Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Nekat Curi Ponsel, Penjual Burung Ini Babak Belur Diamuk Warga

Didin Cahya Firmansyah • Minggu, 16 Juni 2019 | 20:54 WIB
nekat-curi-ponsel-penjual-burung-ini-babak-belur-diamuk-warga
nekat-curi-ponsel-penjual-burung-ini-babak-belur-diamuk-warga

BLITAR KABUPATEN - Eko Aziz Widodo warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok harus benjut, Minggu (16/6). Pemuda  24 tahun itu diamuk massa setelah nekat mencuri ponsel di konter milik Boby Dinarko di Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon.


 


Akibat amukan massa itu pelaku yang juga penjual burung itu babak belur. Polisi yang menerima laporan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan pelaku. "Pelaku langsung dibawa ke Polsek Sanankulon untuk diperiksa lebih lanjut," terang Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Ipda Dodit Prasetyo, Minggu (16/6).


 


Dodit mengatakan, aksi pencurian itu terjadi pada Sabtu malam (15/6) sekitar pukul 8 malam. Pelaku saat itu menyaru sebagai pembeli di konter ponsel korban. "Pelaku datang ke konter sendiri dengan naik sepeda motor Yamaha Vixion AG 4249 PH," jelasnya.


 


Dengan gaya seperti pembeli, pelaku berpura-pura tanya ponsel mana yang paling mahal kepada karyawan konter. Karyawan pun lalu menunjukkan ponsel mahal itu. Ponselnya merek Vivo Y91C.


 


Ponsel mahal itu lantas dicek oleh pelaku. Dipegang-pegang lalu dilihat kondisinya. Karyawan yang melayaninya terus mengawasi pelaku. Tiba-tiba ponsel yang dipegang itu langsung dimasukkan ke saku jaket.


 


Dengan cepat, pelaku lari dengan mengendarai sepeda motornya. Spontan saja, karyawan yang mengawasinya itu langsung teriak-teriak maling. "Warga sekitar yang mendengar teriakan itu mengejar pelaku yang sudah kabur," ungkap polisi berpangkat satu balok di pundak ini.


 


Upaya warga tidak sia-sia. Pelaku berhasil ditangkap basah. Lantaran geram, pelaku menjadi sansak hidup. Warga menghakimi sampai benjut. Tidak lama, anggota Polsek Sanankulon yang menerima laporan tiba.


 


Pelaku langsung diamankan dari amukan massa. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu ponsel hasil curian. Akibat perbuatannya itu, penjual burung itu harus mendekam di tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#blitar