Tren Desain Ruang Tamu 2025, dari Warna Earthy hingga Minimalist Maximalism

Bachtiar Tatag P • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:25 WIB
Tren desain ruang tamu 2025 mengarah pada warna earthy, bentuk organik, dekorasi global, pencahayaan artistik, dan minimalist maximalism.
Tren desain ruang tamu 2025 mengarah pada warna earthy, bentuk organik, dekorasi global, pencahayaan artistik, dan minimalist maximalism.

 
JAKARTA
- Tren desain ruang tamu 2025 mulai bergeser dari tampilan serba seragam menuju ruang yang lebih personal, hangat, dan memiliki karakter. Sejumlah pendekatan yang dibahas desainer Carrie dari Penny Modern mencakup dekorasi bernuansa global, wabi-sabi, warna earthy, bentuk organik, pencahayaan dekoratif, aksen warna berani, hingga minimalist maximalism.

Perubahan tersebut menandai keinginan untuk membuat ruang tamu tidak sekadar terlihat rapi, tetapi juga mencerminkan karakter penghuninya. Furnitur dan dekorasi tidak harus selalu berasal dari satu set atau memiliki warna yang sama. Sebaliknya, kombinasi berbagai elemen justru dapat membuat ruangan terasa lebih hidup.

Baca Juga: Terjerat Kasus Lain di Kediri, Pelaku Akui Curi Motor di Kedungwaru

Dekorasi Global dan Wabi-Sabi

Salah satu tren yang diprediksi menonjol adalah gaya curated collected look. Konsep ini menghadirkan berbagai benda dengan pengaruh budaya berbeda untuk memberikan kedalaman dan karakter pada ruang tamu.

Contohnya berupa karpet Turki, dekorasi kayu ukir, tembikar Mediterania hingga elemen bergaya Maroko. Penggunaan beberapa benda statement tersebut dinilai mampu mengubah suasana ruang tanpa harus melakukan renovasi besar.

Selain itu, pendekatan wabi-sabi juga semakin mendapat perhatian. Konsep ini menonjolkan keindahan ketidaksempurnaan melalui material organik, tekstur alami, serta furnitur yang memperlihatkan karakter materialnya.

Baca Juga: HUT PPAL ke-40 di Madiun, Silaturahmi Purnawirawan TNI AL: Nguri-uri Budoyo jadi Agenda Utama

Elemen seperti keramik buatan tangan, meja kayu dengan tampilan rustic, selimut bertekstur, dan mangkuk berbahan tanah liat dapat digunakan untuk menghadirkan kesan hangat sekaligus autentik.

Dengan pendekatan tersebut, ruang tidak harus tampak seperti ruang pamer. Detail yang menunjukkan bahwa sebuah rumah benar-benar digunakan justru dapat memberikan karakter tersendiri.

Warna Earthy hingga Bentuk Lengkung

Palet warna juga mengalami perubahan. Jika putih terang dan abu-abu dingin sebelumnya banyak digunakan untuk menciptakan kesan modern, tren 2025 lebih mengarah pada warna yang terasa hangat dan dekat dengan alam.

Terracotta, hijau olive, serta cokelat pekat menjadi beberapa pilihan warna yang disebut dapat memberikan kesan nyaman dan membumi. Bagi pemilik rumah yang belum ingin mengganti warna dinding, penerapannya bisa dilakukan melalui bantal, selimut, atau karpet.

Tren berikutnya adalah penggunaan bentuk lengkung dan organik. Sofa melengkung, cermin bergelombang, serta meja kopi berbentuk lingkaran menjadi pilihan untuk mengurangi kesan kaku dari garis furnitur yang terlalu tegas.

Bentuk-bentuk tersebut dapat digunakan sebagai satu elemen utama tanpa harus mengganti seluruh furnitur. Kehadiran satu meja bundar atau cermin dengan siluet bergelombang sudah dapat memberikan perubahan visual pada ruangan.

Baca Juga: 4.534 Kasus HIV di Tulungagung, KPAD Gencar Lawan Stigma dan Ajak Warga Tak Takuti ODHA

Pencahayaan pun tidak lagi hanya berfungsi sebagai penerangan. Lampu mulai diperlakukan sebagai bagian dari dekorasi. Standing lamp artistik, lampu gantung berukuran besar, hingga lampu dengan bentuk menyerupai karya seni dapat menjadi titik fokus ruang tamu.

Aksen Berani dan Minimalist Maximalism

Meski warna netral masih dapat menjadi dasar ruangan, tren 2025 juga memberikan ruang bagi warna-warna berani. Emerald green, burnt orange, dan cobalt blue bisa digunakan sebagai aksen melalui bantal, kursi, meja samping, atau karya seni.

Penggunaan warna tersebut tidak harus mendominasi seluruh ruangan. Justru, satu atau beberapa elemen berwarna kuat di tengah latar netral dapat menciptakan kontras tanpa membuat ruangan terasa berlebihan.

Baca Juga: HDCI Tulungagung Segera Terbentuk, Muscab Diusulkan Digelar 30 Agustus 2026

Tren yang disebut paling mengejutkan adalah minimalist maximalism. Konsep ini memadukan ketenangan minimalisme dengan satu atau dua elemen dekorasi yang memiliki daya tarik visual kuat.

Ruang tetap menggunakan latar bersih dan furnitur terbatas, tetapi diberi satu elemen yang menonjol, seperti lukisan berukuran besar, karpet bermotif, pelapis dinding berpola, atau kursi aksen.

Dengan demikian, tren desain ruang tamu 2025 tidak lagi hanya mengejar tampilan minimal dan seragam. Fokusnya bergeser pada ruang yang nyaman, memiliki cerita, serta memberi kesempatan bagi pemilik rumah untuk menunjukkan kepribadian melalui material, warna, bentuk, dan dekorasi.

Editor : Bachtiar Tatag P
Ruang Tamu Minimalis Tren Desain Ruang Tamu 2025 Minimalist Maximalism desain interior dekorasi rumah