Rumah Satu Lantai Bieshouse, Nyaman dengan Taman dan Renovasi Rp30 Juta

Nadhifatul Azmi Nur Azizah • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:15 WIB
Rumah satu lantai Bieshouse di lahan 150 m² tampil Japandi dengan taman hijau. Renovasi 2019 disebut menghabiskan sekitar Rp30 juta.
Rumah satu lantai Bieshouse di lahan 150 m² tampil Japandi dengan taman hijau. Renovasi 2019 disebut menghabiskan sekitar Rp30 juta.

JAKARTA - Rumah satu lantai milik Nita atau yang dikenal sebagai Bieshouse tampil dengan konsep minimalis bernuansa Japandi, dominasi warna putih dan elemen kayu. Berdiri di atas lahan 150 meter persegi dengan luas bangunan 90 meter persegi, rumah tersebut juga dilengkapi area hijau yang cukup luas dan difungsikan sebagai home studio untuk kebutuhan photoshoot.

Nita merupakan ibu rumah tangga, content creator, sekaligus makeup artist (MUA). Ia mengatakan total lahan yang dimilikinya mencapai 320 meter persegi. Lahan tersebut kemudian dibagi menjadi dua bagian untuk rumah bagian depan dan belakang.

Rumah yang ditempati Nita berada di bagian depan dengan luas tanah 150 meter persegi. Sementara rumah lainnya diperuntukkan bagi orang tua sekaligus galeri pengantin miliknya.

Baca Juga: Giorgio Antonio Disebut Punya Latar Keluarga Pebisnis, Ini yang Terungkap

Bangunan rumah tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2008. Saat pertama dibangun, rumah menggunakan jasa arsitek dengan konsep minimalis. Namun, Nita kemudian melakukan renovasi pada 2019 untuk menyesuaikan kebutuhan ruang sekaligus mengubah tampilannya.

“Awalnya nggak seperti ini mbak,” kata Nita dalam video tersebut.

Salah satu perubahan paling terlihat berada pada bagian interior. Lantai keramik putih diganti menggunakan vinyl. Nuansa kayu juga ditambahkan sehingga tampilan rumah berubah menjadi lebih hangat dengan gaya Japandi.

Baca Juga: Sarwendah Ajukan Audit Kesehatan Ruben Onsu, Ini Respons Kuasa Hukumnya

Pertahankan Area Hijau

Meski melakukan perubahan pada sejumlah bagian rumah, Nita sengaja tidak memenuhi seluruh lahan dengan bangunan. Area taman di depan rumah tetap dipertahankan karena ia ingin memiliki ruang hijau yang bisa dinikmati keluarga.

“Karena aku pikir cuma satu anak dan aku tetap ingin ada hijau-hijaunya,” ujarnya.

Selain taman depan, terdapat area terbuka di bagian belakang. Taman tersebut awalnya berukuran lebih luas, tetapi sebagian lahannya digunakan untuk memperbesar kamar utama.

Baca Juga: Tak Terhalang Jeruji, Napi 23 Tahun Menikah di Lapas Tulungagung, Keluarga Jadi Saksi

Area terbuka yang tersisa tetap dimanfaatkan sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Nita menyebut tempat itu biasa digunakan untuk duduk sore, mengobrol dengan anak dan suami, hingga menikmati kopi.

Ia juga menggunakan floor deck berbahan hasil daur ulang sampah pada area tersebut. Menurut Nita, penggunaan material itu menjadi salah satu hal yang ia sukai karena dapat memanfaatkan kembali material sekaligus menjaga lingkungan.

Konsep rumah yang terbuka juga mendukung fungsi Bieshouse sebagai tempat photoshoot. Nita sebelumnya menyediakan area tersebut untuk sesi foto, termasuk prewedding, serta menyewakannya sebagai lokasi pemotretan dan kebutuhan iklan.

“Pokoknya bisa sewa di sini,” tutur Nita ketika menjelaskan penggunaan Bieshouse.

Baca Juga: Brian Uriarte Menang Dramatis, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Rookies Cup

Renovasi Kamar dan Dapur

Renovasi 2019 tidak hanya mengubah tampilan rumah. Sejumlah ruang juga diperluas karena kebutuhan keluarga semakin bertambah. Kamar utama yang sebelumnya berukuran sekitar 3x3 meter diperbesar dengan mengambil sebagian area taman belakang.

Kamar tersebut kini memiliki area tidur dan sofa untuk bersantai. Nita juga memilih tidak menggunakan televisi di rumah. Menurutnya, keluarga lebih sering menghabiskan waktu untuk berbincang dan menggunakan laptop atau iPad jika ingin menonton.

Dapur juga mengalami perubahan lokasi. Ruang tersebut dipindahkan agar tidak langsung terlihat dari area depan rumah. Ukurannya sekitar 2,5x1,5 meter dan tetap mempertahankan warna putih.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Disebut Dapat Sponsor Rp10 Miliar dari INEOS

Alih-alih memenuhi dinding dengan lemari, Nita memilih menggunakan ambalan agar dapur tidak terasa semakin sempit. Penyimpanan tetap tersedia di bagian bawah sehingga kebutuhan barang dapat diakomodasi dalam ruang yang terbatas.

Kamar anak berukuran sekitar 3x3 meter juga mempertahankan dominasi warna putih. Untuk menghadirkan kesan adanya cahaya alami, Nita memasang glass block karena kamar tersebut tidak memiliki jendela.

Sementara itu, kamar mandi ikut direnovasi dengan pembagian area basah dan kering. Sejumlah elemen interior bahkan dibuat sendiri atau melalui proses DIY, termasuk beberapa bagian dekorasi dan pintu.

Baca Juga: Polygon Xtrada 7 2026 Dibanderol Rp11,5 Juta, Benarkah Overprice?

Untuk renovasi berikutnya, Nita memiliki rencana mengembangkan rumah menjadi dua lantai dengan konsep mezzanine. Desain tersebut masih ia rencanakan sendiri dengan mencari inspirasi melalui Pinterest.

Dari sisi biaya, pembangunan awal pada 2008 disebut menghabiskan sekitar Rp80 juta hingga Rp100 juta untuk bangunan seluas 72 meter persegi. Sementara renovasi pada 2019 menghabiskan sekitar Rp30 juta untuk bangunan, termasuk perubahan lantai serta perluasan kamar dan dapur.

Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah
Renovasi Rumah Rumah Satu Lantai Bieshouse Rumah Japandi Home Studio