Punya Uang Lebih ? Upgrade Diri Ini Disebut Lebih Bernilai daripada Foya-Foya

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:05 WIB
Upgrade diri bisa jadi pilihan saat punya uang lebih. Simak 10 hal yang layak diprioritaskan selain foya-foya. (Ilustrasi Gemini AI)
Upgrade diri bisa jadi pilihan saat punya uang lebih. Simak 10 hal yang layak diprioritaskan selain foya-foya. (Ilustrasi Gemini AI)

JAKARTA - Upgrade diri menjadi salah satu cara yang dinilai lebih bernilai ketika seseorang mulai memiliki penghasilan lebih dan dana darurat yang cukup.

Bukan sekadar membeli ponsel, sepatu, atau makanan mahal, uang ekstra dapat digunakan untuk meningkatkan skill, kesehatan, produktivitas, menghemat waktu, hingga berbagi dengan keluarga dan orang lain.

Memiliki uang lebih sering membuat seseorang tergoda meningkatkan gaya hidup. Pengeluaran untuk barang baru memang memberikan kepuasan sesaat, tetapi nilainya dapat berkurang seiring waktu.

Sebaliknya, sejumlah pengeluaran untuk pengembangan diri berpotensi memberikan manfaat yang bertahan lebih lama. Gagasan tersebut dibagikan Ninda, seorang pekerja yang mengawali karier dengan gaji Rp3 juta dan kemudian memiliki pengalaman bekerja di luar negeri.

Menurut pengalaman Ninda, terdapat sejumlah pengeluaran yang justru memberikan perubahan besar dalam kehidupannya. Berikut beberapa bentuk upgrade diri yang bisa dipertimbangkan setelah kondisi keuangan dasar terpenuhi.

Baca Juga: Tanpa Kalibrasi Kompleks! Insta360 Flow 2 Hadirkan Gimbal Stabilizer HP Praktis dengan Fitur Apple

Investasi pada Skill dan Setup Kerja

Hal pertama yang disoroti adalah investasi pada diri sendiri. Skill baru yang dapat meningkatkan kemampuan atau penghasilan dinilai memiliki manfaat jangka panjang.

Ninda mencontohkan pengalamannya mempelajari storytelling, brand communication, mengikuti kursus, workshop, hingga mengambil sertifikasi financial planning. Menurutnya, kemampuan tersebut dapat terus digunakan sepanjang karier.

Selain skill, lingkungan kerja juga perlu diperhatikan. Meja dan kursi yang layak, monitor berukuran besar, hingga standing desk dapat membantu menciptakan setup kerja yang lebih nyaman, terutama bagi pekerja maupun mahasiswa yang banyak menghabiskan waktu di depan komputer.

Jangan Abaikan Hobi, Tidur, dan Makanan

Upgrade berikutnya adalah memiliki hobi di luar pekerjaan. Aktivitas seperti belajar piano atau berolahraga dapat menjadi sarana melepas penat setelah menjalani rutinitas.

Kualitas tidur juga menjadi bagian penting. Bukan hanya jumlah jam tidur, tetapi konsistensi waktu tidur dan bangun perlu diperhatikan. Investasi pada kasur dan bantal yang nyaman juga dapat menjadi pilihan karena sebagian besar waktu istirahat dihabiskan di tempat tidur.

Makanan sehat menjadi bagian lain yang tidak kalah penting. Pengeluaran untuk bahan makanan bergizi dapat dipandang sebagai investasi terhadap tubuh. Pilihan sederhana seperti telur, buah, yogurt, ikan, ayam, tahu, tempe, dan sayuran dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.

Olahraga dan Health Tracker

Memiliki akses ke gym belum tentu membuat seseorang konsisten berolahraga. Karena itu, sistem yang mendorong seseorang rutin datang dinilai lebih penting.

Pilihan seperti kelas kelompok atau personal trainer dapat membantu membangun rutinitas. Setelah itu, aktivitas fisik dan kualitas pemulihan tubuh dapat dipantau menggunakan health tracker atau smartwatch yang memiliki fitur kesehatan.

Uang Bisa Membeli Kembali Waktu

Pengeluaran lain yang patut dipertimbangkan adalah tempat tinggal yang lebih dekat dengan kantor. Waktu perjalanan yang panjang dapat menghabiskan puluhan jam setiap bulan.

Ninda mencontohkan pengalaman perjalanan Bekasi-Jakarta yang memakan waktu sekitar tiga jam sehari. Dengan pindah lebih dekat ke kantor, waktu tersebut dapat digunakan untuk aktivitas lain, termasuk menyiapkan makanan dan menikmati waktu bersama pasangan.

Pekerjaan rumah juga dapat di-outsourcing ketika kondisi keuangan memungkinkan. Laundry, jasa kebersihan, maupun layanan makanan dapat digunakan untuk mengurangi pekerjaan rutin yang menyita waktu.

Berbagi Ketika Rezeki Bertambah

Terakhir, uang lebih juga dapat digunakan untuk berbagi. Bagi umat Islam, kewajiban seperti zakat perlu ditunaikan sesuai ketentuan. Di luar itu, berbagi kepada keluarga dapat dilakukan melalui bantuan kebutuhan, mengajak orang tua makan, membantu pendidikan saudara, maupun sekadar lebih sering menelepon dan pulang.

Pesan utamanya, ketika penghasilan meningkat, peningkatan gaya hidup tidak harus selalu diwujudkan melalui barang konsumtif. Skill, kesehatan, waktu, dan hubungan dengan orang terdekat juga dapat menjadi bagian dari bentuk upgrade diri yang manfaatnya terus dirasakan.

Baca Juga: Tanpa Kalibrasi Kompleks! Insta360 Flow 2 Hadirkan Gimbal Stabilizer HP Praktis dengan Fitur Apple

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : Ninda Fer
Investasi diri uang lebih upgrade diri gaya hidup Keuangan pribadi