TULUNGAGUNG - Pelecehan seksual dialami VV, warga di Kecamatan Tulungagung. Gadis 25 tahun ini mendapatkan perlakuan tak senonoh dari YDS, 29, warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru. Meski sudah lapor ke polisi, namun kasus tersebut belum tersentuh.
VV menceritakan pengalaman buruk dialami itu. Yakni bermula saat membuka WhatsApp (WA) mendapatkan pesan singkat. Namun waktu itu bingung, karena tidak ada namanya di daftar kontak handphone.
Obrolan pun berlangsung, lantas menanyakan si pemilik nomor. Setelah beberapa kali chat dirinya teringat." Pelaku ini mengetahui saya, dan ingat kenal waktu 2013 lalu," ujar VV Kamis (13/12).
Tak menaruh rasa curiga, VV pun menanggapi chat dari YDS. Semula YDS bertanya kabar kakak VV yang memang kenal juga.
Namun YDS ini kian lama melakukan chat ngawur. Yaitu menjerumus ke hal senonoh. "Dek gak malam jumat menjalan sunah rusul," terangnya menirukan isi chat YDS.
Bahkan YDS ini sengaja mengirim gambar alat vitalnya lebih dari satu kali. Tentu dengan perlakuan itu, gadis berambut panjang geram dan melakukan laporan ke polisi.
Editor : Didin Cahya Firmansyah