TRENGGALEK - Terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membuat seseorang nekat mencuri. Seperti yang dilakukan Salam, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Durenan.
Pria berumur 52 tahun ini diduga pencurian dan pemberatan (curat) di rumah Haryono, 35, masih tetangga pelaku. Tapi untung, Selasa (13/11) lalu Unit Reskrim Polsek Durenan berhasil membekuk Salam.
Akibat aksi tersebut, korban rugi sekitar Rp 10,2 juta. Bersamaan itu, turut diamankan barang bukti berupa satu unit handphone (HP) dan uang tunai sebesar Rp 337 ribu. Kemarin (15/11) pelaku dibawa ke Mapolres Trenggalek untuk proses hukum.
Dari informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek, kejadian tersebut baru diketahui korban pada Senin (22/10) sekitar pukul 06.30 lalu. Kala itu korban berniat mengambil sejumlah uang yang disimpan di almari kamar tidurnya. Namun sampai di kamar tidur, korban terkejut melihat pintu almari terbuka dan barang di dalamnya acak-acakan.
“Setelah itu, korban langsung mengecek barang berharga yang disimpan di tempat itu dan beberapa di antaranya hilang,” ungkap Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra.
Barang yang hilang tersebut adalah HP dan tablet masing-masing satu unit serta uang tunai Rp 9,2 juta. Setelah itu, korban mengecek keadaan isi rumahnya. Ternyata pintu kamar pribadi dan kamar lantai dua rusak.
Diduga kerusakan tersebut karena dicungkil seseorang. “Korban langsung mendatangi Mapolsek Durenan untuk melaporkan kejadian tersebut. Polsek Durenan pun langsung olah TKP,” katanya.
Hasil olah TKP dan penyelidikan pada Selasa lalu, polisi mengetahui identitas pelaku beserta tempat tinggalnya. Tidak menunggu lama, polisi bergegas menuju lokasi dan sekitar pukul 18.30 berhasil dibekuk di rumahnya.
Jika terbukti bersalah, pelaku diancam sesuai pasal 363 KUHP dengan hukuman lima tahun penjara. “Penyidikan akan terus kami lakukan. Semoga saja kasusnya cepat selesai hingga bisa dibawa ke persidangan,” jelasnya.
Sementara itu, pelaku Salam, mengakui semua tuduhan tersebut. Dirinya masuk ke rumah korban dengan mencungkil pintu rumah dengan sebatang kayu. Itu terpaksa dilakukan karena dirinya kepepet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Setelah berhasil mencuri HP dan tablet, saya jual. Hasilnya dan uangnya saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” akunya.
Editor : Anggi Septian Andika Putra