Cara Membuat Bonsai Kelapa dari Awal hingga 2,5 Bulan, Simak Teknik Potong dan Perawatan Akar

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:10 WIB
Cara membuat bonsai kelapa hingga 2,5 bulan, mulai dari teknik potong tunas, perawatan akar di media air, hingga pindah ke tanah (Pinterest).
Cara membuat bonsai kelapa hingga 2,5 bulan, mulai dari teknik potong tunas, perawatan akar di media air, hingga pindah ke tanah (Pinterest).

RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Cara membuat bonsai kelapa dari awal hingga sekitar 2,5 bulan membutuhkan ketelatenan, terutama dalam mengatur pertumbuhan tunas, memotong bagian tertentu, dan memperpanjang akar menggunakan media air. Teknik ini memanfaatkan botol air mineral sebagai wadah sementara agar akar dapat tumbuh sebelum tanaman dipindahkan ke media tanah. Dalam tutorial yang dibagikan pegiat bonsai, prosesnya meliputi pemilihan biji kelapa yang sudah bertunas, pemotongan tunas pada usia sekitar satu bulan, penarikan sisa bagian yang dipotong, hingga pemindahan tanaman ketika akar dinilai cukup panjang.

Baca Juga: 20 Tanaman Indoor Tanpa Sinar Matahari Langsung, Cocok untuk Rumah Minim Cahaya

1. Siapkan Kelapa Bertunas dan Botol Air Mineral

Langkah pertama dalam cara membuat bonsai kelapa adalah memilih biji kelapa yang sudah mengeluarkan tunas. Bahan tersebut kemudian dipersiapkan untuk ditumbuhkan menggunakan media air.

Wadah yang digunakan bisa berupa botol air mineral bekas. Botol diberi lubang pada ketinggian tertentu sebagai batas air agar tunas tidak terendam terlalu dalam. Setelah itu, kelapa diletakkan pada posisi yang memungkinkan bagian akar mendapatkan pasokan air.

Dalam tutorial tersebut, sebagian sabut di dekat ujung tunas disarankan tetap dipertahankan untuk membantu menyerap air. Posisi bahan perlu diatur dengan hati-hati supaya tunas tidak mengalami kerusakan.

Air di dalam wadah juga harus diperhatikan. Jika air masih bersih tetapi volumenya berkurang, cukup tambahkan air. Penggantian air dapat dilakukan apabila kondisinya kotor atau mulai muncul jentik nyamuk.

2. Lakukan Pemotongan Tunas Saat Berusia Sekitar Satu Bulan

Tahapan berikutnya adalah pemotongan tunas atau bagian yang dalam tutorial disebut sebagai proses sayat. Langkah ini dilakukan ketika tunas mulai mengembangkan daun, tetapi pertumbuhannya masih relatif muda.

Menurut pengalaman pembuat bonsai dalam video, tahap tersebut biasanya dilakukan ketika tanaman berusia sekitar satu bulan. Pemotongan bertujuan mengatur pertumbuhan agar bentuk tunas dan daun lebih mudah diarahkan.

Proses pemotongan perlu dilakukan secara hati-hati karena bagian tanaman masih rentan patah. Hindari tindakan berlebihan yang dapat merusak tunas utama atau menghambat pertumbuhan.

Setelah pemotongan selesai, tanaman sebaiknya diletakkan di tempat teduh. Pembuat bonsai menyarankan agar batok tidak langsung dijemur terlalu lama karena panas dapat meningkatkan risiko batok mengering dan retak.

Jika terpaksa terkena sinar matahari sebentar, batok dapat dijaga kelembapannya menggunakan kain basah. Namun, pilihan yang lebih aman dalam metode tersebut adalah menempatkan bahan di lokasi teduh dengan sirkulasi udara yang baik.

Baca Juga: Cara Membuat Bonsai Kelapa Gading dari Awal, Ini Teknik Menanam dan Membentuknya

3. Tarik Sisa Bagian yang Telah Dipotong

Setelah pemotongan, tahap selanjutnya adalah menarik sisa bagian yang telah disayat. Proses ini tidak dilakukan secara terburu-buru karena bagian yang masih melekat bisa membuat tunas atau jaringan tanaman mengalami kerusakan.

Dalam tutorial, pembuat bonsai menyarankan menunggu sekitar satu minggu sebelum melakukan penarikan, atau sampai bagian tersebut mulai mengering. Sisa potongan yang telah mengering dan tidak lagi menunjukkan pertumbuhan dapat dibersihkan secara bertahap.

Bagian yang mulai menghitam juga perlu diperiksa. Jika merupakan sisa potongan yang sudah mati, bagian tersebut dapat dibuang dengan hati-hati.

Langkah ini membutuhkan pengamatan rutin. Jangan menarik bagian yang masih kuat melekat karena berisiko merusak jaringan hidup. Pembersihan dilakukan secukupnya agar pertumbuhan tunas baru tetap terjaga.

4. Rawat Akar dalam Media Air Selama 3-6 Bulan

Salah satu bagian penting dalam cara membuat bonsai kelapa adalah memperpanjang akar menggunakan media air. Menurut pembuat bonsai dalam video, tahap ini umumnya berlangsung sekitar tiga hingga enam bulan, tetapi dapat diperpanjang sesuai target bentuk akar.

Selama berada di media air, kondisi akar dan tunas perlu dipantau secara berkala. Pastikan bagian akar mendapatkan kelembapan yang cukup dan air tetap bersih.

Pembuat bonsai juga memperlihatkan penggunaan kain basah untuk membantu menjaga kelembapan akar. Cara ini dapat diterapkan dengan memastikan kain tidak mengganggu pertumbuhan akar atau menyebabkan bagian tanaman terus-menerus berada dalam kondisi yang tidak sehat.

Pemotongan lanjutan dilakukan secara selektif ketika bagian yang dituju telah tumbuh cukup tinggi. Jangan memotong terlalu dekat dengan tunas muda karena dapat memengaruhi bentuk pertumbuhannya.

Baca Juga: Cara Membuat Bonsai Kelapa dari Biji, Ini Tahapan Persiapan hingga Penanaman

5. Pindahkan ke Media Tanah Saat Akar Cukup Panjang

Pemindahan bonsai kelapa dari media air ke media tanah dilakukan berdasarkan kondisi akar, bukan hanya usia tanaman. Jika akar telah tumbuh cukup panjang dan tanaman dinilai siap, proses pemindahan dapat dilakukan.

Sebaliknya, jika ingin mengembangkan akar yang lebih panjang atau lebih banyak, pembuat bonsai dapat mempertahankan tanaman lebih lama di media air dengan pemantauan yang tepat.

Setelah dipindahkan ke media tanah, akar tetap membutuhkan kelembapan dan media yang memiliki drainase baik. Dalam video, lumut juga digunakan sebagai tambahan untuk membantu menjaga kelembapan di sekitar akar.

Proses adaptasi perlu diperhatikan agar tanaman tidak mengalami stres berlebihan setelah berpindah media.

6. Hindari Panas Berlebih agar Batok Tidak Retak

Setelah bentuk bonsai mulai terbentuk, perawatan batok tetap perlu diperhatikan. Pembuat bonsai mengingatkan agar tanaman tidak ditempatkan di bawah panas matahari berlebihan, termasuk setelah batok diberi pernis.

Batok yang masih menyimpan kelembapan berisiko mengalami keretakan ketika terkena panas. Karena itu, penempatan di lokasi teduh menjadi salah satu langkah pencegahan yang disarankan dalam tutorial.

Secara keseluruhan, cara membuat bonsai kelapa membutuhkan proses bertahap, mulai dari menumbuhkan akar dalam media air, merapikan tunas, hingga memindahkan tanaman ke media tanah. Perkembangan sekitar 2,5 bulan yang diperlihatkan dalam video merupakan contoh hasil pengerjaan, bukan jaminan waktu yang sama untuk setiap tanaman. Ketelitian dan perawatan rutin menjadi kunci untuk menghasilkan bonsai kelapa dengan akar serta bentuk yang menarik.

Baca Juga: Cara Membuat Bonsai Kelapa dari Biji hingga 3 Bulan, Ini Tahapan dan Tips Perawatannya

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : Pinterest
Bonsai Kelapa Cara Membuat Bonsai Kelapa Bertunas Perawatan Akar tanaman hias