RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Tewasnya pasutri pengusaha kolam renang di Desa/Kecmatan Ngantru menimbulkan tanda tanya besar bagi keluarga dan warga sekitar. Pasalnya, kedua korban tidak muncul sejak Kamis(29/6) pagi.
Tetangga korban, Subandri mengungkapkan, bahwasannya anak pasutri pengusaha kolam renang sempat mencari-cari keberadaan kedua orang tuanya pada Kamis sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun dari pencariannya tidak membuahkan hasil apapun. “Pagi tadi (Kamis, red) sebenarnya sempat dicari sama anaknya perempuan,” jelas tetangga pasutri pengusaha kolam, kemarin (29/6).
Lantas pencarian berlanjut pada siang hari. Namun hasilnya belum menemukan keberadaan dari kedua orang tuanya tersebut. Bahkan petugas pengantar daging kurban sempat putar balik saat bergilir mengantarkan daging di korban. “Sampai siang itu juga dicari lagi tapi tetap tidak ketemu,” paparnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, anak perempuan korban mendapati kedua orang tuanya alias pasutri pengusaha kolam renang tersebut sudah tidak bernyawa di ruangan hiburan yang berada di belakang toko milik korban.
Menurut teman SD dan SMP korban itu, pada saat pasutri ditemukan, Hr lemas dalam posisi duduk dan Ng berselonjor. “Kelihatannya sudah dari pagi, soalnya pipinya itu tampak lebam. Ada bercak darah,” tandasnya.(ziz/din)
Editor : Anggi Septian A.P.