TULUNGAGUNG – Kepala regu pengamanan gagalkan upaya penyelundupan satu buah smartphone ke Lapas Kelas IIB Tulungagung pada Jumat (6/10/2023).
Diketahui penyelundupan tersebut dilakukan dengan bungkus berwarna hitam lengkap beserta kabel charge dan headset.
Adapun upaya percobaan penyelundupan dilakukan dengan cara melempar dari luar lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Budiman Priatna Kusumah mengatakan, upaya penyelundupan ini terungkap pada saat kepala regu pengamanan tengah berpatroli rutin mengelilingi setiap sudut Lapas Kelas IIB Tulungagung.
Baca Juga: Rata-rata Beras di Tulungagung Naik Rp 1.500 per Kilogram, Berikut Rinciannya
Saat melewati area brandgang, petugas mendapati adanya bungkusan berwarna hitam berbentuk persegi panjang pada area tersebut.
Diketahui area brandgang merupakan area selasar pembatas antara tembok blok hunian dengan tembok pembatas luar yang dijaga oleh pos pemantau di setiap sudutnya.
"Kami setiap hari rutin melakukan partoli pemeriksaan baik itu pada sel tahanan maupun pada area brandgang yang kerap ditemukan adanya benda mencurigakan," jelasnya kemarin (9/10).
Baca Juga: Lapas Kelas II B Tulungagung Makin Umpel-umpelan, Ternyata Ini Penyebabnya
Mendapati bungkusan mencurigakan tersebut, lantas petugas mengamankan bungkusan tersebut untuk melakukan pemeriksaan.
Saat diperiksa petugas mendapati adanya sebuah smartphone merek Realme A2. Tak hanya itu, di dalam bungkusan tersebut juga dilengkapi kabel charger untuk mengisi daya dari handphone dan headset.
Tentu temuan ini langsung disita dan petugas akan menelusuri pemilik atau yang dituju dari upaya penyelundupan tersebut.
"Benda terlarang ini kami sita dan kami akan memeriksa untuk siapa benda ini. Kami juga akan memeriksa sel tahanan para warga binaan," ucapnya.
Dengan temuan tersebut, pihaknya mengapresiasi para petugas pengamanan atas ketelitiannya dalam menyusuri area lapas sehingga dapat menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.
Artinya benda terlarang ini tidak sampai masuk ke tangan warga binaan sebelum berhasil ditemukan. “Tentu saya sangat mengapresiasi kinerja dari petugas pengamanan karena sangat teliti saat patroli,” paparnya.
Baca Juga: 394 warga binaan Lapas Kelas II B Tulungagung, Dapat Remisi HUT RI-ke78
Kemudian untuk ke depannya, pihaknya berharap agar petugas keamanan dapat semakin teliti saat berpatroli terutama pada area brandgang.
Yang mana agar kawasan Lapas Tulungagung dapat semakin terhindar dari upaya-upaya penyelundupan benda terlarang.
"Terutama kawasan brandgang ini kerap ditemukan adanya benda terlarang dengan modus pelemparan dari luar tembok," katanya.
"Upaya pelemparan itu tidak akan berhasil karena pasti jatuh pada area situ. Mengingat peredaran benda terlarang di Lapas Tulungagung berpotensi menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban," pungkasnya.
Editor : Dharaka R. Perdana