10 Jenis Ikan Cupang yang Populer, dari Half Moon hingga Wild Betta

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 08:40 WIB
10 jenis ikan cupang populer dengan bentuk dan warna unik, dari Half Moon, Plakat, Koi hingga Wild Betta.(PINTEREST)
10 jenis ikan cupang populer dengan bentuk dan warna unik, dari Half Moon, Plakat, Koi hingga Wild Betta.(PINTEREST)

TULUNGAGUNG - Jenis ikan cupang ternyata tidak hanya Half Moon dan Crown Tail yang selama ini populer di kalangan penghobi. Ada sedikitnya 10 jenis yang memiliki bentuk ekor, warna, ukuran tubuh, hingga karakter berbeda. Mulai dari Half Moon, Plakat, Crown Tail, Double Tail, hingga Koi, Fancy, Dumbo, dan Wild Betta, masing-masing menawarkan keunikan sekaligus kebutuhan perawatan yang berbeda.

Bagi pencinta ikan hias, perbedaan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Ada cupang dengan sirip lebar menyerupai bulan sabit, ekor bercabang dua, tubuh besar, sampai pola warna yang dapat berubah seiring waktu.

Salah satu jenis ikan cupang yang banyak dikenal adalah Half Moon. Namanya merujuk pada bentuk ekornya yang melebar menyerupai setengah bulan. Jenis ini memiliki beragam warna, mulai merah, biru metalik hingga kombinasi warna mencolok.

Namun, siripnya yang lebar membutuhkan perhatian lebih. Air perlu dijaga tetap bersih dengan suhu sekitar 24-28 derajat Celsius. Arus filter juga tidak disarankan terlalu kuat agar sirip tidak mudah rusak.

Berbeda dengan Half Moon, Plakat memiliki sirip lebih pendek dan tubuh yang lebih kompak. Warna tubuhnya disebut cenderung pekat, seperti merah tua, biru dan hitam. Dalam transkrip, Plakat juga digambarkan lebih aktif dan agresif, terutama pada ikan jantan.

Baca Juga: Mengapa Pengelolaan Limbah Penting bagi Pasar Ikan? Ini Peran IPAL

Sirip pendek membuat Plakat dapat berenang lebih cepat dan lincah. Perawatannya juga relatif lebih mudah karena tidak membutuhkan perhatian khusus terhadap sirip panjang. Pakan berprotein tinggi seperti bloodworm dan kutu air disebut dapat diberikan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.

Crown Tail menjadi jenis lain yang mudah dikenali. Siripnya memiliki bagian runcing dan celah dalam sehingga tampak seperti mahkota. Warna yang ditawarkan juga beragam, dari merah terang hingga biru tua.

Karena bagian siripnya cenderung terbuka dan rapuh, pemilik perlu menghindari dekorasi akuarium yang tajam serta arus air yang terlalu kuat.

Sementara itu, Double Tail memiliki ekor yang terbagi menjadi dua bagian secara simetris. Keunikan genetik tersebut membuatnya disebut sebagai salah satu varian yang langka dan bernilai. Namun, bentuk tubuh yang lebih pendek dan ekor yang lebar dapat membuat ikan ini lebih rentan mengalami masalah saat berenang.

Baca Juga: Kisah Gufron Herlambang, Pemuda Tulungagung Sukses Budi Daya Ikan Koi hingga Tembus Pasar Vietnam dan Filipina

Air dengan suhu sekitar 24-28 derajat Celsius dan pH 6,5-7,5 disebut sesuai untuk Double Tail. Pemilik juga perlu menghindari pemberian pakan berlebihan karena ikan ini disebut rentan mengalami obesitas.

Jenis berikutnya adalah Jin, yang dalam transkrip digambarkan memiliki ukuran tubuh jauh lebih besar dibandingkan cupang pada umumnya. Panjangnya disebut dapat mencapai 10 sentimeter atau lebih. Karena ukurannya, jenis ini membutuhkan akuarium yang lebih luas, setidaknya 20 liter untuk satu ikan.

Ada pula Koi Betta yang dikenal karena kombinasi warna menyerupai ikan koi. Warna merah, kuning, hitam, putih dan biru dapat muncul dalam pola yang berbeda. Polanya juga disebut dapat berubah seiring waktu sehingga setiap ikan memiliki tampilan yang khas.

Fancy Betta menawarkan kombinasi warna yang lebih beragam, termasuk biru, merah, ungu, kuning dan pastel. Polanya dapat berbentuk gradasi maupun menyebar secara acak sehingga tampil seperti lukisan hidup.

Baca Juga: Grand Opening Agen Utama TIKI di Tulungagung, Perkuat Layanan Pengiriman Ikan, Reptil, hingga Pickup Paket

Selanjutnya ada Half Sun yang memiliki ekor lebar seperti Half Moon tetapi bagian ujungnya bergerigi menyerupai Crown Tail. Ada pula Dumbo yang memiliki sirip dada besar dan lebar seperti telinga. Kedua jenis tersebut membutuhkan ruang berenang dan kualitas air yang terjaga.

Terakhir, Wild Betta mempertahankan karakter yang lebih dekat dengan bentuk alami. Warnanya cenderung lebih gelap dengan sirip yang tidak selebar jenis Betta splendens. Jenis ini disebut menyukai air yang lebih tenang dan sedikit asam serta lingkungan dengan tanaman hidup dan tempat berlindung.

Beragam jenis ikan cupang tersebut menunjukkan bahwa daya tarik ikan hias ini bukan hanya terletak pada warna. Bentuk sirip, ukuran tubuh, pola warna dan karakter masing-masing jenis menjadi pertimbangan bagi penghobi sebelum memilih ikan untuk dipelihara.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Plakat Half Moon Jenis Ikan Cupang Koi Betta Wild Betta