RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Salah satu Warga Besole berinisial W ditemukan kaku akibat gantung diri di kediamannya. Sontak, sebagian Warga Desa Besole, Kecamatan Besuki, heboh dengan kejadian tersebut pada Selasa (29/8). Hingga kini, latar belakang penyebab Warga Besole yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri masih belum jelas. Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mujiatno saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurut dia, Warga Desa Besole tersebut ditemukan tewas dengan cara gantung diri oleh salah seorang tetangga korban yang berkunjung ke rumah korban pada Selasa (29/8) pukul 13.00 WIB. Diketahui, kunjungan tersebut lantaran tetangga korban hendak menawari makanan kepada korban untuk makan siang.
“Iya, korban gantung diri ini berinisial W (55), warga Desa Besole. Awal diketahui itu oleh tetangganya yang ingin menawari makan siang,” jelasnya Rabu (30/8). Korban diketahui hidup sebatang kara di rumahnya. Tetangganya tersebut juga kerap mendatangi korban untuk menawarkan makanan.
Namun, menurut pengakuan tetangga saat menuju rumah korban, bagian pintu depan rumah sudah dalam keadaan sedikit terbuka sehingga membuatnya curiga. "Pengakuan pelapor, korban tidak pernah meninggalkan atau membiarkan pintu rumahnya dalam kondisi terbuka, sehingga hal itu membuat pelapor curiga," ucapnya.
Mengetahui hal tersebut, lantas tetangga korban memutuskan untuk masuk ke dalam rumah korban dan mencoba memanggil nama korban. Mendapati panggilannya tanpa jawab, akhirnya tetangga korban mencari keberadaan korban hingga masuk menuju bagian dapur rumah korban.
Ketika masuk ke dalam rumah korban tepatnya di bagian dapur, tetangga korban dikejutkan dengan kondisi korban yang telah kaku tergantung di kolongan pintu dapur. "Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tergantung dengan tubuh sudah kaku dan meninggal dunia," paparnya.
Baca Juga: Kaitan Pemahaman Mental dan Orang Tua Terhadap Maraknya Bunuh Diri Usia Dini
Mengetahui hal tersebut, pelapor yakni tetangga korban ini melaporkan apa yang didapatinya ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Besuki. Tidak berselang lama, tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis RSUD dr Iskak tiba untuk melakukan evakuasi serta pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban. Dengan begitu, korban murni meninggal akibat gantung diri. Petugas kepolisian masih belum mengetahui apa motif yang membuat korban nekat mengakhiri hidupnya dan masih dilakukan penyelidikan.
"Korban dinyatakan murni tewas akibat gantung diri karena adanya ciri-ciri jeratan pada leher, serta kuku membiru yang menandakan jika korban kekurangan oksigen. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan," tutupnya. (ziz/c1/rka)
Baca Juga: Lansia Bunuh Diri Nyemplung Sumur
Editor : Anggi Septian A.P.