RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Cara merawat bunga bougenville agar cepat berbunga dapat dilakukan dengan memilih lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, mengatur penyiraman, serta memberikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman. Bougenville dikenal sebagai tanaman hias yang relatif tahan panas dan memiliki bunga berwarna-warni, mulai dari merah, kuning, ungu, hingga merah muda. Karakteristik tersebut membuatnya cocok untuk mempercantik balkon terbuka, teras, maupun halaman rumah yang mendapat paparan sinar matahari langsung.
Tanaman bougenville atau bugenvil menjadi pilihan populer bagi pencinta tanaman hias karena tampilannya menarik dan relatif mudah dirawat. Tanaman ini dapat tumbuh dalam pot sehingga cocok untuk rumah dengan lahan terbatas.
Namun, agar bougenville rajin berbunga, pemilik perlu memperhatikan kondisi tanaman dan lingkungan tempat tumbuhnya. Perawatan yang tepat dapat membantu tanaman berkembang dengan baik sekaligus menghasilkan tampilan bunga yang lebih menarik.
1. Pilih Bougenville untuk Balkon yang Terpapar Matahari
Salah satu hal penting dalam merawat bougenville adalah menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi lokasi. Tanaman ini menyukai sinar matahari dan umumnya dapat tumbuh baik di tempat terbuka dengan pencahayaan melimpah.
Bougenville cocok ditempatkan di balkon atau teras yang belum memiliki atap maupun peneduh. Kondisi tersebut memungkinkan tanaman memperoleh cahaya alami yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan.
Dalam contoh penataan taman rumah, area balkon berukuran sekitar 2 x 3 meter dapat dimanfaatkan untuk menempatkan beberapa pot bougenville. Tanaman dengan warna bunga berbeda bisa disusun agar menghasilkan tampilan yang lebih beragam.
Meski tahan panas, tanaman tetap membutuhkan perawatan yang sesuai. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar mengalami gangguan.
Baca Juga: 9 Cara Merawat Ikan Cupang agar Cepat Besar dan Warnanya Makin Cantik
2. Atur Penyiraman agar Tidak Berlebihan
Penyiraman merupakan bagian penting dari perawatan bougenville. Tanaman ini relatif tahan terhadap kondisi kering setelah tumbuh mapan, tetapi bukan berarti dapat dibiarkan kekurangan air dalam waktu lama.
Salah satu praktik yang dilakukan sebagian penghobi adalah mengurangi penyiraman untuk mendorong pembungaan. Namun, membiarkan tanaman layu atau mengalami kekeringan berat bukan cara yang disarankan.
Penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi media tanam, ukuran pot, cuaca, dan kebutuhan tanaman. Pada cuaca panas, media dalam pot dapat mengering lebih cepat sehingga perlu diperiksa secara berkala.
Siram ketika media tanam mulai mengering, lalu pastikan kelebihan air dapat mengalir keluar melalui lubang drainase. Hindari kondisi media yang terus-menerus basah karena dapat mengganggu kesehatan akar.
3. Gunakan Pupuk NPK Sesuai Dosis
Pemberian pupuk dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bougenville. Salah satu jenis pupuk yang umum digunakan adalah NPK, yang mengandung unsur nitrogen, fosfor, dan kalium.
Dalam praktik yang dibagikan seorang penghobi, pupuk NPK diberikan ketika tanaman sudah memiliki daun yang cukup matang dan dinilai siap berbunga. Pemupukan kemudian diulang sekitar satu minggu setelah pemberian pertama.
Namun, dosis pupuk tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan jumlah sendok. Konsentrasi pupuk, ukuran pot, kondisi media, dan petunjuk pada kemasan perlu menjadi pertimbangan.
Pupuk yang terlalu pekat dapat merusak akar, terutama ketika tanaman berada dalam pot dan media tanam memiliki volume terbatas. Karena itu, ikuti dosis produk dan hindari pemberian pupuk secara berlebihan.
Baca Juga: 5 Cara Mencerahkan Warna Ikan Cupang, Nomor 4 Perlu Diperhatikan
4. Kurangi Pemupukan Ketika Bunga Mulai Muncul
Ketika bougenville mulai menunjukkan bunga, kebutuhan perawatannya perlu dievaluasi. Penghobi dalam contoh tersebut menghentikan pemberian NPK setelah bunga mulai bermunculan.
Langkah itu dapat menjadi pengingat bahwa pemupukan tidak perlu dilakukan terus-menerus tanpa mempertimbangkan kondisi tanaman. Kebutuhan nutrisi bergantung pada pertumbuhan, media tanam, dan jenis pupuk yang digunakan.
Pemberian nitrogen berlebihan juga dapat mendorong pertumbuhan daun secara berlebihan dibandingkan pembentukan bunga. Karena itu, gunakan pupuk sesuai kebutuhan dan hindari mencampurkan beberapa produk tanpa memahami kandungannya.
Perhatikan pula kondisi daun dan batang. Tanaman yang tumbuh sehat umumnya memiliki daun segar dan tidak menunjukkan tanda kerusakan akibat pupuk.
5. Pilih Warna dan Susun Pot Sesuai Ruangan
Selain perawatan, penataan tanaman juga menentukan keindahan balkon. Bougenville memiliki beragam warna yang dapat dikombinasikan untuk menciptakan sudut hijau yang menarik.
Bougenville merah dapat dijadikan titik fokus, sedangkan varietas kuning, ungu, dan merah muda bisa ditempatkan di sisi lainnya. Penataan seperti ini membuat balkon terlihat lebih hidup meskipun luasnya terbatas.
Pastikan setiap pot mendapatkan pencahayaan yang memadai dan tidak saling menghalangi pertumbuhan tanaman. Berikan jarak yang cukup agar sirkulasi udara tetap baik dan pemangkasan lebih mudah dilakukan.
Pada akhirnya, cara merawat bunga bougenville agar cepat berbunga membutuhkan kombinasi sinar matahari yang cukup, penyiraman terukur, media dengan drainase baik, dan pemupukan sesuai dosis. Dengan perawatan konsisten, bougenville dapat menjadi pilihan tanaman hias untuk mempercantik balkon maupun teras rumah.
Baca Juga: 5 Makanan Ikan Cupang Terbaik agar Cepat Besar, Jentik Nyamuk Paling Hemat
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest