Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mendaki Gunung, Hobi Kekinian yang Menenangkan dan Menyehatkan

Argo Yanuar Pamudyo • Jumat, 25 Juli 2025 | 16:00 WIB

Mendaki gunung adalah lebih dari sekadar aktivitas fisik—ia adalah bentuk meditasi berjalan, tempat belajar bersyukur, dan ruang untuk “kembali” ke diri sendiri.
Mendaki gunung adalah lebih dari sekadar aktivitas fisik—ia adalah bentuk meditasi berjalan, tempat belajar bersyukur, dan ruang untuk “kembali” ke diri sendiri.

TULUNGAGUNG - Di tengah meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan kebutuhan akan ruang untuk menenangkan diri, aktivitas mendaki gunung kini mulai dilirik sebagai hobi baru oleh banyak orang, terutama generasi muda urban.

Tak lagi terbatas pada kalangan pencinta alam atau petualang profesional, mendaki kini menjadi bagian dari tren gaya hidup aktif yang menyatukan antara kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kedekatan dengan alam.

Mendaki gunung memberikan dua hal yang mungkin tak ditemukan dalam aktivitas lain: tantangan fisik dan ketenangan batin. Saat seseorang mendaki, tubuh dituntut bergerak secara aktif, namun di sisi lain, pikirannya bisa lebih fokus, tenang, dan terhubung dengan alam sekitar.

Baca Juga: Weekend Gabut, Ini 5 Aktivitas Seru dan Bermanfaat

Tak sedikit yang mengaku menemukan momen reflektif di jalur pendakian, jauh dari hiruk-pikuk kota dan gangguan digital.

Menurut sejumlah komunitas pendaki, jumlah pemula yang mencoba naik gunung semakin meningkat dalam dua tahun terakhir.

Beberapa jalur pendakian populer seperti Gunung Prau (Jawa Tengah), Andong (Magelang), hingga Papandayan (Garut) menjadi tujuan favorit para pendaki pemula karena rute yang relatif bersahabat.

Di media sosial, muncul pula berbagai konten bertema #PendakiPemula yang menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap hobi ini.

Baca Juga: Hore Besok Libur, Berikut 10 Hal Seru dan Produktif Bisa Dilakukan di Hari Libur

Berikut beberapa manfaat yang membuat mendaki gunung layak dicoba sebagai hobi baru:

Selain itu, mendaki juga mengajarkan pentingnya perencanaan, tanggung jawab, dan rasa syukur terhadap alam.

Bagi yang baru ingin memulai, berikut beberapa tips dasar yang perlu diperhatikan:

  1. Pilih gunung yang sesuai kemampuan fisik.
    Gunung dengan ketinggian di bawah 3.000 mdpl dan akses basecamp yang mudah direkomendasikan untuk pemula.

  2. Gunakan perlengkapan standar.
    Termasuk sepatu gunung, jaket hangat, jas hujan, senter/headlamp, dan carrier yang nyaman.

  3. Latihan fisik sebelum naik.
    Joging ringan, stretching, dan latihan kaki bisa membantu adaptasi tubuh.

  4. Patuhi etika pendakian.
    Jangan merusak alam, bawa turun sampah, dan hormati sesama pendaki.

  5. Selalu periksa cuaca dan informasi jalur.
    Hindari mendaki saat kondisi ekstrem demi keselamatan.

Mendaki bukan tentang siapa yang paling cepat sampai puncak, tetapi tentang bagaimana seseorang menikmati perjalanan, belajar dari alam, dan kembali dengan kondisi aman. Banyak pendaki menyebut bahwa puncak hanyalah bonus, yang utama adalah proses pendakian itu sendiri.

Jika Anda sedang mencari hobi baru yang bisa memberikan manfaat fisik sekaligus ketenangan batin, mendaki gunung bisa menjadi pilihan menarik.

Selain menyegarkan tubuh, aktivitas ini juga memperkuat mental dan membuka cara pandang baru terhadap kehidupan.

Dengan persiapan yang matang dan sikap peduli terhadap alam, mendaki gunung bukan hanya kegiatan musiman, melainkan gaya hidup yang bisa membentuk karakter dan membawa pengalaman tak terlupakan.

Editor : Vidya Sajar Fitri
#gunung #mendaki #hobi