Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fasilitas GOR Gajah Putih  Perlu di Upgrade, Belum Ada Tempat Ibadah

Intan Puspitasari • Senin, 6 Maret 2023 | 19:04 WIB

KOTA, Radar Trenggalek – Proses perencanaan pembangunan gedung olahraga (GOR) Gajah Putih belum sempurna. Pasalnya, legislator mendesak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek agar mengalokasikan anggaran pembanguan tempat pada tahun anggaran (TA) 2023.

Desakan  itu  berawal dari masyarakat yang mulai memanfaatkan GOR  untuk berolahraga maupun kegiatan lain.

“Perlu ada penyempurnaan, utamanya ini fasilitas ibadah belum ada. Ini penting, tiap ada kerumunan maka perlu tempat salat,” ungkap Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Treng­galek, Sukarodin.

Politikus dari Fraksi PKB itu menargetkan tahun ini disdikpora sudah mulai mengalokasikan anggaran, meskipun tidak sampai selesai 100 persen. “Di 2023, perubahan anggaran keu­angan (PAK) itu harus ada pembangunan, paling tidak separo lah,” tegasnya.

Menanggapi usulan dari Komisi IV DPRD Trenggalek, Kepala Disdikpora Treng­galek Agoes Setiyono me­ngaku sudah menampung, mencatat, serta menganalisis aspirasi terkait dengan kebu­tuhan sarana tempat ibadah di GOR Gajah Putih. Penam­bahan sarana tempat ibadah itu memang menjadi kewa­jiban dari Pemkab Treng­galek melalui disdikpora. Karena itu, pada PAK 2023, disdikpora beren­cana me­ngalokasikan anggaran berupa masjid.  “GOR ini kan daya tampungannya bisa mencapai 3 ribu orang, jadi tidak sekadar musala seperti itu (berukuran kecil, Red), perlu dibangun yang lebih representatif,” imbuh­nya.

Namun, perencanaan mas­jid yang lebih repre­sentatif, lanjut dia, memer­lukan ang­garan yang besar. Dengan demikian, pere­alisasian masjid itu tetap mengacu pada kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Trenggalek. “Tidak mungkin di dalam PAK itu semua terpenuhi, sehingga tidak mungkin selesai dalam satu tahun anggaran,” ujarnya.

Sementara menyinggung perealisasian fisik masjid pada TA 2023, Agoes belum bisa memastikan pagu angga­ran untuk pemba­ngunan itu. Namun, pihak­nya menarget­kan pada PAK nanti setidaknya mulai men­cicil fondasi atau yang lain. “Itu nanti fonda­sinya atau apa dulu, sesuai dengan kemampuan keua­ngan daerah. Dimulai pada PAK,” te­gasnya.

Di sisi lain, GOR Gajah Putih hingga kini belum dibuka secara resmi karena ada beberapa fasilitas yang perlu dilengkapi. Berkaitan dengan itu, retribusi GOR juga belum ada. Namun begitu, ma­syarakat tetap dapat meman­faatkan fa­silitas GOR, asalkan berko­ordinasi lebih dulu dengan Disdikpora Treng­galek. (tra/c1/jaz) Editor : Intan Puspitasari
#disdikpora trenggalek #fasilitas umum #gor gajah putih