep open plan. Seluruh kabinet dibuat custom dengan HPL, sementara meja dapur menggunakan sintered stone. Karena keterbatasan ruang, dapur menggunakan bak cuci satu sisi dan mengandalkan dishwasher agar area persiapan makanan tetap lebih luas.
Ruang keluarga menjadi bagian paling terbuka dengan pintu folding yang mengarah ke taman. Saat pintu dibuka, taman menjadi latar belakang ruangan seperti sebuah bingkai. Reza juga membuat sendiri finishing dinding bergaya exposed concrete dengan cat abu-abu dan spons untuk menghasilkan pola abstrak.
Rumah Rona dirancang oleh Mas Yayan dari Atelier Bertiga, sedangkan interiornya dikerjakan Kasaka dan kontraktornya Stata. Reza mengatakan pembangunan dimulai setelah menghubungi arsitek pada akhir 2022, kemudian konstruksi berjalan sejak awal 2023 dan selesai pada 2024. Total pengerjaan berlangsung sekitar satu tahun tiga bulan.
Baca Juga: Divonis 10 Tahun, Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Tinggal Dua Bulan Menuju Bebas
Untuk biaya, estimasi kontraktor awal mencapai sekitar Rp700 juta. Namun, setelah pemilik mencari sejumlah material dan kebutuhan sendiri untuk mendapatkan harga lebih terjangkau, biaya struktur dan pekerjaan yang disebut Reza akhirnya berada di kisaran Rp550 juta hingga Rp600 juta. Angka tersebut belum termasuk interior, kaca, sejumlah finishing, furnitur, wastafel, dan kebutuhan lainnya.
Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah