Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mahjong Semakin Populer di Kalangan Siswa SMA Jepang, Bisa Tingkatkan IQ Hingga Delapan Poin

Savina Ayu Wardani • Kamis, 18 September 2025 | 20:45 WIB

Mahjong beberapa waktu belakangan kembali populer di Jepang.
Mahjong beberapa waktu belakangan kembali populer di Jepang.

RADAR TULUNGAGUNG - Mahjong yang dulu dikenal sebagai "hiburan orang dewasa" dan salah satu bentuk perjudian, telah berubah jadi permainan yang populer di kalangan siswa SMA di Jepang.

Kejuaraan mahjong SMA tingkat nasional untuk kali pertama diadakan musim panas tahun ini. Banyak sekolah juga memiliki klub mahjong, bukan lagi sekadar kegiatan ekstrakurikuler.

Baca Juga: Trend Minuman Matcha, dari Tradisi Jepang hingga Hits di Kafe Modern

Salah satunya klub mahjong di SMA Kishine, Yokohama. Klub mahjong mereka sudah berusia satu tahun.

Saat ini, anggotanya 18 siswa, laki-laki maupun perempuan, dari kelas satu sampai tiga. Mereka bertemu dua kali dalam sepekan untuk mengasah kemampuan bermain mahjong.

"Selain ingin memenangkan kejuaraan nasional, bermain mahjong membuatku bisa berteman dengan guru dan siswa dari kelas lain yang belum pernah aku ajak bicara sebelumnya," tutur Takeru Sasaki, 17 tahun, presiden klub mahjong.

Baca Juga: Tenaga Kerja di Jepang Terus Berkurang Akibat Populasi Penduduk Jepang Menyusut, Uji Robot Amazon Bisa Jadi Solusi?

Jepang juga memiliki Neuron, sekolah mahjong untuk anak-anak yg tersebar di 16 lokasi. Jumlah siswanya saat ini mencapai 2.500 siswa.

Menurut Yuichi Ikeya, direktur perwakilan Neuron, mahjong menawarkan sesuatu untuk setiap anak. "Tidak seperti olahraga ketika perbedaan ukuran fisik memengaruhi performa, dalam mahjong, anak-anak dapat bersaing dengan orang dewasa tanpa merasa dirugikan," tuturnya.

Sementara Takefumi Higashijima, pemain mahjong profesional yang juga seorang ahli bedah saraf, secara rutin mensurvei 20 anak berusia antara 6 tahun sampai 15 tahun yang mengikuti kelas di Neuron.

Penelitian Higashijima mengonfirmasi bahwa setelah satu tahun, IQ anak-anak itu meningkat rata-rata delapan poin.

"Khususnya kecepatan memproses informasi dan kemampuan pemahaman bahasa," kata Higashijima.***

Editor : Dharaka R. Perdana
#mahjong #populer #jepang