BOYOLANGU, Radar Tulungagung – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) didapati mengamuk dengan membawa senjata tajam (sajam) pada Jumat (31/00) pagi.
Mendapati hal itu, petugas kepolisian langsung mengamankan ODGJ tersebut dan dibawa ke layanan kesehatan.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kapolsek Boyolangu AKP Tarmadi mengatakan, sempat terjadi kehebohan di Desa Serut Kecamatan Boyolangu pada Jumat (31/1) pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: 28 Sekdes PNS di Tulungagung Diusulkan Bertahan di Desa, BKPSDM: 9 Orang Lainnya Ditarik ke Pemkab
Diketahui kehebohan tersebut terjadi lantaran adanya ODGJ yang mengamuk dengan membawa sajam berupa kapak dan sabit.
ODGJ yang mengamuk ini merupakan Imam Bukhori, 33, warga Desa Serut Kecamatan Boyolangu. Petugas pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat.
“ODGJ yang mengamuk bernama Imam Bukhori pria (33), warga Dusun Pelem Desa Serut”, jelasnya kemarin (31/01/2025).
Baca Juga: Praktek Judi Togel di Kecamatan Pakel Tulungagung Berhasil Terungkap
Diketahui ODGJ yang mengamuk dengan membawa sajam ini berjalan menuju salah satu mini market di Desa Beji.
Menurutnya ODGJ ini berjalan ke arah barat dengan membawa sajam yang ditenteng.
Mendapati hal itu, petugas Polsek Boyolangu melakukan sebuah pendekatan terhadap ODGJ yang mengamuk. Alhasil petugas berhasil mengamankan ODGJ yang mengamuk tersebut.
Baca Juga: Hilang Kendali Mobil Pick Up Hantam Ruko di Desa Pojok Ngantru Tulungagung
“Bahbinkamtibmas yang dibantu personil Polsek Boyolangu kemudian dilakukan pendekatan dan berhasil melumpuhkan Sdr. Imam Bukhori”, ucapnya.
Setelah berhasil diamankan, kemudian petugas membawa ODGJ tersebut ke layanan kesehatan di Puskesmas Beji. Adapun perawatan medis yang dilakukan terhadap ODGJ ini dirujuk ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna perawatan lebih intensif.
“Setelah berhasil diamankan, kami membawa ke puskesmas Beji Kecamatan Boyolangu mendapatkan rujukan untuk dirawat ke RSU Dr Iskak”, pungkasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa, Dinkes Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, peristiwa ODGJ yang mengamuk di Desa Beji Boyolangu ini mengakibatkan dua korban mengalami luka bacok. Diketahui korban tersebut yakni ibu dari ODGJ itu dan salah seorang tetangganya.
Baca Juga: Puluhan Wisatawan Terjebak Tanah Longsor di Ranu Gumbolo Tulungagung
“Korbannya yang dua, kami belum mendapat jawaban. Yang dibacok itu ibunya dan tetangganya,” jelasnya.
Kini ODGJ tersebut telah menjalani perawatan di IGD RSUD dr. Iskak Tulungagung. Diketahui penyebab dari ODGJ mengamuk ini belum jelas.
Menurutnya memang akhir-akhir ini kondisi ODGJ tersebut kerap mengamuk. “Ibaratnya kambuh, sebenarnya sudah terkendali tetapi kambuh,” pungkasnya.(ziz)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz