JAKARTA - Polygon Xtrada 2026 hadir dengan tiga varian, yakni Xtrada 5, Xtrada 6, dan Xtrada 7. Ketiganya membawa sejumlah pembaruan dibanding generasi sebelumnya, terutama pada sistem penggerak, suspensi, serta penggunaan teknologi thru axle.
Informasi tersebut diungkap melalui kanal YouTube JKT Sepeda yang membahas perbedaan ketiga sepeda gunung Polygon Xtrada terbaru. Ketiganya masih mengusung konsep hardtail untuk kebutuhan trail dan cross country (XC).
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada frame. Jika generasi sebelumnya masih menggunakan quick release, Polygon Xtrada 2026 kini sudah menggunakan sistem boost thru axle.
Baca Juga: E Bike Polygon Terbaru 2026, Ini Pilihan Model dari Gili hingga Collosus
Secara desain, bentuk frame ketiga varian masih relatif sama. Perubahan terlihat pada bagian seat stay yang kini dibuat lebih diagonal dan meruncing dibanding model sebelumnya.
Frame tetap menggunakan material alloy. Ketiganya juga sudah memakai tapered serta sistem boost thru axle.
Perbedaan Spesifikasi Polygon Xtrada 5, 6, dan 7
Polygon Xtrada 7 menjadi varian dengan spesifikasi paling tinggi. Sepeda ini menggunakan drivetrain SRAM 12-speed dengan crank 32T dan sprocket 10-52T.
Xtrada 7 juga mendapatkan dropper seat post dengan travel 150 mm. Suspensi depannya sudah menggunakan model air dengan sistem thru axle.
Untuk roda, Xtrada 7 menggunakan ukuran 29 inci dengan ban Maxxis Rekon 29 x 2.25. Bobotnya disebut sekitar 14,7 kilogram.
Sementara itu, Xtrada 6 menggunakan Shimano Deore M6100 12-speed dengan sistem Shadow Plus. Crank yang digunakan berukuran 32T, sedangkan sprocket Shimano memiliki rentang hingga 51T.
Baca Juga: Polygon Sisq T7E, E-Bike Rp55 Jutaan yang Bikin Pengendaranya Rela Tersesat
Suspensi Xtrada 6 juga sudah menggunakan model air dan thru axle. Sepeda ini memakai dropper seat post travel 150 mm serta ban WTB Trail Boss 29 x 2.25.
Xtrada 5 menjadi varian paling terjangkau. Sepeda ini menggunakan drivetrain 10-speed dengan crank ProWheel 32T.
Berbeda dari dua saudaranya, Xtrada 5 masih menggunakan suspensi coil Suntour XCM 32 dengan travel 120 mm. Namun, ukuran rodanya sudah 29 inci dan menggunakan ban WTB Trail Boss 29 x 2.25.
Baca Juga: E Bike Polygon Terbaru 2026, Pilihan Sepeda Listrik untuk Mobilitas dan Petualangan
Harga Mulai Rp7 Juta
Perbedaan spesifikasi tersebut membuat harga ketiga Polygon Xtrada 2026 terpaut cukup jauh.
Xtrada 5 dibanderol Rp7 juta. Kemudian Xtrada 6 berada di angka Rp9,6 juta, sedangkan Xtrada 7 menjadi yang termahal dengan harga Rp11,2 juta.
Dari sisi bobot, Xtrada 6 menjadi yang paling berat dengan berat sekitar 15 kilogram. Xtrada 5 dan Xtrada 7 masing-masing berada di kisaran 14,7 kilogram.
Baca Juga: Polygon Sisq T7E, E-Bike Rp55 Jutaan yang Bikin Pengendaranya Rela Tersesat
Meski berbeda kelas, ketiganya memiliki sejumlah komponen yang sama. Handlebar menggunakan ukuran 76 cm, stem 4 cm, dan ketiganya memakai rem Shimano MT2.
Perbedaan paling besar tetap berada pada drivetrain dan suspensi. Xtrada 7 menggunakan SRAM 12-speed, Xtrada 6 memakai Shimano 12-speed, sedangkan Xtrada 5 menggunakan sistem 10-speed.
Ketiga varian juga sama-sama menggunakan frame alloy dan roda 29 inci. Menurut pembahasan JKT Sepeda, konfigurasi tersebut membuat ketiganya tetap cocok untuk kebutuhan trail, XC, hingga aktivitas blusukan mencari rute baru.
Baca Juga: E Bike Polygon Terbaru 2026 Punya Banyak Pilihan, dari Sepeda Kota hingga E-MTB
Polygon Xtrada 2026 akhirnya menawarkan pilihan berdasarkan kebutuhan dan anggaran. Xtrada 5 menjadi opsi paling terjangkau, sementara Xtrada 7 membawa spesifikasi paling tinggi di antara ketiganya.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : JKT Sepeda