Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sejarah Harajuku Style: Dari Jalanan Tokyo ke Panggung Fashion Dunia

Siti Fadhilah Salsabila • Sabtu, 6 Desember 2025 | 06:35 WIB

Fashion yang lahir dari keberanian melawan arus.
Fashion yang lahir dari keberanian melawan arus.

RADAR TULUNGAGUNG - Harajuku style lahir di Tokyo pada awal 1950-an setelah Jepang bangkit dari Perang Dunia II. Saat itu, anak muda mulai menolak aturan sosial yang kaku dan menjadikan distrik Harajuku sebagai ruang bebas berekspresi lewat fashion.

Baca Juga: Kaos Band Tak Lagi Milik Pecinta Musik, Kini Jadi Ikon Fashion Gen Z yang Menggabungkan Gaya Retro dan Ekspresi Diri

1970–1980: Pusat Kreativitas

Pada era ini, Harajuku berkembang jadi tempat berkumpul komunitas pelajar, seniman, dan desainer independen.

Budaya DIY fashion menguat, dan Takeshita Street menjadi pusat munculnya gaya unik dan anti-mainstream.

1990–2000: Puncak Popularitas

Majalah FRUiTS mengabadikan gaya ekstrem dan kreatif dari anak muda Harajuku. Muncul berbagai subculture ikonik seperti Lolita, Punk, dan lain sebagainya.

Harajuku makin dikenal global setelah dipopulerkan selebriti internasional pada awal 2000-an.

Baca Juga: Budaya Thrifting di Indonesia: Tren Fashion Ramah Kantong dan Lingkungan

Era Modern

Setelah 2010, Harajuku mengalami komersialisasi, tetapi generasi baru tetap mempertahankan identitasnya dengan gaya modern seperti Y2K Jepang, techwear, dan minimalisme urban.

Harajuku kini menjadi simbol keberanian mengekspresikan diri tanpa batas.

Baca Juga: Streetwear Bukan Sekadar Fashion, Ada Cerita Menarik di Balik Gaya Hits Gen Z di Era Digital Ini

Kenapa Harajuku Ikonik

Editor : Dharaka R. Perdana
#fashion jepang #fashion #street fashion #sejarah #harajuku style