Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ditemukan Jasad di Pantai Sendangbiru Kabupaten Malang, Benar Korban ABK Hanyut di Blitar?

Fajar Ali Wardana • Sabtu, 16 September 2023 | 14:00 WIB
HASIL NIHIL: Petugas gabungan mencari 8 ABK yang hilang di Pantai Gayasan. Hingga hari kesembilan, hasilnya nihil.
HASIL NIHIL: Petugas gabungan mencari 8 ABK yang hilang di Pantai Gayasan. Hingga hari kesembilan, hasilnya nihil.

BLITAR – Sudah lebih dari sepekan, pencarian terhadap 8 ABK yang hanyut belum juga membuahkan hasil, Sabtu (16/9/2023). Tim SAR Trenggalek tidak menemukan satu pun tubuh ABK nahas tersebut.

Namun di tempat lain, tim SAR Trenggalek mendapat informasi bahwa telah ditemukan satu jasad di Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang pada Jumat siang. Belum diketahui pasti apakah jasad tersebut termasuk korban ABK yang hilang atau bukan.

Tim SAR masih menunggu hasil identifikasi jasad yang mengambang tersebut dari kepolisian. ”Bila itu memang korban KM Mandala di Pantai Gayasan, maka akan kami tindak lanjuti besok (Red, hari ini) dan dibawa ke rumah duka. Pada sisi lain, pencarian terhadap 8 ABK yang hilang resmi kami tutup,” ujar Komandan Tim Basarnas Pos SAR Trenggalek Andris Tri Prasetya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Sabtu (16/9/2023). 

Dalam tayangan video yang beredar di sosial media, terlihat jasad manusia mengambang di laut lepas. Jasad masih lengkap dengan pakaian berupa kaus merah dan celana biru. Akan tetapi, identitasnya belum diketahui.

Andris memastikan proses idetifikasi tidak berlangsung lama. Apabila identitas sudah diketahui dan merupakan korban ABK, tim segera menginformsikan ke keluarga.

Di samping itu, tim SAR juga memberikan pengertian kepada keluarga ABK yang hilang agar bersabar dan mengikhlaskan apa pun yang terjadi. Bisa jadi, sejumlah ABK tersebut sudah tidak lagi hidup.

”Karena secara logika, sudah seminggu lebih mereka tidak bisa bertahan hidup. Maka dari itu, tim SAR juga akan berusaha berbicara kepada keluarga,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (6/9) malam, kapal nelayan dari Prigi, Kabupaten Trenggalek, mengalami laka laut di perairan Pantai Gayasan. Sebanyak 8 dari 23 anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang. Hingga pencarian hari ke Sembilan, hasilnya tetap nihil dan pencarian ditutup. (jar/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#tim sar trenggalek #nelayan hanyut #abk hanyut di blitar #kabupaten malang #Pantai Gayasan Blitar #pantai sendangbiru #jasad pantai sendangbiru