JAKARTA - Murai Batu termahal dalam sebuah penangkaran disebut memiliki harga hingga Rp2 miliar. Nilai fantastis tersebut dikaitkan dengan keunikan warna dan proses breeding yang membutuhkan waktu panjang.
Dalam video tersebut, sejumlah Murai Batu dengan tampilan tidak biasa diperlihatkan kepada penonton. Burung-burung itu memiliki kombinasi warna yang berbeda dari Murai Batu pada umumnya.
Selain Murai Batu, penangkaran tersebut juga memperlihatkan sejumlah burung masteran dengan harga tinggi. Salah satunya pentet Golden yang disebut dibanderol hingga Rp25 juta.
Pentet tersebut memiliki warna tubuh yang dianggap langka. Bagian matanya juga berwarna merah. Selain pentet Golden, terdapat pentet Panda dan pentet albino yang turut diperlihatkan.
Pentet Panda disebut memiliki harga hingga Rp25 juta. Sementara pentet albino juga berada di kisaran harga yang sama. Keunikan warna menjadi salah satu faktor yang membuat burung-burung tersebut memiliki nilai jual tinggi.
Murai Batu dengan Warna Unik
Koleksi yang paling banyak mendapat perhatian adalah Murai Batu dengan variasi warna Panda. Salah satunya memiliki paruh hitam dan ekor panjang.
Baca Juga: Muhalaqoh Internasional Gernas Ayo Mondok Dorong Santri Berani Go Global
Murai Batu tersebut disebut memiliki harga sekitar Rp80 juta. Keunikan fisik dan panjang ekornya menjadi bagian yang diperhatikan dalam penilaian.
Ada pula Murai Batu Panda lain dengan ekor yang disebut mencapai 27 sentimeter. Burung tersebut merupakan hasil persilangan dengan Murai Batu berekor panjang dan dibanderol sekitar Rp85 juta.
Koleksi lainnya berupa sepasang Murai Batu Panda dengan pola warna yang lebih penuh. Sepasang burung tersebut disebut memiliki harga Rp150 juta dan sudah mendapatkan pemesan untuk dikirim ke Surabaya.
Penangkaran itu juga memperlihatkan Murai Batu Golden Samawa. Burung tersebut disebut sangat terbatas jumlahnya. Dalam video, pemilik penangkaran menyebut hanya ada empat orang di Indonesia yang memiliki jenis tersebut.
Untuk sepasang Golden Samawa, harga yang disebut dalam video mencapai Rp300 juta. Angka tersebut diklaim lebih rendah dibandingkan harga di luar penangkaran yang disebut dapat mencapai Rp500 juta per pasangan.
Zombie dan Black-White Chocolatos
Koleksi yang paling mencolok adalah Murai Batu bernama Zombie. Burung ini disebut memiliki kombinasi warna yang sangat unik dan diklaim hanya dimiliki oleh penangkar tersebut.
Baca Juga: Usia Bangunan Sekolah Jadi Perhatian, Ini Alasan Gedung Puluhan Tahun Perlu Diperiksa dan Direnovasi
Zombie disebut tidak diperjualbelikan karena rencananya akan digunakan sebagai indukan untuk pengembangan breeding. Meski demikian, burung tersebut dikatakan sudah mendapat penawaran.
Nilai yang disebut untuk Murai Batu Zombie mencapai Rp2 miliar. Harga tersebut menjadikannya salah satu koleksi dengan nilai tertinggi dalam penangkaran yang diperlihatkan.
Ada pula burung bernama Black-White Chocolatos. Burung tersebut merupakan hasil persilangan Golden dan Silver. Dari persilangan itu muncul kombinasi warna keemasan, silver, cokelat, serta putih.
Black-White Chocolatos disebut memiliki harga Rp700 juta. Menurut penjelasan dalam video, proses menghasilkan warna seperti itu membutuhkan waktu dan proses breeding yang panjang.
Selain indukan, terdapat pula anakan split Zombie yang disebut sudah terjual Rp300 juta sepasang. Burung tersebut memiliki karakter warna yang menyerupai Zombie dan diperlihatkan masih berusia muda.
Pemilik penangkaran menegaskan bahwa perbedaan harga Murai Batu dalam koleksi tersebut terutama berkaitan dengan warna dan keunikan fisiknya. Sementara untuk perawatan, burung-burung dengan warna unik itu disebut dirawat seperti Murai Batu pada umumnya.
Beragam harga tersebut menunjukkan bagaimana variasi warna dan proses breeding menjadi bagian penting dalam pasar Murai Batu unik. Dari puluhan juta hingga miliaran rupiah, burung-burung dengan karakter fisik langka menjadi koleksi yang menyasar penghobi dan kolektor.
Editor : Maylanni Diana Fitri