Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Misteri Burung Anis Merah: Endemik Pulau Bali dan Memiliki Tarian Indah Saat Berkicau

Rinto Wahyu Hidayat • Kamis, 10 April 2025 | 02:08 WIB

Burung Anis Merah
Burung Anis Merah

RADAR TULUNGAGUNG 
- Pulau Bali tidak hanya dikenal sebagai surga wisata dengan pantai-pantainya yang memesona dan budaya yang kaya, tetapi juga menyimpan kekayaan hayati yang tak kalah menakjubkan.

Salah satu yang patut mendapat sorotan adalah burung anis merah (Zoothera citrina), spesies endemik yang keberadaannya semakin langka dan diselimuti misteri.

Anis merah, oleh masyarakat lokal kerap dijuluki “burung penari,” bukan tanpa alasan.

Burung ini memiliki keunikan yang memikat: ketika berkicau, tubuhnya akan bergoyang mengikuti irama kicauannya, seolah tengah menari dengan semangat.

Gerakan itu disebut “ngeper” atau “ngecir” oleh para penggemar burung kicauan, yang merujuk pada gaya membuka dan menggetarkan sayap secara ritmis.

Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri, menjadikan anis merah primadona dalam dunia hobi burung kicau.

Menariknya, dalam beberapa tahun terakhir, demam anis merah merambah hingga ke daerah Jawa Timur, khususnya di Tulungagung.

Komunitas “kicaumania”—sebutan bagi penggemar burung kicauan di wilayah Tulungagung, semakin antusias memelihara burung ini, baik sebagai hobi maupun untuk keperluan lomba.

Minat tersebut memuncak terutama pada penghujung tahun hingga pertengahan tahun berikutnya, yang dikenal sebagai masa panen burung anis merah dari alam liar di kawasan Pupuan, Bali.

Pupuan, wilayah berhawa sejuk di Bali barat, dikenal sebagai habitat subur bagi anis merah. Pada musim tertentu, populasi burung muda mulai keluar sarang dan terlihat lebih aktif, sehingga menjadi sasaran utama para pencari burung.

Upaya pelestarian pun mulai digalakkan. Beberapa komunitas pencinta burung dan lembaga konservasi menggencarkan edukasi untuk tidak memburu burung dari alam liar.

Penangkaran legal pun mulai tumbuh di sejumlah daerah sebagai solusi alternatif.

Menyaksikan tarian anis merah saat berkicau bukan sekadar hiburan.

Ia adalah simbol keindahan alam Nusantara yang harus dijaga.

Warisan hayati yang satu ini mengingatkan kita bahwa menjaga kelestarian satwa bukan hanya tugas para ahli, melainkan juga tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.***

Editor : Mukhamad Zainul Fikri
#Burung Anis merah #kicau #burung #kicau mania #tarian #endemik