JAKARTA – Kolo Muani final Piala Dunia menjadi salah satu momen paling dikenang dalam pertandingan Argentina melawan Prancis. Peluang terakhir Randal Kolo Muani pada menit akhir laga hampir mengubah sejarah sepak bola dunia, tetapi tendangannya berhasil dihentikan penyelamatan gemilang Emiliano Martinez.
Pertandingan final Piala Dunia 2022 berlangsung dramatis hingga babak tambahan waktu. Prancis mendapatkan peluang emas ketika Kolo Muani berada dalam situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang Argentina tersebut.
Momen itu menjadi salah satu adegan paling menentukan dalam sejarah final Piala Dunia. Kolo Muani memiliki kesempatan membawa Prancis menyamakan kedudukan, tetapi Martinez tampil sebagai penyelamat Argentina.
Baca Juga: TPG Juli 2026 Dikejar Cair, Guru Diminta Segera Cek Dapodik dan Info GTK
Kolo Muani Hampir Mengubah Sejarah Final Piala Dunia
Dalam cuplikan pertandingan tersebut, Prancis membangun serangan dari belakang pada menit terakhir laga. Nicolas Otamendi mencoba menghalau bola dengan sundulan sebelum bola jatuh ke arah Ibrahima Konate.
Konate kemudian memberikan umpan jauh ke depan yang mengarah kepada Kolo Muani. Penyerang Prancis itu berhasil lolos dari penjagaan dan mendapati dirinya berhadapan langsung dengan Emiliano Martinez.
Kolo Muani langsung mengambil keputusan untuk menembak ke arah gawang. Namun, Martinez melakukan penyelamatan luar biasa dengan menghadang bola menggunakan refleks cepatnya.
Penyelamatan tersebut disebut sebagai salah satu penyelamatan terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Andai bola masuk, jalannya pertandingan dan catatan sejarah sepak bola dunia bisa berubah.
Keputusan Kolo Muani Menjadi Perbincangan
Selain aksi Martinez, keputusan Kolo Muani dalam situasi tersebut juga menjadi pembahasan banyak penggemar sepak bola. Dalam tayangan ulang, terlihat Kylian Mbappe berada dalam posisi yang cukup terbuka di sisi pertahanan Argentina.
Kolo Muani sebenarnya memiliki opsi untuk memberikan umpan kepada Mbappe yang berada dalam posisi lebih bebas. Jika pilihan tersebut diambil dan menghasilkan gol, momen itu berpotensi mengubah akhir pertandingan.
Namun, Kolo Muani memilih mengambil tembakan sendiri. Keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah karena situasi terjadi dalam waktu sangat singkat dengan tekanan besar di final Piala Dunia.
Setelah peluang tersebut gagal, Cristian Romero kemudian melakukan sapuan untuk menghentikan kemungkinan serangan lanjutan Prancis. Argentina berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Penyesalan Kolo Muani Setelah Momen Bersejarah
Kegagalan mencetak gol pada momen tersebut masih menjadi kenangan bagi Kolo Muani. Dalam wawancara setelah pertandingan, pemain asal Prancis itu mengakui peluang tersebut menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan.
Kesempatan mencetak gol di final Piala Dunia merupakan situasi yang sangat jarang terjadi bagi seorang pemain. Namun, penyelamatan Martinez membuat Kolo Muani gagal mencatatkan namanya sebagai pencetak gol penentu.
Bagi Argentina, aksi Martinez menjadi bagian penting dari keberhasilan mereka meraih gelar juara dunia. Penyelamatan itu melengkapi penampilan luar biasa sang penjaga gawang sepanjang turnamen.
Sementara bagi Prancis, momen tersebut menjadi salah satu bagian paling menyakitkan dari final Piala Dunia 2022. Kolo Muani tetap dikenang karena hampir membawa perubahan besar dalam pertandingan tersebut.
Pada akhirnya, duel Argentina dan Prancis di final Piala Dunia 2022 tidak hanya dikenang karena skor akhir, tetapi juga karena satu peluang, satu tendangan, dan satu penyelamatan yang menentukan sejarah.
Source yt Daily football
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo