Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Nyolong HP, Remaja Pengangguran di Blitar Diciduk Polisi

Endah Sriwahyuni • Selasa, 18 April 2023 | 00:35 WIB

KOTA BLITAR - Seorang lelaki berinisal TP, 18, asal Kelurahan Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, dibui. Pasalnya, dia kedapatan hendak mencuri ponsel Android dan uang tunai di rumah dinas SDN Kepanjenkidul 2, Jalan Veteran, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kamis (13/4) lalu.

Pemuda pengangguran alias tunakarya itu tertangkap basah saat hendak nyolong kedua kalinya di tempat kejadian perkara (TKP) yang sama. Yakni, di rumah Handoko Budi Prasetyo, 43, karyawan honorer di SD setempat. Korban melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Sebelumnya sudah mencuri HP dan uang juga. Awalnya yang tahu istri, saat bersih-bersih sekitar sekolah ada casing HP yang hilang,” ujar Handoko, kemarin (14/4).

Bukan cuma sekali. TP, kata dia, sebelumnya sempat berulah. Yakni, mencuri ponsel dan sejumlah uang tunai pada Senin (3/3) lalu. Kejadian itu bermula ketika korban pulang ke rumah sekitar pukul 21.15. Saat itu, dia berpapasan dengan pelaku yang baru saja keluar dari lingkungan sekolah. Kecurigaan pun menguat usai mendapati pintu rumah sedikit terbuka.

Dia kemudian bergegas memeriksa barang-barang penting. Termasuk ponsel yang sebelumnya diletakkan di atas speaker aktif. Sialnya, ponsel Android merek Vivo tipe Y12S itu sudah raib. Begitu juga dengan uang tunai sebanyak Rp 500 ribu yang disimpan di kamar. Uang itu amblas setelah pelaku mengobok-obok dompet di dalam lemari.

“Besoknya, istri nemu casing HP yang sebelumnya terpasang di HP saya. Itu ditemukan pas bersih-bersih sekitar sekolah,” imbuhnya.

Terpisah, Kasi Humas Polresta Blitar AKP Ahmad Rochan mengatakan bahwa pencuri berhasil dibekuk saat kembali beraksi di rumah korban pada Kamis (13/4). Sekira pukul 20.50, pelaku leluasa masuk area sekolah. Belum juga berhasil mencuri, TP justru sudah kepergok. “Kalau yang pencurian pertama, korban belum lapor polisi,” ujar lelaki dengan simbol dua balok di pundak itu.

Saat ditanya korban dan warga di sekitar lokasi kejadian, lanjut dia, TP mengaku bahwa dirinya yang menyikat ponsel dan uang. Atas ulahnya, korban merugi sebanyak Rp 2,5 juta. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi. “Sekarang yang bersangkutan (pelaku) sudah diamankan di Mapolsek Kepanjenkidul untuk diproses secara hukum,” tandasnya. (luk/c1/wen) Editor : Endah Sriwahyuni
#remaja mencuri HP #maling HP #remaja diciduk polisi #remaja hendak mencuri HP