Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tega, Ayah Membuangku di Hutan Jati, Pelaku Beralibi Temukan Bayi

Endah Sriwahyuni • Senin, 3 April 2023 | 17:41 WIB

KABUPATEN BLITAR - Ayahku membuangku. Kalimat itulah tepat menggambarkan kondisi bayi yang ditemukan Uji Pangestu (UP), di hutan jati Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Rabu (29/3) lalu. Ternyata, UP yang tega membuang bayi tersebut, kemudian beralibi menemukannya. Fakta ini terkuak setelah penyidik memeriksa ponsel UP.

“Yang bersangkutan (UP, Red) bapak biologis merekayasa seolah-olah menemukan bayi di pinggir jalan, untuk dibawa pulang agar orang tua tidak curiga,” ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvitasari, Jumat (31/3).

Pengungkapan ini bermula saat polisi menerima laporan terkait pembuangan bayi tersebut. Rangkaian penyelidikan dilakukan guna menyisir jejak pelaku. Seperti olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga menelusuri rekaman di closed circuit television (CCTV). Perlahan, upaya tersebut mulai menemukan titik terang.

Meski tempo pengungkapan cenderung singkat, tetapi prosesnya cukup rumit. Pasalnya, penelusuran penyidik di lima puskesmas seperti Puskesmas Wlingi, Gandusari, Kesamben, Selorejo, dan Puskesmas Doko, tidak membuahkan hasil. Pihak puskesmas menyebut, beberapa hari sebelum kejadian berlangsung, tidak ada proses persalinan.

“Semalam kami ke salah satu rumah sakit di Kota Blitar. Dari membuka HP milik UP, diketahui bahwa dia sempat ada di bangku rumah sakit beberapa hari sebelum peristiwa,” kata Tika.

Kapolsek Doko Iptu Joko Pitoyo menyebut, berdasarkan penyelidikan, foto-foto yang menunjukkan sebuah ruangan rumah sakit itu diambil UP pada Senin (27/3) lalu. Tepatnya saat dia menemani pacarnya, AT, 22, warga Kecamatan Wlingi, melahirkan. Keduanya saat itu sedang terlibat perselisihan. “UP dan AT berpacaran sejak awal tahun lalu. Anak tersebut hasil hubungan di luar nikah,” tuturnya.

Lantaran tak siap mengurus anak, lanjut wanita ramah itu, UP pun berencana menyerahkan bayi tersebut ke panti asuhan. Rencana itu gagal setelah dirinya memilih untuk membuang bayi tersebut di tepi jalan Desa Plumbangan, Kecamatan Doko. Dia lantas beralibi menemukan bayi tersebut saat pulang kerja dan mengaku berpapasan dengan pengendara motor yang diduga sebagai pelaku.

“Memang pelaku ini pintar berargumentasi dan menutupi fakta. Tetapi pada akhirnya, dia mengakui bahwa itu adalah anaknya dengan AT,” jelasnya.

Kasus tersebut kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar. Penyidik masih meminta keterangan lebih dalam kepada dua muda-mudi pelaku pembuangan bayi. (luk/c1/wen) Editor : Endah Sriwahyuni
#penermuan bayi #pelaku pembuangan bayi #Kabupaten Blitar #ayah tega buang bayi #bayi dibuang di hutan jati #alibi temukan bayi